RADAR BOGOR - Masalah baut slek pada bagian intake motor matic seperti Yamaha Mio sering kali membuat pemilik kendaraan berpikir harus melakukan pengecoran ulang atau menanam bushing baru, yang keduanya tergolong rumit dan memakan waktu pengerjaan lebih lama.
Padahal, apabila kondisi baut slek hanya sekadar selek tanpa mengalami patah, teknik recoil bisa langsung diterapkan tanpa perlu melakukan pengeboran ulang pada lubang baut yang bermasalah.
Dikutip dari kanal YouTube Alfin motor, teknik recoil hadir sebagai solusi termudah dan paling minim biaya, karena tidak memerlukan pengeboran ulang maupun pembongkaran kepala silinder yang biasanya membutuhkan biaya jauh lebih besar.
Baca Juga: APBD Jawa Barat Alami Defisit Rp5,7 Triliun, Dedi Mulyadi Ungkap Penyebabnya
Proses Pengerjaan Recoil pada Baut Intake
Sebelum memulai proses recoil, langkah penting yang wajib dilakukan adalah menyumpal lubang intake yang mengarah ke ruang bakar menggunakan tisu atau kain, guna mencegah serpihan kotoran masuk ke dalam mesin selama proses pengerjaan berlangsung.
Setelah itu, alat recoil dimasukkan ke posisi lurus hingga mentok, kemudian dikendurkan kembali untuk memastikan ulir baru pada drat sudah terbentuk dengan baik.
Setelah proses tersebut, area yang telah dikerjakan bisa dibersihkan menggunakan semprotan angin baik sebelum maupun sesudah alat recoil ditanam.
Baca Juga: Laga Persija vs Persib, Diprediksi Arus Kendaraan di Bogor Padat, Ini Jalur yang Diantisipasi
Mata recoil kemudian dipasang dan diratakan pada posisi yang sesuai, dilanjutkan dengan proses pemukulan dan pemutaran hingga sentilan alat tersebut terlepas, menandakan pemasangan recoil sudah selesai dan siap digunakan kembali.
Keunggulan Teknik Recoil Dibanding Metode Lain
Salah satu keunggulan utama teknik recoil adalah memungkinkan penggunaan baut standar bawaan motor tanpa perlu mengganti ukuran baut menjadi lebih besar seperti ukuran 11 atau 12 milimeter.
Berbeda halnya jika baut yang selek dipaksakan menggunakan ukuran lebih besar, lubang intake harus dibor ulang dan ukuran baut pengganti pun terkadang sulit dicari di pasaran.
Baca Juga: Antisipasi Bentrokan Suporter Persib-Persija di Bogor, 500 Personel Polisi Disiagakan
Metode pengecoran ulang pada bagian yang selek juga dinilai jauh lebih rumit karena mengharuskan kepala silinder atau head dibongkar terlebih dahulu, yang berimbas pada penggantian seal klep, paking, hingga biaya bongkar pasang yang membengkak.
Teknik recoil menghilangkan seluruh proses rumit tersebut dan cukup dikerjakan secara langsung tanpa harus membongkar komponen mesin lainnya.
Cara Memilih Mata Recoil yang Tepat
Mata recoil untuk kebutuhan perbaikan baut selek pada motor matic seperti Yamaha Mio dapat dengan mudah ditemukan di berbagai toko online, salah satunya ukuran M6 yang digunakan untuk baut ukuran 10.
Baca Juga: Pikap Tabrak Tiang Listrik di Cileungsi Bogor, 1 Penumpang Meninggal dan 2 Orang Luka-Luka
Disarankan membeli mata recoil satu per satu sesuai kebutuhan ukuran baut yang bermasalah, ketimbang membeli paket lengkap yang biasanya menyertakan ukuran-ukuran lain yang tidak terpakai pada motor.
Perlu diperhatikan, teknik recoil hanya direkomendasikan untuk baut berukuran di bawah 14 milimeter karena tingkat akurasinya masih sangat tinggi.
Untuk baut berukuran lebih besar seperti 17 atau 19 milimeter, teknik recoil tidak disarankan digunakan karena akurasinya sudah tidak lagi optimal.
Baca Juga: TEMKABOR, Tempe Kacang Bogor dan Kelor yang Bikin Penasaran
Teknik recoil menjadi solusi praktis dan hemat biaya bagi pemilik motor matic yang mengalami masalah baut selek pada bagian intake, tanpa harus melakukan pembongkaran mesin secara menyeluruh.
Dengan memahami batasan ukuran baut yang direkomendasikan serta memilih mata recoil sesuai kebutuhan, perbaikan baut selek kini bisa dilakukan sendiri dengan lebih mudah dan efisien.
Editor : Rani Puspitasari SinagaSumber : YouTube Alfin motor