RADAR BOGOR - Bagi mobil yang lebih sering diparkir daripada digunakan, jangan sampai dibiarkan begitu saja tanpa perawatan yang tepat.
Banyak pemilik mobil beranggapan cukup menyalakan mesin selama 5 menit di garasi lalu mematikannya kembali.
Padahal, kebiasaan ini justru bisa membuat mesin cepat kotor, oli terkontaminasi, aki cepat habis, bahkan knalpot lebih cepat berkarat.
Baca Juga: Macet vs Tanjakan, Mana yang Lebih Bikin Mobil Cepat Rusak? Kenali Komponen yang Paling Terbebani
Kenapa Mobil Jarang Dipakai Justru Lebih Cepat Bermasalah?
Mobil dirancang untuk digunakan secara rutin. Saat dibiarkan diam terlalu lama, beberapa komponen akan mengalami penurunan kondisi.
Oli mengendap di bak oli, aki secara bertahap kehilangan daya, ban berubah bentuk karena menopang berat kendaraan pada titik yang sama secara terus-menerus, rem bisa berkarat, karet seal mengering, dan kualitas bensin mulai menurun jika disimpan terlalu lama.
Karena itu, memanaskan mobil memang penting, namun harus dilakukan dengan cara yang tepat.
Baca Juga: Mau Beli Mobil Bekas? 4 Bagian Ini Wajib Dicek agar Tak Beli Kucing dalam Karung
Langkah Pertama: Sebelum Menyalakan Mesin
Sebelum menyalakan mesin, lakukan pemeriksaan singkat berikut:
- Cek apakah ada kebocoran oli
- Pastikan cairan radiator masih cukup
- Periksa tekanan ban
- Pastikan tidak ada hewan atau sarang tikus di ruang mesin
Baca Juga: 7 Tips Merawat Ban Mobil agar Awet, Nomor 5 Sering Terlewat
Pemeriksaan cepat ini hanya memakan waktu beberapa menit, tetapi dapat mencegah kerusakan yang lebih besar.
Cara Memanaskan Mobil yang Benar
Setelah mesin dinyalakan, jangan langsung menginjak pedal gas. Biarkan mesin idle selama sekitar 30 detik hingga 1 menit agar oli bersirkulasi ke seluruh bagian mesin.
Untuk mobil dengan teknologi injeksi modern, waktu tersebut sudah cukup. Setelah itu, segera gunakan mobil untuk berkendara secara perlahan.
Baca Juga: Mau Ubah Arus AC ke DC pada Motor? Ini Jalur Kabel yang Perlu Diperhatikan
Alasannya, mesin akan mencapai suhu kerja jauh lebih cepat saat dikendarai dibandingkan hanya dibiarkan diam di tempat.
Kesalahan Umum yang Sering Dilakukan
Kesalahan pertama adalah memanaskan mobil selama 20 hingga 30 menit dalam kondisi diam.
Kebiasaan ini membuang bahan bakar secara sia-sia, menyebabkan pembakaran tidak sempurna, penumpukan karbon, dan oli menjadi terkontaminasi lebih cepat.
Baca Juga: Baut Knalpot Patah atau Dol? Ternyata Bisa Diperbaiki Tanpa Turun Mesin
Kesalahan kedua adalah menginjak gas berulang kali saat mesin masih dingin. Kondisi ini membuat pelumasan belum optimal, sehingga komponen mesin mengalami gesekan yang lebih besar.
Kesalahan ketiga adalah memanaskan mobil di dalam garasi tertutup. Gas buang mengandung karbon monoksida yang sangat berbahaya jika terhirup.
Berapa Lama Idealnya Mobil Dipanaskan?
Untuk mobil bensin atau diesel modern, cukup idle selama sekitar 30 detik hingga 1 menit. Setelah itu, langsung kendarai dengan kecepatan santai selama 15 hingga 30 menit.
Baca Juga: Hati-Hati, Mobil Sering Dijemur Bisa Timbulkan Dampak Buruk Ini, Kenali Efek dan Cara Mencegahnya
Perjalanan seperti ini jauh lebih bermanfaat dibandingkan membiarkan mesin menyala tanpa bergerak selama puluhan menit.
Jika mobil jarang digunakan, idealnya dikendarai setidaknya sekali seminggu selama minimal 20 hingga 30 menit.
Selama perjalanan tersebut, mesin mencapai suhu kerja optimal, oli bersirkulasi dengan sempurna, alternator mengisi daya aki, rem bekerja sehingga karat hilang, dan posisi ban berubah sehingga tidak mudah gepeng.
Jika mobil akan disimpan lebih dari satu bulan, pertimbangkan untuk menggunakan battery charger atau maintainer agar kondisi aki tetap prima.
Baca Juga: Mobil Listrik China Makin Agresif, Pabrikan Jepang Siapkan Mesin Hybrid Generasi Baru
Tips Tambahan Menjaga Mobil Tetap Awet
Beberapa kebiasaan sederhana berikut dapat membantu memperpanjang usia mesin dan komponen lainnya:
- Jaga tangki bensin setidaknya terisi setengah untuk mengurangi kondensasi
- Nyalakan AC saat berkendara agar kompresor dan seal tetap terlumasi
- Bersihkan mobil secara rutin
- Parkir di tempat yang teduh
- Tetap ganti oli berdasarkan waktu meski jarang dipakai, sesuai rekomendasi pabrikan.***
Sumber : youtube tips otomotif channel