Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Prancis Gagal ke Final untuk Ketiga Kalinya, Deschamps Pertanyakan Kinerja Wasit

Yosep Awaludin • Rabu, 15 Juli 2026 | 08:00 WIB
Pelatih Prancis Didier Deschamps. (Foto: Instagram @equipedefrance)
Pelatih Prancis Didier Deschamps. (Foto: Instagram @equipedefrance)

RADAR BOGOR - Timnas Spanyol memastikan satu tempat di final Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Prancis dengan skor 2-0 pada laga semifinal yang berlangsung di Arlington, Rabu 15 Juli 2026 dini hari.

Kemenangan tersebut membawa La Roja semakin dekat dengan trofi Piala Dunia kedua sepanjang sejarah mereka sejak sukses menjadi juara pada edisi 2010.

Dua gol kemenangan Spanyol dicetak oleh Mikel Oyarzabal melalui titik penalti serta Pedro Porro di babak kedua.

Selanjutnya, pasukan Luis de la Fuente akan menghadapi pemenang duel Inggris kontra Argentina pada partai final yang dijadwalkan berlangsung 19 Juli.

Sementara itu, Prancis harus mengubur mimpi tampil di final untuk ketiga kalinya secara beruntun. Les Bleus kini akan menjalani laga perebutan tempat ketiga pada Sabtu mendatang.

Pelatih Prancis Didier Deschamps mengakui timnya memang tampil di bawah performa terbaik saat menghadapi Spanyol.

Baca Juga: Kemensos Kejar Target Penyaluran Bansos Kuartal 3 2026, Ini 23 Daerah yang Diprediksi Cair Duluan

Meski demikian, ia juga melontarkan kritik terhadap kepemimpinan wasit Iván Barton asal El Salvador.

Menurut Deschamps, ada sejumlah keputusan yang dinilai merugikan Prancis sepanjang pertandingan sehingga memunculkan pertanyaan mengenai kelayakan Barton memimpin laga sebesar semifinal Piala Dunia.

"Kami tentu sangat kecewa karena datang dengan target mencapai final. Namun kami juga harus jujur mengakui bahwa secara kualitas permainan, Spanyol memang tampil lebih baik daripada kami. Itu merupakan tanggung jawab kami sendiri," ujar Deschamps.

Ia kemudian menambahkan bahwa dirinya masih mempertanyakan apakah wasit memiliki kapasitas yang cukup untuk memimpin pertandingan semifinal.

"Saya hanya ingin mengajukan satu pertanyaan: apakah kualitas kepemimpinan wasit sudah sesuai untuk pertandingan sebesar semifinal Piala Dunia?," tanya Deschamps.

"Saya tidak mengatakan ini semata karena kami kalah, tetapi ada beberapa keputusan yang menurut saya patut dipertanyakan dan cenderung tidak berpihak kepada kami," ucapnya.

Meski demikian, pelatih berusia 57 tahun itu menegaskan penyebab utama kekalahan tetap berasal dari performa timnya sendiri.

"Kami melakukan terlalu banyak kesalahan teknis dan gagal memaksimalkan umpan-umpan penting yang seharusnya bisa menghasilkan peluang. Di level seperti ini, kesalahan sekecil apa pun akan dihukum. Spanyol menunjukkan kualitas yang lebih baik dan kami harus menerimanya," katanya.

Baca Juga: Kemensos Targetkan 150.000 KPM Ikuti Program Pemberdayaan PPSE, Bansos Kini Diperkuat Bukan Sekadar Diberikan

Deschamps memastikan Prancis tetap akan tampil maksimal pada laga perebutan peringkat ketiga meski gagal mencapai partai puncak.

"Kami masih memiliki satu pertandingan lagi dan akan memberikan segalanya. Kekalahan ini memang menyakitkan karena kami sudah sangat dekat dengan final, tetapi perjalanan tim di turnamen ini tetap layak dihargai. Hari ini Spanyol memang menunjukkan kualitas yang lebih unggul," tuturnya.

Laga perebutan tempat ketiga juga akan menjadi penampilan terakhir Didier Deschamps sebagai pelatih Timnas Prancis.

Juru taktik yang mempersembahkan gelar juara dunia 2018 dan membawa Les Bleus menjadi finalis Piala Dunia 2022 itu selanjutnya akan menyerahkan tongkat estafet kepelatihan kepada legenda Prancis, Zinédine Zidane. (***)

Editor : Yosep Awaludin
spanyol prancis piala dunia 2026