RADAR BOGOR - Banyak calon peserta sekolah kedinasan mengidentikkan tes fisik dengan kemampuan berlari.
Namun, peserta Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru Poltekpin 2026 perlu memperhatikan bahwa tes kesamaptaan yang tercantum pada portal resmi tidak hanya berupa lari.
Poltekpin mencantumkan lima materi, yakni lari, pull-up, push-up, sit-up, dan shuttle run.
Baca Juga: Bansos PKH BPNT untuk 4 Juta KPM Baru Mulai Diproses
Kelima materi tersebut membuat persiapan peserta harus dilakukan secara lebih menyeluruh.
Lari merupakan salah satu bentuk latihan yang paling mudah dilakukan karena tidak membutuhkan peralatan khusus.
Peserta dapat memulai dengan latihan ringan dan meningkatkan jarak maupun intensitas secara bertahap.
Baca Juga: Dana Desa Dipangkas, Kades di Nanggung Bersyukur Ada Bantuan Keuangan Kabupaten Bogor
Namun, kemampuan berlari saja tidak cukup. Pull-up menuntut kekuatan otot tubuh bagian atas.
Peserta yang terbiasa melakukan latihan kardio tetapi jarang melakukan latihan kekuatan mungkin perlu memberikan perhatian lebih pada bagian ini.
Push-up menjadi materi lain yang membutuhkan daya tahan otot.
Baca Juga: Oli Mesin Tak Sekadar Pelumas, Ini Rahasia Mobil Tetap Awet meski Berputar Ribuan RPM
Teknik menjadi bagian penting dalam latihan karena gerakan yang dilakukan secara tidak tepat dapat mengurangi efektivitas latihan sekaligus meningkatkan risiko cedera.
Sit-up juga membutuhkan latihan otot inti. Peserta dapat memasukkannya ke dalam program latihan secara bertahap, bukan mengejar jumlah repetisi sebanyak mungkin dalam waktu singkat.
Kemudian terdapat shuttle run. Materi ini berbeda dengan lari jarak biasa karena peserta harus melakukan perubahan arah dengan cepat.
Baca Juga: KPM Bansos PKH BPNT Bersiap, Pendataan Perlinsos Mulai Dibuka Oktober
Oleh sebab itu, kemampuan akselerasi dan koordinasi menjadi bagian penting yang perlu dilatih.
Kelima materi tersebut juga menunjukkan bahwa tes kesamaptaan Poltekpin tidak hanya melihat satu jenis kemampuan fisik.
Peserta perlu membangun kombinasi daya tahan, kekuatan, kecepatan, kelincahan, dan koordinasi.
Baca Juga: Bukan Modal atau Teknologi, Faktor Personal Jadi Penghambat Utama UMKM Naik Kelas
Di sisi lain, peserta perlu membedakan antara informasi resmi dengan informasi yang beredar di media sosial.
Berbagai konten latihan atau angka target yang beredar di internet belum tentu merupakan standar resmi Poltekpin untuk penerimaan 2026.
Situs resmi Poltekpin dan portal seleksi Kementerian Hukum merupakan rujukan utama untuk informasi seleksi.
Baca Juga: Warga Resah Soal Parkir Liar hingga Kemacetan, Kapolda Jabar Minta Polresta Bogor Kota Tangani
BPSDM Hukum juga menyebutkan bahwa informasi Poltekpin dapat diperoleh melalui kanal resmi Poltekpin dan unit pengelolanya.
Pada 2026, Poltekpin membuka penerimaan mahasiswa baru untuk Tahun Akademik 2026/2027. Pengumuman resmi penerimaan diterbitkan pada Agustus 2026.
Peserta yang ingin mempersiapkan tes fisik sebaiknya menjadikan daftar materi resmi tersebut sebagai dasar menyusun program latihan.
Baca Juga: Pengacara Tegaskan Ferdy Sambo Tidak Huni Rumah yang Disidak Ombudsman di Lapas Cibinong Bogor
Sementara angka nilai, waktu, repetisi, atau ketentuan teknis lainnya harus menunggu dan mengikuti dokumen resmi yang berlaku.
Dengan kata lain, pertanyaan utama peserta bukan hanya "seberapa cepat saya bisa berlari?", melainkan "apakah seluruh kemampuan fisik yang diujikan sudah saya persiapkan?"***
Editor : Khairunnisa RBSumber : POLTEKPIN – Portal Seleksi 2026