RADAR BOGOR - Bumi Magani Abraar Himara (15) atlet Jujitsu asal Kota Bogor membanggakan, karena berhasil menjadi runner-up kelompok U-18 under 54 dalam kejuaraan Gamma World MMA Championship 2024 senior dan U-18 di Dewa United Arena, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten yang digelar tanggal 8-14 Desember 2024.
Atlet Jujitsu yang juga pelajar SMA YPHB Kota Bogor ini dalam partai final kalah dari atlet muda Ukraina Bilyin N. Namun dalam pertarungan semifinal, Bumi Himara berhasil mengalahkan junior petarung MMA ternama Conor McGregor yaitu Havlin S dari Irlandia dan di babak penyisihan mengalahkan atlet dari Republik Ceko.
Raihan atlet jujitsu asal Kota Bogor ini, merupakan buah manis pelatihan dari coach Marcos Tulio dan home clubnya Asta Bogor.
"Ya, harapan saya di dunia olah raga, bisa mewakili Indonesia kembali di beberapa ajang internasional lainnya. Tentu dengan performance lebih baik, sehingga bisa meraih hasil maksimal," ungkap Bumi Himara kepada wartawan pada Kamis 12 Desember 2024 malam.
Ibu dari Bumi Himara, Devi Maharani memaparkan, Bumi masuk kedalam Pelatnas Persatuan Tarung Campuran Indonesia (Pertacami) dari bulan Oktober dengan ngecamp di UNJ.
"Untuk ketertarikan langsung ke MMA awalnya tidak ada. Bumi ditarik sama Pertacami karena lihat profilenya dan diikutkan dalam camp persiapan," ungkap Devi.
Devi melanjutkan, kemudian Bumi masiak dalam kelompok u-18 under 54, kemudian juara 2 dunia.
Untuk atlet muda lainnya itu dari bulan Juli 2024, sementara itu Bumi Himara baru ditarik pada bulan Oktober 2024.
"Namun karena Bumi Himara pernah ikut MMA anak di Solo dan dia menang. Mungkin itu salah satu hal membuat penampilan Bumi Himara baik, karena sudah punya pengalaman," tuturnya.
"Harapan saya kedepan untuk Bumi, ya prestasinya semakin baik apalagi pada ajang internasional," pungkas Devi.
Pj Wali Kota Bogor Hery Antasari mengapresiasi pencapaian Bumi Himara sebagai warga Kota Bogor dan semoga menjadi inspirasi bagi remaja atau pelajar Kota Bogor lainnya.
"Kami semua ikut bangga atas prestasi Bumi Himara dan saya harapkan bisa menjadi inspirasi para pelajar dan remaja lain. Daripada melaksanakan aktivitas kontra produktif kebut-kebutan, tawuran dan lain sebagainya. Lebih baik disalurkan seperti ini, apalagi olah raga MMA. Dan ini prestasinya dunia, selamat dan semakin sukses," pungkasnya.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga