Cara Cek dan Isi Coolant Radiator Mobil yang Benar, Jangan Sampai Melebihi Batas FULL

Yosep Awaludin • Dipublikasikan Selasa, 18 Agustus 2026 | 13:40 WIB
Tips mengisi air radiator. (Foto : YouTube @GridOto_Tips)
Tips mengisi air radiator. (Foto : YouTube @GridOto_Tips)

RADAR BOGOR – Cairan radiator atau coolant memiliki peran penting dalam menjaga suhu mesin kendaraan agar tetap berada pada kondisi normal.

Karena itu, pemilik kendaraan perlu rutin memastikan kondisi sekaligus volume coolant radiator agar sistem pendingin dapat bekerja secara optimal.

Meski terlihat sederhana, proses pemeriksaan dan penambahan coolant tetap perlu dilakukan dengan cara yang tepat.

Kesalahan saat membuka sistem pendingin atau mengisi cairan terlalu banyak dapat menimbulkan masalah pada kendaraan.

Berikut sejumlah langkah yang perlu diperhatikan saat memeriksa dan menambahkan coolant radiator.

Pastikan Mesin Sudah Dingin

Langkah paling penting sebelum melakukan pengecekan adalah memastikan mesin kendaraan benar-benar dalam kondisi dingin.

Baca Juga: Warung Tuang Karawang, Makan Sunda di Tengah Sawah Hijau dengan Jajanan Jadul

Pemeriksaan dapat dilakukan sebelum kendaraan digunakan pada pagi hari atau setelah mesin dimatikan dan dibiarkan beberapa saat.

Kondisi ini perlu diperhatikan untuk menghindari tekanan tinggi serta risiko terkena semburan atau cipratan cairan panas ketika bagian sistem pendingin dibuka.

Tambahkan Coolant melalui Reservoir Tank

Jika mesin sudah dingin, langkah berikutnya adalah memeriksa tangki cadangan atau reservoir tank.

Buka penutupnya, kemudian tambahkan coolant yang memang sesuai dengan spesifikasi sistem pendingin kendaraan.

Penggunaan cairan pendingin yang tepat penting untuk membantu menjaga kinerja sistem radiator dan mencegah gangguan pada proses pendinginan mesin.

Jangan Mengisi Melebihi Garis FULL

Saat menambahkan coolant, perhatikan tanda batas yang tersedia pada reservoir tank. Volume cairan sebaiknya berada pada posisi sesuai garis FULL dan tidak melewati batas tersebut.

Reservoir tank membutuhkan ruang kosong karena ketika mesin bekerja dan temperatur meningkat, cairan dari radiator utama dapat mengalir menuju tangki cadangan.

Karena itu, mengisi coolant hingga berlebihan justru dapat mengurangi ruang yang diperlukan untuk menampung perubahan volume cairan ketika suhu mesin meningkat.

Pastikan Tutup Reservoir Terpasang Rapat

Baca Juga: Daftar 6 Bansos Cair Pasca HUT RI ke-81 hingga Solusi Reaktivasi Status KPM Exclude

Setelah volume coolant sesuai dengan batas yang dianjurkan, pasang kembali penutup reservoir tank. Pastikan tutup terkunci dengan baik dan tidak longgar.

Pemeriksaan volume coolant dapat dilakukan secara berkala sebagai langkah sederhana untuk memastikan persediaan cairan pendingin tetap berada pada kondisi yang sesuai.

Dengan memperhatikan suhu mesin sebelum pemeriksaan, menggunakan coolant yang sesuai, menjaga volume tetap di bawah atau pada batas FULL, serta memastikan tutup reservoir terpasang rapat, pengecekan dan pengisian coolant dapat dilakukan dengan lebih aman. (Dimas/Unpak)

Editor : Yosep Awaludin
Mesin coolant radiator