RADAR BOGOR – Perawatan sepeda motor bukan hanya soal mengganti oli mesin.
Dua bagian yang juga membutuhkan perhatian rutin adalah rantai transmisi dan oli gardan, terutama karena kerusakan pada komponen tersebut dapat membuat biaya perbaikan membengkak.
Dilansir dari kanal YouTube @HNDGarage, terdapat sejumlah hal yang perlu diperhatikan pemilik motor, mulai dari menentukan ukuran rantai yang sesuai hingga mencegah munculnya suara dengung atau “ngiung” pada gardan motor matik.
Pilih Ukuran Rantai Sesuai Kapasitas Mesin
Untuk motor bebek dan motor sport, pemilihan rantai sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan penggunaan serta kapasitas mesin.
Rantai ukuran 420 merupakan salah satu ukuran standar yang banyak digunakan pada motor bebek untuk kebutuhan harian.
Sementara itu, ukuran 428 dan 428+ memiliki konstruksi yang lebih tebal dan kuat sehingga lebih sesuai untuk motor yang sering membawa beban berat atau digunakan untuk pekerjaan dengan intensitas tinggi.
Baca Juga: Bobotoh Catat, Ini 6 Titik Nobar Laga Persib vs Persija di Bandung
Adapun rantai ukuran 520 memiliki dimensi paling besar di antara pilihan tersebut. Ukuran ini ditujukan untuk motor dengan kapasitas mesin 200 cc ke atas, terutama untuk menghadapi torsi mesin yang lebih besar sehingga rantai tidak mudah mengalami kerusakan atau putus.
Kenapa Gardan Motor Matik Bisa Mengeluarkan Suara Ngiung?
Selain persoalan rantai, suara dengung atau “ngiung” dari area gardan juga menjadi keluhan yang cukup sering ditemukan pada motor matik.
Suara tersebut terkadang muncul setelah pemilik mengganti bearing gardan. Salah satu penyebab yang perlu diperhatikan adalah kebiasaan terlambat mengganti oli gardan.
Pelumas yang sudah terlalu lama digunakan dapat kehilangan kemampuan optimalnya dalam melindungi komponen.
Kondisi tersebut berpotensi membuat gigi rasio mengalami keausan secara tidak merata.
Masalah kemudian dapat semakin terdengar setelah bearing diganti. Bearing baru membuat posisi gear kembali lebih presisi, tetapi permukaan gigi rasio yang sebelumnya sudah aus tidak merata dapat kembali saling bertemu dan bergesekan dengan lebih keras.
Gesekan tersebut yang kemudian dapat menghasilkan suara dengung atau “ngiung” ketika motor digunakan.
Gigi Rasio Aus Perlu Diganti
Jika gigi rasio sudah mengalami keausan, mengganti bearing saja belum tentu menyelesaikan sumber masalah.
Perbaikan yang ideal dapat dilakukan dengan mengganti satu set gigi rasio original sekaligus memasang bearing baru.
Dengan begitu, komponen yang bekerja dalam sistem transmisi gardan memiliki kondisi dan tingkat presisi yang lebih baik.
Baca Juga: BTS Tutup Tur ARIRANG di Amerika Utara, 31 Konser Ditonton 1,92 Juta Penggemar
Berikut sejumlah panduan yang perlu diperhatikan pemilik motor:
Panduan ukuran rantai sepeda motor:
-
420: Ukuran standar yang umum digunakan pada motor bebek untuk kebutuhan harian.
-
428 dan 428+: Memiliki konstruksi lebih tebal dan kuat, sehingga sesuai untuk penggunaan dengan beban berat atau intensitas kerja tinggi.
-
520: Ukurannya paling besar dan cocok untuk motor berkapasitas mesin 200 cc ke atas yang menghasilkan torsi lebih besar.
Penyebab suara dengung pada gardan motor matik:
-
Terlambat mengganti oli gardan: Pelumasan yang menurun dapat mempercepat keausan pada gigi rasio.
-
Mengganti bearing tanpa mengganti gigi rasio: Bearing baru membuat posisi gear lebih presisi, tetapi gigi yang sudah aus tidak merata dapat bergesekan dan menimbulkan suara.
-
Gigi rasio sudah aus: Perbaikan ideal dilakukan dengan mengganti set gigi rasio original bersama bearing baru.
Gunakan Oli Gardan yang Tepat
Pemilihan pelumas juga tidak boleh dianggap sepele. Oli gardan khusus dengan tingkat kekentalan yang sesuai, seperti SAE 80W-90, dapat digunakan untuk memberikan perlindungan lebih terhadap gesekan antar-gear.
Selain memilih oli yang tepat, pemilik motor juga perlu disiplin mengikuti jadwal penggantian pelumas.
Meski interval penggantian oli gardan umumnya lebih panjang dibandingkan oli mesin, bukan berarti komponen ini boleh diabaikan.
Kelalaian dalam mengganti oli gardan dapat berujung pada kerusakan komponen internal dengan biaya perbaikan yang besar.
Bahkan, pengeluarannya dapat terasa berat dan sebanding dengan biaya servis besar pada mesin.
Baca Juga: Inovasi MUNVERSE Karya Siswa SMA 5 Bogor, Bikin Belajar Diplomasi Lebih Mudah
Karena itu, penggunaan oli gardan yang sesuai dan perawatan secara berkala menjadi bagian penting untuk mempertahankan performa sepeda motor.
Pemilik kendaraan sebaiknya tidak menunda penggantian pelumas serta memastikan komponen pengganti yang digunakan memiliki kualitas baik.
Langkah sederhana tersebut dapat membantu mengurangi risiko kerusakan serius sekaligus mencegah biaya perbaikan membengkak di kemudian hari. (Irsyad/Unpak)
Editor : Yosep Awaludin