Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Seperti Keluar dari Penjara! 3 Mantan Pemain Manchester United Kini Bersinar dengan Klub Barunya

Yosep Awaludin • Minggu, 12 Oktober 2025 | 10:40 WIB
Tiga mantan pemain Manchester United yang sukes dengan klub barunya masing-masing.
Tiga mantan pemain Manchester United yang sukes dengan klub barunya masing-masing.

RADAR BOGOR - Setelah merasakan tekanan dan ekspektasi tinggi saat bermain di Manchester United, sejumlah pemain akhirnya menemukan kebangkitan karier mereka di klub lain.

Mereka seolah terbebas dari tekanan Old Trafford markas Manchester United yang begitu besar dan kembali menunjukkan potensi terbaiknya.

Dikutpip dari ESPN, berikut tiga mantan pemain Manchester United yang bersinar di klub barunya saat ini :

1. Marcus Rashford

Marcus Rashford menjadi salah pemain yang paling mencuri perhatian setelah kepergiannya dari Manchester United.

Setelah performanya yang tidak konsisten di musim-musim terakhir bersama United, ia sempat menjadi sorotan karena moral dan mentalitasnya menurun drastis. Namun keputusan klub untuk meminjamkannya menjadi titik balik besar dalam kariernya.

Pada paruh kedua musim lalu, Aston Villa menjadi pihak pertama yang berani mengambil risiko untuk membangkitkan kembali karier Rashford. Meski hanya tampil singkat, performanya mulai menunjukkan peningkatan di bawah Unai Emery.

Puncak kebangkitannya terjadi ketika Barcelona memutuskan merekrutnya pada musim panas 2025 dengan kontrak satu tahun.

Bersama klub raksasa asal Catalonia itu, Rashford tampil seolah terlahir kembali. Dalam 10 pertandingan awalnya, ia telah mencetak 3 gol dan 4 assist.

Termasuk dua gol spektakuler yang ia cetak ke gawang Newcastle United di Liga Champions yang membuatnya mendapat pujian dari fans Barcelona.

Di bawah gaya permainan menyerang khas Barça, pemain 27 tahun ini terlihat bermain dengan lebih lepas, lebih percaya diri, dan kembali tajam di depan gawang.

2. Rasmus Hojlund

Setelah musim terakhirnya dinilai mengecewakan di Manchester United, di mana ia hanya mencetak empat gol sepanjang musim, Rasmus Højlund kehilangan tempat di skuad utama karna statistiknya yang cukup buruk itu bersama United.

Namun, pada September 2025, Napoli datang dengan tawaran untuk membawanya kembali ke Italia dan keputusan itu mengubah segalanya.

Striker Denmark berusia 22 tahun itu langsung memberikan dampak instan untuk Napoli. Hanya butuh 14 menit dalam debutnya untuk mencetak gol pertama bagi Napoli.

Sejak itu, ia telah mengoleksi 4 gol dalam 6 pertandingan, termasuk dua gol penting dalam kemenangan 2–1 atas Sporting CP di Liga Champions.

Gol kemenangan melawan Genoa sebelum jeda internasional semakin mempertegas kebangkitannya.

Bermain dengan mengenakan seragam Napoli, kini Højlund tampak jauh lebih nyaman dan menikmati peran sebagai ujung tombak utama sebuah peran yang sulit ia nikmati saat masih mengenakan seragam merah Manchester United.

3. Scott McTominay

Scott McTominay juga menjadi salah satu contoh nyata bagaimana perubahan lingkungan dapat mengubah segalanya.

Setelah kesulitan mendapatkan menit bermain di bawah Erik ten Hag, McTominay secara mengejutkan pindah ke Napoli pada musim panas 2024. Langkah itu sempat dianggap berisiko, namun justru menjadi keputusan terbaik dalam kariernya.

Dalam musim debutnya di Italia, McTominay tampil cukup luar biasa. Ia berperan besar dalam membantu Napoli meraih gelar Serie A, dan bahkan dinobatkan sebagai MVP liga.

Gelandang asal Skotlandia itu menjadi pahlawan bagi tifosi berkat etos kerja tinggi, permainan fisik yang intens, dan kemampuannya mencetak gol di momen-momen krusial.

Kini McTominay bukan hanya dikenal sebagai gelandang pekerja keras, tetapi juga pemain yang mempunyai determinasi dan semangat juang yang tinggi.

Ia telah membuktikan bahwa dengan kepercayaan dan sistem yang mendukung, seorang pemain bisa berkembang melampaui ekspektasi.

Perubahan performa dari tiga mantan pemain United ini menjadi cerminan bahwa masalah utama mungkin bukan pada individu, melainkan mungkin dari sistem yang ada di dalam Manchester United itu sendiri.

Saat beberapa mantan pemain Manchester United seperti Rashford, Højlund, dan McTominay mulai bersinar di luar klub, banyak yang bertanya-tanya.

Apakah United terlalu cepat menyerah pada potensi pemain yang mereka punya, atau justru gagal menciptakan lingkungan yang bisa membuat para pemainnya berkembang secara maksimal? (Zaidan/BSI)

Editor : Yosep Awaludin
#old trafford #manchester united #pemain