RADAR BOGOR — Pemilik sepeda motor sering kali menghadapi kendala saat hendak memilih atau mengganti kulit jok motor harian mereka.
Selain faktor kenyamanan dan tampilan visual, ancaman kerusakan akibat cakaran kucing kerap menjadi persoalan utama yang dihadapi para pengendara saat memarkirkan motornya.
Dalam urusan kenyamanan berkendara harian, pemilihan tekstur dan elastisitas bahan kulit jok motor memegang peranan sangat penting.
Bahan yang memiliki tekstur atau serat halus umumnya lebih direkomendasikan.
Dikarenakan memberikan daya cengkeram yang lebih baik sehingga pengendara tidak mudah bergeser saat berkendara.
Selain itu, kulit jok motor yang berkualitas baik dituntut memiliki sifat elastis, lentur, namun tetap memiliki ketebalan yang memadai.
Bahan yang elastis dan mudah kering setelah terkena air akan lebih tahan lama, serta memberikan kenyamanan optimal bagi pengendara.
Baca Juga: Bank bjb Kantor Cabang Pangandaran Resmi Beroperasi, Optimistis Garap Potensi Wisata hingga UMKM
Namun, kulit jok yang memiliki serat menonjol sering kali menjadi sasaran empuk cakaran kucing.
Hal ini terjadi karena tekstur berserat memudahkan kuku kucing untuk tersangkut saat mengasah kukunya.
Jika dibiarkan, maka gesekan dan cakaran tersebut dapat merusak permukaan jok, menjadikannya menipis, hingga akhirnya robek.
Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penggunaan kulit jok dengan tekstur halus tanpa serat menjadi solusi yang dinilai lebih aman dari kejaran cakaran kucing.
Salah satu jenis bahan kulit jok motor yang direkomendasikan adalah Nafaskin.
Baca Juga: Kenapa TPG Agustus Belum Cair hingga September Padahal SKTP Sudah Terbit? Ini Penyebabnya
Karakter permukaan bahan yang tidak tersangkut pada kuku membuat kucing enggan mengasah kuku di atasnya, sehingga keutuhan dan ketahanan kulit jok dapat lebih terjaga untuk penggunaan jangka panjang. (Irsyad/Unpak)
Editor : Yosep Awaludin