RADAR BOGOR – PT Hankook Tire Indonesia kembali melaksanakan aksi penghijauan pesisir melalui penanaman pohon mangrove di Desa Pantai Sederhana, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi Utara.
Program ini menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam merespons dampak abrasi serta banjir rob yang masih sering mengancam kawasan permukiman sekitar.
Kegiatan tersebut rutin dilakukan setiap tahun sebagai bentuk dukungan terhadap agenda lingkungan hidup nasional yang digagas Kementerian Lingkungan Hidup.
13 Ribu Mangrove Sudah Ditanam dalam Tiga Tahun
Dalam kurun waktu tiga tahun terakhir, Hankook mencatat telah menanam sekitar 13.000 bibit mangrove di wilayah pesisir Muara Gembong.
Program ini menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus mendukung kebijakan percepatan pemulihan ekosistem mangrove.
Selain itu, inisiatif ini juga sejalan dengan implementasi regulasi pemerintah terkait restorasi ekosistem pesisir, serta mendukung upaya mitigasi perubahan iklim dan pengurangan risiko bencana di kawasan pantai.
Baca Juga: Manchester United Ikut Perburuan Marc Cucurella, Chelsea Siap Lepas Bek Kiri Spanyol?
Peran Penting Ekosistem Mangrove
Indonesia sendiri memiliki salah satu kawasan mangrove terbesar di dunia, yang berfungsi penting sebagai habitat berbagai spesies laut serta penyerap karbon dalam jumlah besar.
Namun, ekosistem ini masih menghadapi tantangan serius akibat alih fungsi lahan dan pencemaran lingkungan.
Kondisi tersebut menjadikan kegiatan rehabilitasi mangrove semakin penting, tidak hanya untuk menjaga keseimbangan ekosistem, tetapi juga mendukung kehidupan masyarakat pesisir yang bergantung pada sumber daya laut.
Komitmen Hankook untuk Lingkungan Berkelanjutan
Presiden Direktur PT Hankook Tire Indonesia, Jung Jinkyun, menegaskan bahwa program penanaman mangrove merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam mendukung keberlanjutan lingkungan.
Ia menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penghijauan, tetapi juga membangun kolaborasi antara karyawan dan masyarakat sekitar.
Menurutnya, upaya yang dilakukan secara konsisten diharapkan mampu memberikan dampak jangka panjang, baik bagi lingkungan maupun kesejahteraan masyarakat pesisir.
Sebelum penanaman dilakukan, peserta kegiatan juga mendapatkan edukasi mengenai manfaat mangrove.
Selain berfungsi menahan abrasi dan menjadi habitat biota laut, mangrove juga memiliki nilai ekonomi.
Seperti bahan olahan makanan hingga peluang ekowisata yang dapat membuka lapangan kerja baru bagi warga sekitar.
Apresiasi Pemerintah Daerah
Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bekasi melalui Kepala Bidang Tata Lingkungan, Donny Arief Budiman, memberikan apresiasi atas konsistensi Hankook dalam menjalankan program lingkungan tersebut.
Baca Juga: Berasa Piknik di Tengah Alam, Kebun Belakang Kopi Hadir Jadi Tempat Nongkrong Baru di Puncak Bogor
Ia menilai bahwa upaya rehabilitasi mangrove sangat penting dalam menghadapi persoalan banjir rob dan abrasi yang masih terjadi di Muara Gembong.
Menurutnya, keberhasilan pemulihan ekosistem pesisir tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja, melainkan membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat.
Komitmen ESG dan SDGs
Sejak 2024, program penanaman mangrove ini menjadi bagian dari strategi keberlanjutan Hankook dalam menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
Selain itu, kegiatan ini juga mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), terutama terkait penanganan perubahan iklim serta pelestarian ekosistem laut.
Melalui program berkelanjutan ini, Hankook menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam menjaga keseimbangan lingkungan sekaligus memperkuat ketahanan wilayah pesisir di Indonesia. (***)
Editor : Yosep Awaludin