Jangan Cuma Cek Mesin, Bagian Sokbreker Juga Wajib Diperiksa Saat Beli Mobil Bekas

Rani Puspitasari Sinaga • Dipublikasikan Jumat, 25 September 2026 | 21:15 WIB
Ilustrasi sokbreker mobil bekas. Foto: Laman Astra Daihatsu
Ilustrasi sokbreker mobil bekas. Foto: Laman Astra Daihatsu

RADAR BOGOR - Buat yang sedang berburu mobil bekas, jangan hanya terpaku pada kondisi mesin, bodi, atau interior. Ada satu bagian yang juga perlu diperhatikan. Bagian tersebut adalah klep penahan yang berada di dalam selongsong tabung sokbreker.

Menurut Ferky, pemilik bengkel dan spare part Tango Motor, sejumlah mobil produksi sekarang menggunakan klep penahan berbahan plastik. Komponen tersebut berfungsi menjaga jarak main tabung as sokbreker agar tidak bergerak terlalu jauh. Tapi tidak pada kebanyakan mobil bekas.

Masalahnya, komponen berbahan plastik ini bisa mengalami kerusakan jika mobil sering digunakan melintasi jalan rusak. “Kalau mobil sering lewat jalan rusak, klep penahan sokbreker bisa pecah,” jelas Ferky.

Baca Juga: Mugello Aman hingga 2031, MotoGP Pastikan GP Italia Tetap Digelar di Sirkuit Legendaris

Kerusakan klep penahan ini tentu tidak bisa diketahui hanya dengan melihat kondisi fisik sokbreker dari luar. Karena posisinya berada di dalam selongsong tabung, calon pembeli perlu melakukan pengecekan dengan cara membawa mobil berjalan.

Salah satu caranya adalah menguji mobil melewati jalan yang permukaannya tidak rata. Dari respons suspensi dan suara yang muncul, kondisi klep penahan bisa mulai diketahui.

“Kalau klep penahan sudah pecah atau jebol biasanya waktu suspensi mengayun terdengar bunyi benturan cukup keras,” terang Ferky.

Baca Juga: Bansos BPNT Susulan Tahap 3 Cair, PKH Validasi BRI Masuk Rp1,789 Juta

Selain muncul bunyi benturan, gejala lainnya adalah travel suspensi terasa cepat mentok. Ayunan suspensi terasa seperti tidak memiliki penahan yang bekerja sebagaimana mestinya.

“Travel suspensi terasa cepat mentok seperti tidak ada ayunan yang menahan,” tambahnya.

Menurut Ferky, kondisi tersebut bisa menjadi indikasi klep penahan sudah pecah. Akibatnya, tabung as sokbreker dapat menghantam stopper ketika suspensi bekerja.

Tak hanya bunyi benturan, kerusakan juga bisa ditandai dengan suara bergesekan saat suspensi mengayun. Hal ini dapat terjadi karena pecahan klep penahan masuk ke celah tabung as sokbreker.

Baca Juga: Kapolda Jabar Apresiasi Sinergitas Polresta Bogor Kota dengan Forkopimda dalam Jaga Kamtibmas

“Bisa juga saat suspensi mengayun ada suara bergesekan, pecahan klep penahan masuk ke celah tabung as sokbreker,” tutup Ferky.

Karena itu, saat melakukan inspeksi mobil bekas, jangan hanya melakukan pengecekan dalam kondisi mobil diam. Ajak mobil test drive dan rasakan kerja suspensinya, terutama ketika melewati jalan yang tidak rata.

Dengan begitu, calon pembeli bisa lebih dini mengetahui adanya gejala kerusakan pada bagian sokbreker yang tidak terlihat dari luar.

Editor : Rani Puspitasari Sinaga
sokbreker Mesin mobil bekas