RADAR BOGOR - Fenomena membludaknya pendaftar Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada 2024 masih menjadi sorotan hingga kini.
Salah satu instansi yang paling ramai diserbu adalah Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), dengan jumlah pelamar mencapai 568.257 orang untuk hanya 9.070 formasi.
Lonjakan ini menunjukkan betapa tingginya minat masyarakat terhadap profesi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Menjelang pembukaan pendaftaran CPNS 2026, tren ini diprediksi masih akan berlanjut, bahkan berpotensi meningkat.
Prediksi CPNS 2026: Persaingan Makin Ketat
Jika melihat data 2024, rasio persaingan di Kemenkumham sangat ekstrem.
Rata-rata satu kursi diperebutkan puluhan hingga ratusan pelamar.
Kondisi ini diperkirakan tidak akan jauh berbeda pada CPNS 2026.
Beberapa instansi lain yang juga menjadi favorit dan diprediksi kembali ramai di 2026 antara lain:
• Kementerian Agama
• Kementerian Kesehatan
• Kementerian Komunikasi dan Informatika
Baca Juga: Pemerintah Beri Lampu Hijau Soal Rekrutmen CPNS dan PPPK 2026, Instansi Diminta Ajukan Formasi ASN
Faktor stabilitas kerja, gaji tetap, serta jenjang karier yang jelas menjadi alasan utama tingginya minat pelamar.
Perubahan Besar: Kemenkumham Dipecah
Menariknya, menjelang CPNS 2026, pemerintah telah melakukan restrukturisasi besar terhadap Kemenkumham. Instansi ini kini dipecah menjadi:
• Kementerian Hukum
• Kementerian Hak Asasi Manusia
• Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan
Perubahan ini diprediksi akan berdampak langsung pada formasi CPNS 2026.
Kemungkinan besar, kebutuhan pegawai akan tersebar di tiga kementerian baru tersebut.
Peluang Baru di CPNS 2026
Bagi calon pelamar, kondisi ini justru bisa menjadi peluang emas. Dengan adanya pemecahan kementerian:
• Formasi bisa lebih spesifik
• Kebutuhan pegawai berpotensi meningkat
• Pilihan instansi menjadi lebih beragam
Namun demikian, tingginya minat masyarakat tetap menjadi tantangan utama.
Melihat tren CPNS 2024, persaingan di CPNS 2026 dipastikan tetap ketat.
Calon pelamar disarankan mulai mempersiapkan diri sejak sekarang, baik dari segi administrasi maupun kemampuan tes.
Dengan strategi yang tepat, peluang untuk lolos tetap terbuka lebar meskipun kompetisi semakin sengit.***
Editor : Eli Kustiyawati