RADAR BOGOR - Pada Sabtu, 15 Agustus 2026, gempa tektonik bermagnitudo 7,7 mengguncang Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur.
Dalam YouTube Kemensos RI mengungkapkan, guncangan gempa ini berdampak pada lebih dari 12.000 jiwa dan memaksa puluhan ribu warga mengungsi demi keselamatan.
Merespons cepat kondisi darurat tersebut, Kementerian Sosial langsung bergerak dengan mendirikan dapur umum yang berpusat di halaman Kantor Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman setempat.
Dapur umum ini beroperasi tanpa henti sejak 17 Agustus 2026, dengan total 36.000 porsi nasi bungkus yang telah disalurkan untuk memenuhi kebutuhan nutrisi warga di berbagai titik pengungsian.
Baca Juga: Insentif Dapur MBG Rp6 Juta per Hari Bakal Diubah, BGN Siapkan Skema Baru
Selain pemenuhan kebutuhan fisik berupa logistik pangan, pemulihan kondisi psikososial anak-anak turut menjadi prioritas utama dalam penanganan darurat ini.
Melalui layanan dukungan psikososial, para pilar sosial Kementerian Sosial bersama unsur relawan lainnya hadir langsung di lokasi pengungsian untuk membantu mengembalikan senyum dan keceriaan anak-anak di tengah masa sulit pascabencana.
Sebagai bentuk dukungan langsung kepada masyarakat terdampak, Presiden Prabowo Subianto turut hadir di posko pengungsian Lapangan Berdikari.
Kehadiran ini memberikan penguatan moral tidak hanya bagi warga yang terdampak bencana, tetapi juga bagi seluruh tim relawan yang bertugas di lapangan selama proses tanggap darurat berlangsung.
Baca Juga: Bantu Korban Gempa di NTT, Pemkot Bogor Data Kebutuhan
Hingga saat ini, proses distribusi bantuan masih terus berlanjut. Kementerian Sosial tercatat telah menyalurkan logistik senilai lebih dari Rp2 miliar untuk mendukung kebutuhan warga terdampak gempa di Nagekeo.
Selain bantuan logistik, Kementerian Sosial juga memberikan santunan bagi 13 ahli waris korban meninggal dunia akibat bencana ini sebagai bentuk kepedulian dan dukungan bagi keluarga yang berduka.
Melalui semangat gotong royong dan sinergi tanpa henti antara pemerintah, relawan, dan masyarakat, upaya pemulihan pascabencana di Nagekeo terus dilakukan demi menyongsong hari esok yang lebih kuat dan membantu masyarakat setempat bangkit kembali dari dampak bencana gempa bumi ini.***
Editor : Eli KustiyawatiSumber : YouTube Kemensos RI