RADAR BOGOR - Rem cakram motor yang terasa seret saat roda depan diputar atau dimundurkan bisa mengganggu kenyamanan dan membuat pemilik kendaraan khawatir.
Kondisi ini tidak selalu disebabkan piston kaliper atau minyak rem, tetapi bisa berasal dari pin braket kaliper yang macet atau kurang pelumas.
Roda Lancar ke Depan, Tapi Seret Saat Mundur
Gejala yang bisa diamati cukup sederhana. Saat roda depan diputar ke arah depan, putarannya terasa normal. Namun ketika roda diputar ke belakang, terasa berat, seret, bahkan seperti tertahan.
Baca Juga: Resep Telur Saus Tiram ala Chef Devina Hermawan, Praktis dan Ekonomis untuk Menu Keluarga
Dikutip dari kanal YouTube rumput teki channel, sebelum membongkar sistem hidrolik rem, ada pemeriksaan sederhana yang bisa dilakukan. Baut braket kaliper dikendorkan sekitar satu putaran, kemudian roda kembali diputar.
Jika setelah baut dikendorkan roda menjadi lebih lancar ke dua arah, masalah kemungkinan besar berkaitan dengan pergerakan braket kaliper. Artinya, pemeriksaan tidak perlu langsung diarahkan ke piston, master rem, atau minyak rem.
Pin Braket Kaliper Bisa Jadi Penyebab
Pin braket kaliper memiliki fungsi penting agar kaliper dapat bergerak mengikuti kerja kampas rem. Jika bagian ini kering atau pelumasnya tidak merata, gerakan kaliper bisa menjadi tidak bebas.
Baca Juga: Resep Telur Saus Tiram ala Chef Devina Hermawan, Praktis dan Ekonomis untuk Menu Keluarga
Kondisi tersebut dapat membuat kaliper bekerja kurang presisi sehingga roda terasa seret. Debu, air, dan kotoran yang masuk melalui karet pelindung juga dapat memperparah pergerakan pin.
Perbaikannya dapat dilakukan dengan melepas kaliper, kemudian memeriksa kondisi pin dan meratakan kembali pelumas pada bagian tersebut. Pastikan pergerakan pin benar-benar lancar sebelum komponen dipasang kembali.
Jangan Sembarangan Menggunakan Pelumas
Bagian pin braket kaliper memiliki karet boot atau seal yang perlu dijaga kondisinya. Karena itu, jenis pelumas yang digunakan harus diperhatikan.
Baca Juga: Cara Daftar Agen Perlinsos, Relawan Bantu Warga Perbarui Data Perlindungan Sosial
Menurut pembahasan sumber, pelumas berbasis air dapat digunakan untuk membantu menjaga pergerakan pin sekaligus mengurangi risiko karet cepat melar.
Oli mesin sebaiknya tidak digunakan pada bagian tersebut karena dapat memengaruhi material karet dan menyebabkan pembengkakan.
Karet pelindung juga harus terpasang dengan benar dan rapat agar air serta debu tidak mudah masuk ke jalur pin braket.
Baca Juga: Misteri Kematian Lansia di Gunung Sindur Bogor Terbongkar, Orang Terdekat Diamankan
Jika Masih Seret, Periksa Sistem Rem
Apabila roda tetap seret setelah braket kaliper diperiksa dan baut dikendorkan, pemeriksaan dapat dilanjutkan ke bagian lain.
Salah satunya adalah kondisi minyak rem, terutama jika masalah muncul setelah penggantian kampas rem.
Seal pada master rem bagian atas juga dapat diperiksa karena komponen tersebut harus dapat kembali dengan baik setelah tuas rem dilepas.
Baca Juga: Penerima PKH dan BPNT Aktif, Apakah Wajib Daftar Ulang di Perlinsos? Ini Jawabannya
Dengan demikian, rem cakram motor seret saat dimundurkan sebaiknya tidak langsung dianggap sebagai kerusakan piston.
Pemeriksaan sederhana pada braket dan pin kaliper dapat menjadi langkah awal untuk menemukan sumber masalah sebelum membongkar sistem hidrolik.***
Editor : Eli KustiyawatiSumber : YouTube Rumput Teki