RADAR BOGOR - Institute Karate-do Indonesia (INKAI) Kota Bogor menggelar ujian kenaikan tingkat (UKT) semester pertama tahun 2026, yang berlangsung di GOR Indoor B Pajajaran pada Minggu, 3 Mei 2026.
Lebih dari 600 karateka dari berbagai dojo maupun ranting INKAI Kota Bogor, berkumpul untuk menentukan nasib sabuk yang mereka kenakan. Jika lulus ujian, warnanya akan berubah. Namun, apabila gagal, maka mereka akan mengikuti UKT di semester kedua pada November tahun ini.
Ketua INKAI Kota Bogor, Isep H Insan mengatakan jika di semester pertama belum terlalu banyak yang mengikuti.
“Biasanya ramai di akhir tahun, karena banyak yang mulai libur setelah mengikuti ujian di sekolah,” ujarnya ditemui di sela-sela UKT.
Dosen Fakultas Hukum Universitas Pakuan (Unpak) ini melanjutkan, pembinaan yang dilakukan INKAI Kota Bogor terus menuju ke arah lebih baik. Terutama sejak rekonsiliasi pada 2024 lalu yang mana sebelumnya terbelah menjadi tiga bagian.
“Setelah bersatu, pelan-pelan internal kami benahi. Alhamdulillah seiring berjalannya waktu, prestasi mulai berdatangan. Kemudian atlet juga berulang kali mewakili Kota Bogor di event kejuaraan regional, nasional bahkan internasional,” ungkap Isep.
INKAI Kota Bogor kata Isep memiliki program cabang yakni latihan bersama para pelatih yang memegang sabuk hitam, yang dibagi ke dalam sabuk hitam junior dan senior.
Tujuannya adalah penyeragaman materi mulai dari Kihon (dasar), Kata (jurus) dan Kumite (pertarungan).
“Sumber satu tapi begitu sampai ke bawah bisa A, B, bahkan C. Sama seperti yang kami lakukan dalam latihan gabungan di Balai Kota Bogor pada Minggu (26/4) lalu. Hanya ini khusus pelatih saja, tukasnya. (rur)
Editor : Eka Rahmawati