Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Dua Dinas Digabung, Pemkot Bogor Siapkan 4 Bidang DP3A dan DPPKB

F
Penulis: Fikri Rahmat Utama❯
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim usai apel pagi di Kantor DP3A Kota Bogor. (Dok. Humas Pemkot Bogor)
Wali Kota Bogor Dedie A Rachim usai apel pagi di Kantor DP3A Kota Bogor. (Dok. Humas Pemkot Bogor)

Advertisement

RADAR BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus mengintensifkan persiapan penggabungan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) dengan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB).

Setelah proses tersebut rampung, organisasi perangkat daerah hasil penggabungan akan membawahi 4 bidang pelayanan dalam satu struktur yang lebih terpadu.

Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, menyampaikan bahwa penyatuan kedua perangkat daerah tersebut merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui sistem pelayanan yang lebih terintegrasi dan efisien.

Advertisement

Pernyataan tersebut disampaikan saat Dedie memimpin apel pagi di Kantor DP3A Kota Bogor, Jalan Ciwaringin, pada Senin, 6 Juli 2026. Kegiatan itu sekaligus menjadi sarana untuk memastikan seluruh tahapan persiapan penggabungan berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.

Menurut Dedie, langkah reorganisasi tersebut bertujuan meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas, terutama yang berkaitan dengan pemberdayaan keluarga, perlindungan perempuan, dan pemenuhan hak anak.

Advertisement

"Penggabungan ini dilakukan untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas, terutama di bidang pemberdayaan keluarga serta perlindungan perempuan dan anak," ujar Dedie.

Wali Kota Bogor menjelaskan bahwa penggabungan DP3A dan DPPKB juga merupakan bagian dari penyesuaian kelembagaan pemerintah daerah dengan struktur organisasi pemerintah pusat, khususnya yang berkaitan dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN).

Lebih lanjut, Dedie menilai penyatuan kedua perangkat daerah akan mengurangi potensi tumpang tindih kewenangan sehingga penanganan berbagai persoalan di tengah masyarakat dapat dilakukan secara lebih cepat, terarah, dan efisien.

Dengan struktur yang lebih sederhana, koordinasi antarfungsi diharapkan menjadi lebih optimal tanpa harus menunggu penyelesaian lintas instansi.

Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari kemajuan infrastruktur fisik, melainkan juga dari kualitas sumber daya manusia. Oleh sebab itu, penguatan kelembagaan dipandang sebagai langkah penting agar pelayanan publik semakin efektif dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Advertisement
Editor : Eka Rahmawati
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BogorIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Budayawan Mama Mukawa Ali Terima Penghargaan dari Wali Kota Bogor

Budayawan Mama Mukawa Ali Terima Penghargaan dari Wali Kota Bogor

Piagam penghargaan diserahkan Wali Kota Bogor Dedie A Rachim kepada Mama Mukawa Ali, budayawan yang berkontribusi dalam pelestarian budaya.

Warga Temukan Perempuan Lansia Meninggal di Pinggir Jalan Raya Cilebut Bogor

Warga Temukan Perempuan Lansia Meninggal di Pinggir Jalan Raya Cilebut Bogor

Seorang perempuan lansia ditemukan dalam kondisi meninggal di Jalan Raya Cilebut, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor.

PPP Kota Bogor Fokus Benahi Internal Jelang Pemilu 2029

PPP Kota Bogor Fokus Benahi Internal Jelang Pemilu 2029

Berbagai upaya dilakukan DPC PPP dalam meningkatkan perolehan kursi DPRD pada Pemilu 2029 di Kota Bogor.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer