RADAR BOGOR - Mobil overheat tidak boleh dianggap sepele. Saat indikator temperatur masuk zona merah, pengemudi harus segera menepi dan mematikan mesin.
Jika terus dipaksa berjalan, panas berlebih dapat merusak gasket head, membuat cylinder head melengkung, hingga menyebabkan kerusakan mesin berat.
Melansir dari kanal YouTube tips otomotif channel, berikut ini beberapa kesalahan yang bisa membuat mesin mobil anda rusak ketika mobil sedang overheat.
Baca Juga: Bukan Sosok Baru di Kementerian Keuangan, Suahasil Nazara Resmi Gantikan Purbaya Yudhi Sadewa
1. Memaksa Mobil Tetap Jalan
Mobil yang sudah mengalami overheat sebaiknya tidak dipaksakan berjalan. Temperatur yang terus meningkat dapat memperparah kerusakan komponen mesin.
2. Membuka Tutup Radiator Saat Panas
Jangan langsung membuka tutup radiator setelah mesin overheat. Sistem pendingin masih bertekanan sehingga coolant atau uap panas dapat menyembur dan menyebabkan luka bakar.
3. Menyiram Mesin dengan Air Dingin
Mesin yang masih sangat panas tidak disarankan langsung disiram air dingin. Perubahan suhu secara tiba-tiba dapat menyebabkan thermal shock pada komponen mesin.
Baca Juga: Lawan Hama Tikus, Mahasiswa KKNT IPB Bantu Petani Desa Sendang
4. Menghidupkan Mesin Berulang Kali
Mematikan dan menyalakan mesin berkali-kali bukan solusi jika penyebab overheat belum diketahui. Cara ini justru berisiko memperparah kondisi mesin.
5. Hanya Menambah Coolant
Menambahkan coolant hanya menjadi solusi sementara jika terdapat kebocoran. Radiator, selang, water pump, dan reservoir tetap perlu diperiksa untuk menemukan sumber masalah.
6. Mengabaikan Gejala Awal
Bau coolant, uap tipis dari ruang mesin, dan indikator temperatur yang terus naik merupakan tanda awal overheating. Jangan menunggu hingga jarum temperatur masuk zona merah.
Baca Juga: HUT ke 76 SMK SMAK Bogor Makin Meriah, 41 Inovasi Guru dan Siswa Adu Gagasan
7. Langsung Melanjutkan Perjalanan
Temperatur yang sudah turun bukan berarti masalah selesai. Mobil bisa kembali overheat jika kipas radiator, thermostat, water pump, atau komponen pendingin lainnya masih bermasalah.
8. Menganggap Overheat Masalah Sepele
Overheat yang dibiarkan dapat berkembang menjadi kerusakan internal mesin. Biaya perbaikannya pun bisa jauh lebih besar dibandingkan menangani masalah sistem pendingin sejak awal.
Langkah Aman Saat Mobil Overheat
Segera kurangi beban mesin dan menepi di tempat yang aman. Matikan mesin, lalu biarkan suhunya turun secara alami. Jangan membuka tutup radiator selama mesin masih panas dan bertekanan.
Baca Juga: Ambil Alih Terminal Baranangsiang Belum Direspons, Wali Kota Bogor Minta Jangan Dibiarkan Kumuh
Jika penyebabnya tidak diketahui atau muncul gejala serius, sebaiknya jangan memaksakan mobil kembali berjalan. Hubungi mekanik atau gunakan jasa towing untuk mencegah kerusakan semakin parah.***
Editor : Asep SuhendarSumber : youtube tips otomotif channel