RADAR BOGOR – Perjuangan Timnas Basket Putra Indonesia menuju FIBA Asia Cup 2029 segera dimulai.
Setelah menjalani pemusatan latihan sejak awal Agustus, Timnas Basket kini bertolak ke Seremban, Malaysia, untuk menjalani ronde pertama fase pra-kualifikasi.
Timnas basket putra Indonesia akan bersaing di Grup C bersama tiga negara Asia Tenggara lainnya, yakni Malaysia sebagai tuan rumah, Hong Kong, dan Singapura. Seluruh pertandingan fase grup dijadwalkan berlangsung di Arena Seremban, Malaysia.
Mengutip unggahan akun Instagram resmi @mainbasket, pelatih kepala David Singleton telah memilih 12 pemain untuk memperkuat Indonesia dalam persaingan menuju turnamen basket terbesar di Asia tersebut.
Gabungan Pemain Senior, Debutan, dan Naturalisasi
Komposisi Timnas basket Indonesia kali ini menggabungkan sejumlah pemain berpengalaman dengan wajah baru serta satu pemain naturalisasi.
Beberapa nama yang kembali menjadi bagian skuad antara lain Yudha Saputera, Reza Guntara, Ali Bagir, Hendrick Yonga, Pandu Wiguna, dan Kelvin Sanjaya.
Baca Juga: ARSSI Bogor Raya dan FiberStar Bahas Masa Depan Teknologi Kesehatan di GO! NEXT 2026
Para pemain tersebut dipercaya kembali memperkuat Timnas karena telah memiliki pengalaman tampil dalam pertandingan resmi yang berada di bawah naungan FIBA.
Sementara itu, Rio Disi kembali mendapatkan kesempatan memperkuat tim nasional. Guard tersebut sebelumnya telah menjalani debut bersama Timnas basket senior pada 2025.
Sejumlah pemain lainnya juga mendapat kesempatan untuk mencatatkan penampilan perdana di level internasional. Mereka adalah Anton Erga, Argus Sanyudy, Fhirdan Guntara, dan Dame Diagne.
Adapun satu-satunya pemain naturalisasi yang masuk dalam skuad Indonesia adalah Anthony Beane Jr.
Kombinasi tersebut diharapkan mampu memberikan kedalaman skuad bagi Indonesia selama menjalani rangkaian pertandingan pra-kualifikasi.
Indonesia Wajib Finis Minimal Peringkat Ketiga
Persaingan di Grup C menjadi tahap penting bagi Indonesia untuk menjaga peluang menuju FIBA Asia Cup 2029.
Berdasarkan regulasi kompetisi, Timnas basket putra Indonesia setidaknya harus mengakhiri fase grup di posisi ketiga agar dapat memperoleh tiket untuk melanjutkan perjalanan ke ronde kedua.
Apabila berhasil memenuhi target tersebut, Indonesia akan bergabung di Grup F. Pada fase selanjutnya, skuad Garuda akan berhadapan dengan tiga tim terbaik dari Grup D yang dihuni Thailand, Mongolia, Vietnam, dan Fiji.
Perjalanan menuju putaran utama masih cukup panjang. Nantinya, delapan tim yang berhasil menempati posisi empat besar dari Grup E dan Grup F akan mendapatkan kesempatan tampil di babak Kualifikasi FIBA Asia Cup 2029.
Baca Juga: Tanggapan Dedi Mulyadi Soal Video Viral Perbedaan Kondisi Jalan di Perbatasan Banten dan Jawa Barat
Delapan tim tersebut kemudian akan bergabung dengan 16 negara yang telah lebih dahulu memperoleh tiket otomatis karena berpartisipasi dalam FIBA Asia Cup 2025.
Jadwal Timnas Basket Indonesia di Grup C
Timnas basket putra Indonesia akan menjalani tiga pertandingan pada fase pertama pra-kualifikasi FIBA Asia Cup 2029. Berikut jadwal lengkapnya:
- 28 Agustus 2026: Indonesia vs Singapura
- 30 Agustus 2026: Indonesia vs Hong Kong
- 31 Agustus 2026: Indonesia vs Malaysia
Tiga pertandingan tersebut menjadi kesempatan penting bagi skuad asuhan David Singleton untuk mengamankan posisi di Grup C sekaligus menjaga asa melangkah lebih jauh menuju FIBA Asia Cup 2029.
Dengan perpaduan pemain senior, debutan, dan pemain naturalisasi, Timnas basket Indonesia diharapkan mampu tampil kompetitif menghadapi Malaysia, Hong Kong, dan Singapura di Arena Seremban.
Hasil dari ronde pertama ini akan menentukan langkah berikutnya bagi Indonesia dalam perjalanan panjang menuju panggung basket Asia pada 2029. (Rana/Tazkia)
Editor : Yosep Awaludin