RADAR BOGOR - PSIM Yogyakarta bersiap memanaskan mesin jelang bergulirnya kompetisi Liga 1 musim 2025/2026.
Setelah hampir satu pekan menjalani sesi latihan intensif, PSIM mengadakan laga uji coba perdana sebagai bagian dari tahapan persiapan tim.
Dikutip Radar Bogor dari ligaindonesiabaru.com uji coba perdana berlangsung pada Sabtu 5 Juli 2025, di Stadion Sultan Agung, Bantul, dalam laga itu PSIM berhadapan dengan tim Porda Bantul.
Meski digelar secara tertutup tanpa kehadiran penonton umum, laga ini tetap berlangsung dengan atmosfer kompetitif dan penuh semangat.
Uji coba bukan sekadar mencari kemenangan, melainkan sebagai wadah untuk melihat perkembangan pemain secara individu maupun kolektif.
Pelatih kepala PSIM, Jean-Paul turun tangan memimpin tim dalam uji coba ini.
Juru taktik asal Belanda tersebut memanfaatkan laga ini untuk memberikan menit bermain kepada seluruh pemain, baik yang sudah lebih dulu bergabung maupun nama-nama baru yang sedang dipantau.
Setelah laga, Jean-Paul van Gastel menyampaikan apresiasi atas kerja keras dan semangat juang para anak asuhnya dan terkesan dengan bagaimana para pemain mampu menjaga penguasaan bola serta menampilkan energi positif selama pertandingan berlangsung.
“Saya sangat menghargai upaya para pemain dalam mengontrol permainan," ujar Jean-Paul van Gastel.
"Mereka menunjukkan semangat yang tinggi, dan saya merasa cukup puas dengan energi yang mereka tampilkan,” lanjut Jean-Paul van Gastel.
Meski secara umum ia merasa puas, Jean-Paul van Gastel tetap memberikan beberapa catatan penting bagi timnya, khususnya dalam hal struktur pertahanan.
“Untuk lini pertahanan, kami memang masih dalam proses. Baru dua hari terakhir ini kami fokus berlatih bertahan, jadi tentu masih banyak ruang untuk peningkatan,” jelasnya.
Pelatih yang pernah menukangi tim-tim di Eropa ini menegaskan bahwa hasil akhir dari pertandingan bukanlah fokus utamanya dalam fase pramusim seperti sekarang.
Baginya, hal terpenting adalah melihat bagaimana pemain menerapkan instruksi yang diberikan selama sesi latihan ke dalam situasi pertandingan sesungguhnya.
“Bagi saya, bukan hasil yang utama. Yang saya perhatikan justru apakah pemain bisa menerapkan apa yang kami latih selama ini, terutama soal penguasaan bola dan transisi permainan,” katanya.
"Apa yang saya instruksikan bisa mereka realisasikan di lapangan," tegasnya.
Lebih lanjut, Jean-Paul van Gastel menyampaikan bahwa pihak klub berencana untuk menjadwalkan beberapa pertandingan uji coba lainnya sebelum kompetisi resmi dimulai.
Langkah ini dilakukan agar para pemain bisa terus menyesuaikan diri dengan sistem permainan yang diinginkan oleh tim pelatih dan meningkatkan kekompakan secara keseluruhan.
“Tim sedang berusaha merancang agenda uji coba berikutnya. Kami ingin memaksimalkan waktu persiapan yang ada sebaik mungkin", lanjut Jean-Paul van Gastel.
Melalui uji coba seperti ini, PSIM berharap bisa mengukur kesiapan tim secara menyeluruh.
Tak hanya mengasah taktik dan strategi, pertandingan uji coba juga menjadi kesempatan untuk membangun chemistry antarpemain dan menilai efektivitas skema permainan yang diterapkan oleh pelatih.
Editor : Eka Rahmawati