6 Tanda Kampas Rem Mobil Habis, Jangan Diabaikan agar Tetap Aman Berkendara

Yosep Awaludin • Dipublikasikan Jumat, 18 September 2026 | 13:00 WIB
Ilustrasi kampas rem mobil yang mulai haus.
Ilustrasi kampas rem mobil yang mulai haus.

RADAR BOGOR - Kondisi kampas rem mobil perlu menjadi perhatian setiap pemilik kendaraan karena komponen ini memiliki batas usia pakai dan akan mengalami keausan seiring pemakaian.

Mengenali tanda kampas rem mulai menipis penting dilakukan agar penggantian tidak terlambat dan sistem pengereman tetap bekerja optimal.

Semakin sering mobil digunakan, semakin besar pula potensi kampas rem mengalami keausan.

Salah satu tanda yang paling mudah dikenali adalah munculnya suara berdecit ketika pedal rem diinjak.

Namun, suara tersebut bukan satu-satunya indikator. Ada sejumlah gejala lain yang dapat menunjukkan bahwa kemampuan kampas rem mulai berkurang.

Mengenali tanda-tanda tersebut dapat menjadi peringatan bagi pengemudi untuk segera melakukan pemeriksaan dan, jika diperlukan, mengganti kampas rem.

Baca Juga: Resep Dots Cake, Kue Viral ala US dengan Cream Cheese Frosting dan Sprinkle

Pasalnya, kampas rem yang sudah aus tetapi tetap digunakan dapat memengaruhi keselamatan sekaligus kenyamanan selama berkendara.

Berikut sejumlah tanda kampas rem mobil habis atau mulai menipis, seperti dilansir dari Suzuki Indonesia.

6 Tanda Kampas Rem Mobil Habis

Kampas rem yang sudah aus umumnya ditandai suara berdecit dan kemampuan pengereman yang menurun ketika pedal diinjak. Selain itu, terdapat beberapa kondisi lain yang patut diperhatikan.

1. Terdengar Bunyi Berdecit Ketika Mengerem

Suara berdecit ketika pedal rem diinjak menjadi salah satu tanda yang paling umum saat kampas rem mulai habis atau mengalami keausan.

Bunyi tersebut dapat muncul akibat gesekan material logam ketika lapisan kampas sudah semakin tipis. Kampas yang menipis tidak lagi mampu memberikan lapisan gesekan sebagaimana mestinya.

Jika suara berdecit mulai terdengar, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan. Kampas yang dibiarkan sampai terlalu tipis dapat meningkatkan risiko kerusakan pada sistem pengereman dan mengganggu keselamatan berkendara.

2. Kemampuan Pengereman Mulai Menurun

Kampas rem yang masih dalam kondisi baik seharusnya mampu memberikan daya pengereman yang optimal. Sebaliknya, kampas yang telah aus dapat membuat respons pengereman menjadi kurang pakem.

Dalam kondisi tertentu, jarak pengereman dapat bertambah sekitar 2-5 meter pada kecepatan 40-60 km/jam ketika kampas mengalami keausan.

Artinya, kondisi kampas berpengaruh terhadap kemampuan mobil untuk berhenti. Pengemudi perlu lebih waspada karena bertambahnya jarak pengereman dapat meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan.

3. Pedal Rem Terasa Lebih Berat atau Harus Diinjak Lebih Dalam

Gejala lain yang dapat dirasakan adalah perubahan respons pedal rem. Pedal bisa terasa lebih berat atau pengemudi harus menekannya lebih dalam dibandingkan biasanya.

Baca Juga: Siswa SMA PGRI 1 Bogor Ubah Limbah Jadi Penstabil Suhu

Jarak tekan pedal yang bertambah sekitar 20-30 persen dari kondisi sebelumnya dapat menjadi salah satu indikator bahwa daya cengkeram sistem pengereman mengalami perubahan.

Selain berhubungan dengan keselamatan, perubahan karakter pedal rem juga dapat mengurangi kenyamanan ketika mobil dikendarai.

4. Mobil Terasa Bergetar Saat Direm

Getaran ketika pengereman juga perlu diperhatikan. Kondisi tersebut dapat berkaitan dengan permukaan kampas rem yang sudah tidak rata akibat keausan.

Permukaan yang tidak rata kemudian bergesekan dengan piringan cakram atau disc brake sehingga menimbulkan getaran ketika pedal rem diinjak.

Jika gejala ini muncul, pemeriksaan sebaiknya segera dilakukan. Membiarkannya terlalu lama dapat membuat aktivitas berkendara menjadi tidak nyaman dan berpotensi memengaruhi kinerja sistem pengereman.

5. Volume Minyak Rem Mengalami Penurunan

Kondisi kampas rem juga dapat diperiksa dengan melihat volume minyak rem. Penurunan volume minyak rem dapat menjadi salah satu petunjuk bahwa kampas mulai menipis.

Pemeriksaan minyak rem dapat dilakukan melalui ruang mesin di bawah kap mobil. Perhatikan volume minyak pada reservoir dan pastikan sesuai dengan batas yang ditentukan.

Apabila volumenya berkurang sementara tidak ditemukan kebocoran pada sistem pengereman, kondisi tersebut dapat menjadi indikasi kampas rem sudah menipis atau mengalami keausan.

6. Velg Lebih Mudah Kotor oleh Serbuk Kampas

Pengecekan kondisi kampas rem juga dapat dilakukan dengan memperhatikan bagian dalam velg.

Serbuk atau debu dari kampas yang menempel dan membuat velg lebih cepat kotor dapat menjadi salah satu tanda yang perlu diperiksa.

Baca Juga: Resep Dots Cake, Kue Viral ala US dengan Cream Cheese Frosting dan Sprinkle

Penumpukan serbuk kampas tidak hanya berkaitan dengan kebersihan velg, tetapi juga dapat mengindikasikan adanya keausan pada komponen pengereman.

Karena itu, jika bagian dalam velg terlihat banyak kotoran dari serbuk kampas, pemeriksaan sistem pengereman sebaiknya dilakukan.

Kapan Waktu yang Tepat Mengganti Kampas Rem?

Selain mengetahui tanda kampas rem mobil habis, pemilik kendaraan juga perlu memahami waktu penggantiannya.

Interval penggantian kampas rem tidak selalu sama untuk setiap kendaraan. Faktor seperti gaya mengemudi dan kondisi jalan yang dilalui sehari-hari dapat memengaruhi tingkat keausan.

Sebagai panduan umum, berikut interval penggantian yang dapat dijadikan acuan:

Meski demikian, pemeriksaan kondisi aktual kampas tetap penting karena tingkat keausan setiap mobil dapat berbeda.

Tips Merawat Kampas Rem agar Lebih Awet

Kampas rem merupakan bagian penting dalam sistem pengereman sehingga kondisinya perlu dijaga.

Penggantian sebaiknya tidak menunggu sampai kampas benar-benar habis karena dapat menimbulkan risiko terhadap keselamatan.

Baca Juga: Ban Mobil Anda Habis Sebelah? Ini Penyebab dan Cara Mencegahnya

Ada sejumlah langkah yang dapat dilakukan untuk membantu memperpanjang usia pakai kampas rem, di antaranya:

Jika membutuhkan pemeriksaan dan perawatan kampas rem, pemilik kendaraan dapat memilih bengkel resmi dengan teknisi profesional.

Baca Juga: Goldang Corndog dan Topokki, Spot Jajan Korea di Tebet dengan Menu Kekinian

Layanan tersebut juga dapat memberikan perlindungan berupa garansi kerusakan sehingga potensi kerugian fisik maupun materiil pada masa mendatang dapat diminimalkan. (***)

Editor : Yosep Awaludin
kampas rem mobil Komponen