RADAR BOGOR — Pemilik Honda Vario 125 perlu memperhatikan kondisi sistem pendingin atau air radiator agar temperatur mesin tetap berada pada kondisi ideal.
Salah satu perawatan yang tidak boleh diabaikan adalah mengganti cairan air radiator atau coolant secara berkala.
Coolant yang digunakan dalam waktu lama dapat mengalami penurunan kualitas. Jika tidak diganti, kotoran dan endapan berpotensi menumpuk di saluran pendingin sehingga menghambat proses pelepasan panas dari mesin.
Kabar baiknya, proses menguras dan mengganti air radiator Honda Vario 125 tidak selalu harus dilakukan di bengkel.
Dengan peralatan yang sesuai dan mengikuti tahapan secara benar, pekerjaan tersebut dapat dilakukan sendiri di rumah.
Sistem pendingin berbasis cairan memiliki fungsi penting untuk menjaga temperatur mesin tetap terkendali.
Baca Juga: BLT Dana Desa Rp900 Ribu Cair Hari Ini, Simak Panduan Reaktivasi KPM Exclude
Perawatan yang terabaikan dapat meningkatkan risiko overheating yang berpotensi menyebabkan kerusakan pada sejumlah komponen mesin.
Karena itu, pemeriksaan serta penggantian coolant secara rutin menjadi salah satu langkah penting untuk menjaga performa dan usia pakai mesin Honda Vario 125.
Cara Kuras Air Radiator Honda Vario 125
Mengacu pada panduan teknis dari kanal YouTube Garasi24id, pengurasan cairan radiator dapat dilakukan melalui beberapa tahapan berikut.
1. Lepaskan Cover Radiator
Tahap pertama adalah membuka pelindung radiator atau cover. Lepaskan tiga baut dengan ukuran 8 mm yang mengunci cover tersebut.
Setelah semua baut terlepas, cover dapat dibuka sehingga area radiator lebih mudah diakses.
2. Buang Coolant Lama dari Radiator
Setelah cover terbuka, cari baut pembuangan radiator dan lepaskan baut tersebut. Agar cairan lama dapat mengalir lebih lancar dan proses pengurasan berlangsung maksimal, buka atau kendurkan tutup radiator utama yang berada di bagian atas.
Biarkan coolant lama mengalir hingga tidak ada lagi cairan yang keluar dari saluran pembuangan.
3. Lepaskan Baut Tap pada Blok Mesin
Pengurasan tidak berhenti di bagian radiator. Sisa coolant juga perlu dikeluarkan dari area mesin.
Lepaskan baut tap berukuran 10 mm yang berada di bagian blok mesin. Langkah ini diperlukan untuk membantu mengeluarkan cairan lama yang masih tersimpan di dalam sistem pendinginan mesin.
Tahapan Mengisi Coolant Baru
Setelah seluruh cairan lama keluar, tahap selanjutnya adalah memasukkan coolant baru. Proses pengisian harus dilakukan dengan benar agar tidak ada udara yang terjebak di dalam sistem pendingin.
Baca Juga: Lampu Sein Motor Sering Putus Saat Digas? Bisa Jadi Kiprok Rusak, Ini Penyebab dan Solusinya
4. Pasang Kembali Baut Pembuangan
Sebelum mengisi coolant baru, pasang kembali kedua baut yang sebelumnya dilepas.
Pastikan baut pembuangan radiator dan baut tap pada blok mesin sudah terpasang serta dikencangkan dengan baik agar tidak terjadi kebocoran saat sistem pendingin kembali diisi.
5. Isi Radiator Utama dengan Coolant
Tuangkan cairan pendingin baru melalui lubang radiator utama. Isi secara perlahan hingga bagian radiator terisi penuh. Pastikan coolant yang digunakan sesuai untuk sistem pendinginan sepeda motor.
6. Hidupkan Mesin untuk Mengalirkan Coolant
Setelah radiator terisi, nyalakan mesin Honda Vario selama kurang lebih lima menit.
Tahap ini bertujuan membantu coolant baru bersirkulasi ke seluruh sistem pendinginan. Setelah sekitar lima menit, matikan mesin dan biarkan motor hingga temperatur kembali dingin.
7. Periksa Kembali Volume Coolant
Ketika mesin sudah benar-benar dingin, buka dan periksa kembali volume coolant pada radiator utama.
Jika permukaan cairan terlihat berkurang setelah proses sirkulasi, tambahkan coolant baru hingga kembali mencapai volume yang sesuai.
Jangan Lupa Isi Tabung Reservoir
Selain radiator utama, tabung reservoir atau tangki cadangan juga perlu diperhatikan.
Tuangkan coolant baru ke dalam reservoir secara perlahan hingga permukaannya mencapai garis UPPER. Hindari mengisi terlalu banyak agar cairan tidak meluap.
Baca Juga: Gus Ipul Tekankan 3 Poin Penting Tugas Kepala Sekolah Rakyat, Wajib Awasi Murid 24 Jam
Untuk memantau ketinggian cairan, pemilik Honda Vario dapat melihatnya melalui bagian celah pengintai yang terdapat pada bodi sebelah kanan motor.
Perawatan sistem pendingin dengan mengganti coolant secara berkala dapat membantu menjaga temperatur mesin Honda Vario 125 tetap berada pada kondisi optimal.
Dengan mengikuti tahapan pengurasan dan pengisian secara tepat, pemilik motor juga dapat mengurangi risiko terjadinya overheating yang dapat mengganggu performa sekaligus berpotensi memperpendek usia komponen mesin.
Namun, apabila menemukan kebocoran, kondisi coolant yang tidak normal, atau masalah temperatur mesin setelah penggantian cairan, sebaiknya pemeriksaan dilanjutkan oleh mekanik yang kompeten agar kerusakan tidak semakin parah. (Irsyad/Unpak)
Editor : Yosep Awaludin