Mitsubishi Mirage Pre-Facelift, Hatchback Irit dengan Harga Bekas Terjangkau

Eli Kustiyawati • Dipublikasikan Senin, 26 Oktober 2026 | 10:42 WIB
Mitsubishi Mirage (YouTube Wahyu Ekoo)
Mitsubishi Mirage (YouTube Wahyu Ekoo)

RADAR BOGOR – Mitsubishi Mirage bisa dibilang satu-satunya hatchback Mitsubishi di Indonesia yang sayangnya kini tidak memiliki penerus.

Padahal di kelasnya, mobil ini termasuk yang paling irit, bertenaga cukup, dan nyaman untuk pemakaian harian berkat ukurannya yang kompak.

Harga bekasnya pun lebih murah dibanding LCGC saat ini.

Baca Juga: Mitsubishi Pajero Sport Generasi Kedua, SUV Ladder Frame Gagah Mulai Rp180 Jutaan

Sejarah Singkat Mirage

Mirage generasi pertama diproduksi pada 1978 dalam varian hatchback, sedan, hingga wagon.

Awalnya, mobil ini dibuat untuk mengisi kekosongan antara Galant dan Lancer. Karena itu, hingga generasi kelima, bentuknya mirip Lancer.

Keduanya berasal dari platform yang sama, dan di beberapa negara Mirage bahkan dijual dengan nama Lancer.

Baca Juga: Mazda 2 Pre-Facelift, Hatchback Lawas Rp140 Jutaan, Fitur Lengkap

Mirage sempat vakum pada 2003, lalu kembali pada 2012 sebagai hatchback city car berstatus CBU dari Thailand. Generasi keenam ini mengalami dua kali facelift, sekitar 2016 dan 2019.

Facelift kedua yang mengusung desain khas Dynamic Shield tidak dijual di Indonesia. Artikel ini membahas model pre-facelift yang tampilannya terkesan lebih klasik.

Pilihan Tipe

Baca Juga: Daihatsu Feroza, Jip Klasik Rp40 Jutaan Cocok untuk Harian

Di Indonesia, Mirage tersedia dalam tiga tipe: Exceed sebagai yang tertinggi, lalu GLS, dan GLX. GLX dan GLS pada dasarnya sama, hanya berbeda di transmisi. GLS menggunakan CVT, sedangkan GLX manual.

Tipe Exceed dibekali fog lamp dan list krom pada gril, tetapi aksesori ini bisa saja sudah diganti.

Cara paling pasti untuk membedakan adalah melihat transmisi dan fitur keselamatan. Exceed memiliki dua airbag di sisi pengemudi dan penumpang, sedangkan tipe di bawahnya hanya satu airbag di setir.

Baca Juga: Toyota Alphard 2020 Disulap Jadi Model 2026, Interiornya Bak Jet Pribadi VIP

Desain Simpel dan Klasik

Semua tipe memakai lampu depan halogen. Untuk pemakaian dalam kota di area berpenerangan baik, hal ini masih cukup.

Namun bagi yang sering bepergian ke luar kota atau melewati jalan gelap, sebaiknya lampu diganti ke LED agar lebih terang.

Baca Juga: Bodi Belakang Yamaha Vega ZR Oleng Saat Menikung? Bisa Jadi Bosh Arm Sudah Oblak

Gril depan berbentuk tipis, dan menurut pengulas, tampilannya lebih menarik dibanding model facelift.

Tampak samping sederhana tanpa lekukan berlebihan, dengan mekanisme bukaan pintu seperti mobil lama. Rem depan sudah cakram, sedangkan belakang masih tromol.

Desain belakangnya juga sederhana namun tetap enak dilihat. Fiturnya memadai untuk mobil harian, yaitu wiper dan rear defogger.

Ada pula spoiler di bagian atas yang kemungkinan opsional atau hanya tersedia di tipe atas. Secara keseluruhan, tampilannya lucu dan tidak terlalu sporty, serta cocok untuk dimodifikasi bergaya rally look.

Baca Juga: Bodi Belakang Yamaha Vega ZR Oleng Saat Menikung? Bisa Jadi Bosh Arm Sudah Oblak

Dimensi Kompak

Mirage memiliki panjang sekitar 3,7 meter, lebar 1,6 meter, tinggi 1,5 meter, dan jarak sumbu roda 2,4 meter.

Mesin dan Konsumsi BBM

Dari pre-facelift hingga facelift terakhir yang dijual di Indonesia, mesinnya sama, yaitu 3A92 1.200 cc 3 silinder DOHC MIVEC. Tenaganya 77 hp dengan torsi 100 Nm. Transmisinya manual 5 percepatan atau CVT.

Baca Juga: Harga BYD M6 CKD Tembus Rp445 Juta, Tenaga Makin Besar dan Baterai Lebih Jumbo

Meski CVT, transmisi Mitsubishi dikenal bandel dan jarang bermasalah selama perawatannya benar. Transmisi otomatis Mitsubishi Lancer Evo 7 GTA bahkan banyak dicari untuk dipasang di Evo lain karena tidak mudah rusak.

Dengan bobot hanya sekitar 880 kg dan torsi yang terasa di putaran bawah, konsumsi BBM sangat hemat.

Dalam kota bisa mendekati 1:20 km/liter, sedangkan di luar kota bisa di atas 1:20 km/liter. Mesin tiga silindernya memang bergetar saat idle, tetapi tidak sekasar Agya atau Ayla, dan getaran itu hilang saat mobil berjalan.

Interior Lebih Lega dari Tampilannya

Baca Juga: Deus Slidetoberfest 2026 Gegerkan Bali, Motor Custom hingga Surfing Bersatu di 3 Pantai

Kabin cukup lega untuk mobil sekecil ini. Tidak selega Honda Jazz, tetapi masih memiliki ruang yang layak dan tidak sesempit kesan luarnya. Tipe Exceed memiliki aksen putih di beberapa bagian, sementara GLS dan GLX serba hitam.

Fitur Exceed paling lengkap: ABS, dua airbag, tombol push start stop engine, dan steering switch untuk audio yang bisa dipasangi cruise control.

Pada pintu terdapat pengatur power window. Jok tergolong proper untuk mobil termurah Mitsubishi, mampu menopang badan dengan baik.

Jok pengemudi bisa diatur ketinggiannya, sedangkan setir hanya bisa di-tilt. Posisi duduknya cukup ergonomis.

Baca Juga: Harga BYD M6 CKD Tembus Rp445 Juta, Tenaga Makin Besar dan Baterai Lebih Jumbo

Speedometer analog sederhana namun fungsional. Head unit berukuran 1 DIN dan umumnya sudah diganti pemilik, misalnya untuk memasang kamera mundur atau Google Maps.

AC sudah digital meski masih single zone. Desain dashboard juga tetap memperhatikan estetika.

Tempat penyimpanan agak minim: hanya di door trim depan, sedikit ruang di tengah, dan glove box. Baris kedua tanpa armrest maupun kantong pintu, hanya ada cup holder di tengah.

Namun legroom dan headroom tidak mentok, tidak seperti Kia Picanto. Jok belakang bisa dilipat, tetapi tidak rata lantai seperti Jazz. Bagasi tidak terlalu besar dan di bawahnya terdapat ban serep ukuran penuh.

Baca Juga: Rantai Motor Kendor-Kencang Saat Roda Diputar? Cek 4 Penyebab Ini

Kesan Berkendara

Meski spesifikasi mesinnya biasa saja, bodi yang ringan membuat tenaganya terasa cukup. Visibilitas baik, meski kaca belakang agak kecil.

Radius putarnya kecil sehingga mudah berputar balik dan masuk jalan sempit. Suspensi empuk, dinilai lebih nyaman dibanding Agya dan Ayla. Handling-nya oke, meski masih ada limbung dan tidak sefun Honda.

Kekurangan utamanya adalah kekedapan kabin. Hal ini wajar untuk mobil semurah ini, dan bisa diatasi dengan memasang peredam.

Baca Juga: Citroen C3 Facelift Dijual Mulai Rp199 Jutaan, Seberapa Irit BBM dan Nyaman Dikendarai?

Harga Bekas dan Pajak

Di marketplace, Mirage pre-facelift dijual sekitar Rp60 jutaan, sedangkan model facelift sekitar Rp90 jutaan.

Untuk kebutuhan mobil harian atau operasional, pengulas menyarankan memilih pre-facelift. Pajak tahunannya sekitar Rp1,8 juta hingga Rp2 juta, tergantung tipe dan kepemilikan.

Mitsubishi Mirage cocok bagi pencari mobil kompak yang irit, terjangkau, dan berdesain menarik.

Perawatannya mudah dan transmisi CVT-nya tidak rewel, sehingga masih sangat layak sebagai mobil operasional, mobil keluarga, maupun mobil hobi. Kekurangannya ada pada kabin yang kurang kedap, ruang penyimpanan yang minim, dan bagasi yang tidak terlalu besar.***

Editor : Eli Kustiyawati
Sumber : YouTube Wahyu Ekoo
Mitsubishi Mirage mitsubishi mobil hatchback