BKN Hadirkan Kebijakan Pro Karir: Program Mendekatkan ASN dengan Domisili

Mera Puspita Sari • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 10:43 WIB
Ilustrasi guru ASN yang lingkup kerjanya dekat dengan domisili (Foto: YouTube TVR Parlemen, diolah Meta AI).
Ilustrasi guru ASN yang lingkup kerjanya dekat dengan domisili (Foto: YouTube TVR Parlemen, diolah Meta AI).

RADAR BOGOR - Kabar baik bagi ASN, belum lama ini BKN telah merilis kebijakan pro karir. Salah satunya ada yang berupa mendekatkan pegawai dengan domisili, digadang-gadang mampu menghemat pengeluaran rutin bulanan.

Kemunculan program mendekatkan ASN dengan domisili tersebut mengingat masih belum ada opsi peningkatan pendapatan. Maka negara berupaya memberikan solusi untuk mengurangi belanja, pengeluaran.

Seringkali ASN ditempatkan jauh dari domisili. Hal tersebut membuat beban pengeluaran yang bersangkutan dobel atau ganda. Contohnya seperti biaya transportasi, biaya makan, biaya rumah.

Baca Juga: Sala Bistro PIM 5, Resto Milik Suami Luna Maya dengan Konsep dari Bali

Yang mana itu semua bisa dikurangi. Ibaratnya dapur hanya satu untuk makan, tidak perlu sewa rumah karena jarak rumah ke kantor dekat otomatis hemat biaya bensin maupun transportasi umum.

Pengalaman Kepala BKN Sempat Tugas Jauh Domisili Hingga Pengeluaran Berpengaruh

Sebagai Kepala BKN RI yang menggagas program mendekatkan ASN dengan domisili, Prof. DR. Zudan Arif Fakrulloh membagikan pengalaman terkait pengeluaran operasional membengkak karena tugas kerja jauh dari tempat tinggal.

Baca Juga: Jangan Abaikan Lampu Indikator Mobil, Kenali Arti Simbol dan Kapan Harus Berhenti

“Saya kan mengalami, pernah hampir 10 tahun tidak satu rumah dengan keluarga. Saya banyak di Jakarta, istri dulu di Surabaya, kemudian saya ditempatkan di Sulawesi Selatan, Gorontalo. Ini kan berpisah, walaupun dibiayai negara tapi tetap kadang-kadang kita harus keluar ongkos pribadi,” jelasnya melansir dari YouTube Guru Abad 21.

Lebih lanjut ia mengungkapkan bahwa ASN yang tidak memiliki jabatan akan semakin berat pengeluaran saat tempat kerjanya jauh dari domisili. 

Bahkan banyak kejadian supaya kebutuhan tercukupi sampai menggadaikan SK nya ke Bank hingga pinjaman online.

Baca Juga: KAGUME Bawa GPK dan Pegiat Inklusi ke Baduy, Perkuat Kebersamaan dan Kepedulian

“Kita harus sama-sama mengakui pendapatan ASN itu sepanjang waktu seringkali harus menggadaikan SK nya ke bank. Lebih dari 400 kabupaten kota saya kunjungi,” ungkapnya.

“Setiap kali saya bertanya ke BKD, Korpri. Bahkan, terjadi fenomena sekarang kalau di bank sudah tidak bisa lagi dipotong, mereka ke BPR yang murah, mudah syaratnya. BPR nggak bisa ke koperasi, koperasi nggak bisa ke pinjaman online,” imbuhnya.

Dari situlah Kepala BKN RI tersebut berpikir tentang bagaimana caranya saat negara belum dapat memberikan peningkatan pendapatan. Negara bisa bantu kurangi belanja, pengeluaran pegawai.

Baca Juga: Air Jadi Kendala Pemadaman TPAS Galuga, Pemkot Bogor Usulkan Teknologi Modifikasi Cuaca

“Nah, maka programnya adalah mendekatkan ASN pada domisili, mendekatkan ASN pada keluarga. Mudah-mudahan ini bisa diikuti oleh Kementerian Lembaga Provinsi Kabupaten Kota,” paparnya.

Kebijakan Mendekatkan ASN dengan Domisili dan Keluarga

Masih melansir pada sumber yang sama, sebagai bagian dari semangat memudahkan, melindungi, membahagiakan ASN. BKN menghadirkan 15 kebijakan pro karir ASN.

Baca Juga: Wayang Golek Gratis Digelar KSB di Bogor, Ada Pencak Silat hingga Bazaar Sembako Murah

Salah satunya berupa kebijakan mendekatkan ASN dari keluarga dan domisili. Kebijakan yang diinisiasi Kepala BKN RI ini mempunyai tujuan meningkatkan lingkungan kerja lebih produktif serta bahagia.

BKN sendiri telah menerapkan program tersebut yang mana telah memberi kesempatan pada 86 pegawainya untuk berpindah antar unit kerja, mulai kantor pusat ke regional sampai UPT supaya dekat dengan keluarga serta domisilinya.

Kebijakan serupa bisa diterapkan pada instansi pemerintah lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan setiap instansi.

Baca Juga: La Vela Little Europe Tangerang, Spot Wisata Bernuansa Eropa di Green Lake City

Program tersebut menjadikan waktu bersama keluarga lebih banyak, pengeluaran ringan, psikologis pegawai lebih baik, mudah fokus pada pekerjaan.***

Editor : Mera Puspita Sari
Sumber : youtube Guru Abad 21
program mendekatkan ASn dengan domisili kebijakan pro karir BKN pendapatan ASN asn bkn