Baru Beli Mobil Bekas? Begini Trik Kilat Cek Bearing Roda Rusak Tanpa Bongkar

Rani Puspitasari Sinaga • Dipublikasikan Sabtu, 12 September 2026 | 19:10 WIB
Ilustrasi bearing roda mobil. Foto: Laman Wuling
Ilustrasi bearing roda mobil bekas. Foto: Laman Wuling

RADAR BOGOR – Membeli mobil bekas bukan berarti urusan selesai setelah transaksi. Kondisi kaki-kaki juga perlu segera diperiksa, termasuk bagian bearing roda yang bisa mengalami kerusakan dan menambah biaya perbaikan.

Bearing roda mobil bekas memiliki peran penting dalam menjaga roda tetap dapat berputar dengan lancar. Jika kondisinya mulai rusak, ada cara sederhana yang bisa dilakukan untuk mendeteksinya tanpa harus membongkar komponen.

Andy dari Bengkel Mobil 77, Ciputat, menjelaskan pemeriksaan bearing roda mobil bekas dapat dilakukan dengan mengangkat mobil menggunakan dongkrak hingga roda menggantung.

Baca Juga: KDM Kaget Lihat Kondisi Rumah Warga Garut, Soal MCK Jadi Sorotan

"Angkat mobil pakai dongkrak sampai roda menggantung, lalu roda diputar," ujar Andy.

Setelah itu, perhatikan bagaimana putaran roda. Jika roda dapat berputar dengan lancar, bearing kemungkinan masih dalam kondisi baik. Sebaliknya, apabila terasa seret saat diputar, kondisi bearing patut dicurigai mulai mengalami kerusakan.

Andy menjelaskan, putaran yang seret dapat terjadi karena bagian bola bearing mengalami kerusakan, seperti gepeng atau pecah.

"Bisa disebabkan karena bola bearing ada yang gepeng atau pecah," terangnya.

Baca Juga: Persib Gagal Bawa Pulang Poin saat Lawan Persija di Super League

Kondisi tersebut membuat poros putaran tidak lagi bekerja secara presisi dan selaras. Akibatnya, muncul gesekan pada bagian tertentu ketika roda berputar.

"Bisa jadi poros putarnya tidak presisi, tidak selaras, jadi ada gesekan di satu titik poros putaran," lanjut Andy, yang bengkelnya berada di Jalan Suka Damai 2, Eyang Agung, Ciputat.

Bisa Bedakan Bearing dan As Roda

Menurut Andy, pemeriksaan sederhana tersebut juga dapat membantu membedakan kerusakan bearing roda dengan as roda.

Baca Juga: GWM Wey G9 Hi4 Resmi Meluncur di Indonesia, MPV Hybrid Mewah Ini Tembus Rp1,36 Miliar

Jika roda terasa seret ketika diputar tetapi tetap kokoh dan tidak oblak, masalah lebih mengarah pada bearing roda.

Sementara itu, kerusakan pada as roda umumnya dapat diketahui dengan mengguncang ban. Jika terasa goyang atau oblak, komponen tersebut patut dicurigai bermasalah.

"Kalau as roda yang oblak, saat ban diguncang terasa goyang, tapi waktu diputar tidak ada bunyi atau seret," jelasnya.

Karena itu, bagi pemilik yang baru membeli mobil bekas, pemeriksaan bearing roda bisa menjadi salah satu pengecekan awal pada sektor kaki-kaki. Cara sederhananya cukup dengan mengangkat roda dan merasakan apakah putarannya lancar atau justru seret.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
bearing roda trik kilat mobil bekas