RADAR BOGOR – Bintang Timnas Prancis Kylian Mbappe mengecam keras komentar bernada rasis dan menghina yang dilontarkan Senator Paraguay Gustavo Leite Amarilla usai laga Piala Dunia 2026.
Pernyataan tersebut memicu kecaman luas dan membuat Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) mengambil langkah hukum dengan melaporkannya kepada pihak berwenang.
Kontroversi bermula ketika Amarilla mengunggah pernyataan di media sosial yang menyerang Kylian Mbappe setelah pertandingan Piala Dunia 2026.
Dalam unggahannya, ia menyebut penyerang Prancis itu sebagai "orang Kamerun yang terjajah yang berpura-pura menjadi warga Prancis".
Tak berhenti di situ, Amarilla juga melontarkan berbagai hinaan yang menyasar fisik maupun kepribadian Kylian Mbappe.
Ia menyebut sang pemain arogan, penuh kepahitan, berpenampilan buruk, hingga menuduhnya bermain dalam kondisi "diliputi rasa takut".
Baca Juga: Portugal Takluk dari Spanyol, Perjalanan Cristiano Ronaldo Terhenti di 16 Besar
Kylian Mbappe kemudian memberikan respons keras terhadap komentar tersebut.
Kapten Timnas Prancis itu menilai pernyataan Amarilla mengandung unsur kebencian dan rasisme yang sama sekali tidak dapat dibenarkan.
Perselisihan itu bermula setelah laga Prancis melawan Paraguay yang berakhir dengan kemenangan tipis 1-0 untuk Les Bleus.
Pada pertandingan tersebut, Mbappe menjadi penentu kemenangan setelah sukses mengeksekusi tendangan penalti dalam duel yang berlangsung sengit dan diwarnai sejumlah provokasi dari pemain Paraguay.
Usai pertandingan, penjaga gawang Paraguay, Orlando Gill, sempat menuding Mbappe bersikap tidak menghormati lawan karena disebut menolak berjabat tangan seusai laga.
Pernyataan Gill kemudian mendapat tanggapan dari Amarilla melalui media sosial. Namun, komentar senator tersebut justru menuai kritik luas karena dinilai mengandung unsur penghinaan dan diskriminasi.
Mbappe menegaskan bahwa ucapan Amarilla tidak hanya menyerang dirinya secara pribadi, tetapi juga mencerminkan sikap yang tidak layak disampaikan oleh seorang pejabat publik.
"Anda tidak mewakili Paraguay, sebuah negara yang selama turnamen ini menunjukkan semangat juang dan kehormatan. Pernyataan seperti itu justru mencoreng citra bangsa Anda," tulis Mbappe melalui akun X miliknya.
Baca Juga: Liburan Seru ke Jatinangor National Park Sumedang, Banyak Wahana Bermain dan Spot Instagramable
Federasi Sepak Bola Prancis (FFF) turut mengambil sikap tegas dengan melaporkan pernyataan Amarilla kepada otoritas yang berwenang.
Federasi menilai komentar tersebut tidak dapat diterima karena mengandung unsur diskriminasi dan bertentangan dengan nilai-nilai sportivitas.
Sepanjang gelaran Piala Dunia 2026, Kylian Mbappe tampil impresif bersama Timnas Prancis.
Penyerang Real Madrid itu telah mengoleksi tujuh gol hanya dalam lima pertandingan dan menjadi salah satu pemain paling menonjol di turnamen, sekaligus berperan besar membawa Les Bleus melaju ke babak berikutnya. (***)
Editor : Yosep Awaludin