RADAR BOGOR – Kenyamanan mengendalikan mobil tidak lepas dari keberadaan sistem Electric Power Steering (EPS).
Teknologi yang banyak digunakan pada mobil modern ini membantu meringankan putaran setir sehingga pengemudi dapat mengarahkan kendaraan dengan lebih mudah.
Meski dirancang untuk menunjang kenyamanan berkendara, sistem EPS tetap membutuhkan perawatan.
Cara mengemudi yang kurang tepat dan minimnya perhatian terhadap kondisi komponen dapat menyebabkan kerusakan lebih cepat, bahkan berujung pada biaya perbaikan yang cukup besar.
Mengacu pada panduan teknis yang disampaikan melalui kanal YouTube DCill Santika, salah satu cara menjaga usia pakai EPS adalah memperhatikan cara berkendara ketika kendaraan melewati jalan yang rusak maupun berlubang.
Ketika harus melewati permukaan jalan yang tidak rata, pengemudi sebaiknya mengurangi kecepatan kendaraan.
Baca Juga: KKS Lama Tidak Cair Bertahun-tahun Kini Aktif Lagi, Ini Penyebab Status Exclude Bisa Berubah
Langkah tersebut dapat membantu meredam guncangan sehingga benturan keras yang diterima komponen sistem kemudi bisa diminimalkan.
Risiko terhadap sistem kemudi elektrik juga dapat muncul ketika mobil digunakan untuk melewati genangan air atau banjir.
Air yang masuk ke bagian elektronik EPS berpotensi menimbulkan masalah, termasuk korsleting.
Karena itu, pengemudi dianjurkan tidak memaksakan kendaraan melewati genangan dengan ketinggian air yang sudah berada di atas setengah tinggi ban mobil.
Langkah tersebut penting untuk mengurangi risiko air masuk dan mengganggu komponen elektronik pada sistem EPS.
Selain memperhatikan kondisi jalan dan genangan air, kebiasaan ketika memarkir kendaraan serta mengoperasikan setir juga perlu diperhatikan.
Posisi roda sebaiknya dibuat lurus ketika mobil diparkir agar beban tumpuan berlebih pada power steering dan ball joint dapat dihindari.
Saat memutar setir, pengemudi juga disarankan melakukannya dengan kecepatan yang wajar.
Hindari memutar lingkar kemudi secara mendadak atau menghentaknya dengan keras karena kebiasaan tersebut dapat memberikan tekanan berlebih pada komponen sistem kemudi.
Perawatan secara berkala di bengkel yang terpercaya juga menjadi bagian penting untuk menjaga kondisi EPS.
Baca Juga: 5 Bansos Cair Pertengahan September 2026, dari PKH hingga BLT Dana Desa
Pemeriksaan rutin memungkinkan potensi masalah pada sistem kemudi dan komponen pendukungnya diketahui lebih awal.
Dengan melakukan perawatan dan pemeriksaan secara teratur serta menerapkan kebiasaan berkendara yang tepat, kinerja power steering dapat dipertahankan dengan baik.
Selain membantu menjaga usia komponen, langkah tersebut juga mendukung kenyamanan dan keamanan selama berkendara dalam jangka panjang. (Angga/Unpak)
Editor : Yosep Awaludin