RADAR BOGOR – Munculnya suara dengung melengking dari bagian kanan mesin motor bebek bisa menjadi tanda adanya masalah pada komponen transmisi.
Suara yang menyerupai siulan pesawat terbang ini kerap disebut mekanik sebagai bunyi mesin “menangis” dan biasanya semakin keras ketika putaran mesin meningkat.
Pada sepeda motor Honda Supra X 125, suara tersebut tidak selalu disebabkan oleh oli mesin yang bermasalah atau bearing kruk as yang mengalami kerusakan.
Ada kemungkinan sumber bunyi justru berasal dari gesekan tidak normal pada gigi primer dan sekunder di area kopling.
Kondisi ini perlu segera diperiksa karena keausan pada mata gigi dapat menyebabkan celah antarkomponen semakin besar. Akibatnya, muncul getaran dan suara dengung yang mengikuti putaran mesin.
Permasalahan tersebut dibahas melalui video perbaikan sepeda motor di kanal YouTube Mulya Motor.
Baca Juga: KPM Bansos PKH Bisa Dapat BSU Rp900 Ribu? Ini Penjelasannya
Dalam ulasannya, mekanik menjelaskan penyebab suara dengung pada gigi primer sekaligus cara mengatasinya tanpa harus langsung mengganti seluruh komponen.
Berikut penjelasan mengenai ciri-ciri, penyebab, dan tahapan perbaikan suara dengung pada Honda Supra X 125.
1. Mengenali Suara Mesin Menangis dari Area Bak Kopling
Gejala awal yang perlu diperhatikan adalah munculnya suara dengungan tajam dari bagian kanan mesin, tepatnya di sekitar rumah kopling ganda.
Bunyi tersebut biasanya semakin jelas ketika sepeda motor mendapatkan beban saat berakselerasi. Semakin tinggi putaran mesin, semakin melengking pula suara yang dihasilkan.
Dalam video tersebut, mekanik memperlihatkan salah satu metode pemeriksaan dengan memasukkan persneling ke posisi gigi satu, menahan rem secara kuat, kemudian menaikkan putaran mesin secara perlahan.
Apabila terdengar dengungan yang semakin keras mengikuti peningkatan putaran mesin, bagian gigi primer dan sekunder perlu mendapatkan pemeriksaan lebih lanjut.
Salah satu penyebabnya adalah celah antarmata gigi yang sudah melebar akibat keausan setelah digunakan dalam jangka waktu lama.
Meski demikian, pemeriksaan tersebut sebaiknya dilakukan mekanik dengan memperhatikan prosedur keselamatan agar motor tidak bergerak secara tiba-tiba.
2. Mata Gigi Primer Aus Bisa Menimbulkan Suara Dengung
Sumber masalah berikutnya berkaitan dengan kondisi mata gigi pada mangkok kopling ganda atau gigi primer.
Komponen ini memiliki fungsi meneruskan putaran dari poros kruk as menuju gigi sekunder. Karena ukuran gigi primer lebih kecil, putarannya lebih cepat dibandingkan gigi sekunder.
Baca Juga: Perda Masyarakat Hukum Adat di Kabupaten Bogor Mulai Digodok
Kondisi tersebut membuat komponen harus bekerja dengan beban putaran yang cukup tinggi selama mesin beroperasi.
Seiring bertambahnya usia pemakaian, permukaan atau profil mata gigi bisa mengalami pengikisan.
Keausan tersebut menyebabkan celah antara gigi primer dan sekunder semakin renggang.
Ketika kedua komponen saling bertaut dan berputar, celah yang tidak lagi ideal dapat menimbulkan suara gesekan berupa dengungan atau siulan melengking.
Selain faktor usia pemakaian, kualitas pelumasan juga tidak boleh diabaikan. Penggunaan oli yang sudah terlalu lama atau tidak sesuai spesifikasi berpotensi mengurangi perlindungan terhadap gesekan antarkomponen logam.
Jika mata gigi sudah terkikis, melakukan pembubutan atau modifikasi pada mangkok kopling tidak serta-merta mengembalikan bentuk profil gigi seperti semula.
Karena itu, pemeriksaan kondisi fisik gigi primer dan sekunder menjadi langkah penting sebelum menentukan komponen yang harus diganti.
3. Ganti Gigi Primer Terlebih Dahulu untuk Menghemat Biaya
Ketika suara dengung dipastikan berasal dari area gigi primer dan sekunder, penggantian kedua komponen sekaligus bisa menjadi pilihan apabila keduanya sudah mengalami keausan.
Namun, mekanik dalam video memperlihatkan alternatif perbaikan yang dapat dilakukan untuk menekan biaya pengeluaran.
Jika kondisi gigi sekunder masih tergolong bagus dan belum menunjukkan kerusakan berarti, penggantian bisa dimulai dari mangkok ganda atau gigi primer terlebih dahulu.
Baca Juga: Kapolres Bogor Sambangi Kodim 0621, Bahas Sinergitas hingga Kamtibmas
Komponen pengganti sebaiknya memiliki kualitas dan spesifikasi yang setara dengan komponen bawaan kendaraan.
Pada kasus yang diperlihatkan, penggantian gigi primer tersebut dapat membantu mengurangi bahkan menghilangkan suara dengung yang sebelumnya muncul dari bagian kanan mesin.
Namun, apabila setelah penggantian suara masih terdengar, pemeriksaan harus dilanjutkan pada bagian gigi sekunder.
Jika ditemukan keausan atau kerusakan pada komponen tersebut, penggantian juga perlu dilakukan agar hubungan kerja kedua roda gigi kembali optimal.
4. Pindahkan Pelor One Way dari Mangkok Lama ke Komponen Baru
Satu hal yang perlu diperhatikan ketika mengganti mangkok kopling ganda adalah kelengkapan komponen mekanisme kopling satu arah atau one way.
Mangkok ganda baru yang dijual di pasaran belum tentu dilengkapi seluruh bagian mekanisme tersebut.
Oleh sebab itu, beberapa komponen dari mangkok lama harus dipindahkan ke mangkok pengganti.
Salah satu bagian penting yang perlu dipindahkan adalah pelor baja beserta pegas penahannya.
Dalam proses yang diperlihatkan mekanik, pelor baja ditempatkan kembali pada alur yang tersedia di mangkok baru.
Setelah itu, pegas penahan dipasang satu per satu menggunakan bantuan obeng minus berukuran kecil.
Baca Juga: Soft Tenis Putra Putri Raih Emas, Kabupaten Bogor Pimpin Klasemen Sementara Porprov Jabar 2026
Pengerjaan ini membutuhkan ketelitian agar seluruh pelor dan pegas berada pada posisi yang tepat sesuai konstruksi awal.
Kesalahan pemasangan dapat mengganggu kerja mekanisme kopling satu arah. Karena itu, pastikan seluruh komponen terpasang dengan benar sebelum mangkok ganda dirakit kembali ke dalam mesin.
Tahapan Mengganti Gigi Primer Honda Supra X 125 untuk Mengatasi Dengung
Setelah mengetahui penyebab dan komponen yang perlu diperiksa, proses penggantian gigi primer dapat dilakukan melalui beberapa tahapan seperti yang diperlihatkan dalam video.
Berikut urutan pengerjaannya:
1. Membuka Bak Kopling
Langkah pertama dimulai dengan menguras oli mesin hingga habis. Setelah itu, lepaskan penutup bak kopling sebelah kanan menggunakan kunci yang sesuai.
2. Melepas Mangkok Kopling Ganda
Setelah bagian dalam mesin terbuka, lepaskan mur pengunci mangkok kopling menggunakan kunci mahkota khusus.
Lakukan secara hati-hati agar komponen dan bagian penguncinya tidak mengalami kerusakan.
3. Memindahkan Pelor One Way
Baca Juga: Link BSU 2026 Sudah Bisa Diakses? Berikut Penjelasannya
Ambil pelor baja dan pegas penahan dari mangkok lama, kemudian pindahkan ke mangkok ganda baru. Pastikan seluruh bagian masuk ke alur dan posisi yang benar.
4. Merakit Kembali Rumah Kopling
Pasang mangkok ganda beserta gigi primer dan sekunder pada poros masing-masing.
Periksa kembali pertautan kedua mata gigi agar dapat bekerja dengan baik dan tidak mengalami hambatan.
5. Mengencangkan Mur Pengunci
Setelah seluruh komponen terpasang, pasang kembali ring pengaman dan mur pengunci.
Pastikan pengencangan mengikuti ketentuan torsi pabrikan, kemudian tutup bak kopling menggunakan paking yang sesuai.
Setelah proses perakitan selesai, lakukan pemeriksaan ulang untuk memastikan tidak ada kebocoran oli maupun suara abnormal ketika mesin dinyalakan.
Perawatan Oli Mesin Penting untuk Mencegah Gigi Primer Cepat Aus
Selain memperbaiki komponen yang sudah mengalami keausan, pemilik Honda Supra X 125 juga perlu memperhatikan perawatan berkala, terutama kondisi oli mesin.
Pelumasan memiliki peran penting dalam mengurangi gesekan antara komponen logam yang bekerja di dalam mesin dan area kopling.
Gunakan oli dengan spesifikasi sesuai rekomendasi pabrikan serta lakukan penggantian secara rutin berdasarkan jadwal perawatan kendaraan.
Baca Juga: Polres Bogor Tindaklanjuti Edaran Kapolri Soal Anggota Polri Dilarang Pakai Vape
Jangan menunggu hingga muncul suara dengung atau siulan untuk memeriksa kondisi komponen di dalam bak kopling.
Dengan menjaga kualitas pelumasan dan melakukan pemeriksaan secara berkala, risiko keausan gigi primer maupun sekunder dapat ditekan sehingga performa mesin tetap terjaga.
Jika suara dengung mulai terdengar semakin keras, segera lakukan pemeriksaan ke bengkel agar sumber masalah dapat diketahui dan kerusakan tidak merambat ke komponen lainnya. (Raditya/Boash)
Editor : Yosep Awaludin