Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami Resmi Luncurkan Beasiswa Santri Nusantara 2025, Berikut Syarat dan Ketentuannya

Yosep Awaludin • Senin, 10 Februari 2025 | 11:20 WIB
PMUQI resmi meluncurkan Program Beasiswa Santri Nusantara (BSN) tahun 2025.
PMUQI resmi meluncurkan Program Beasiswa Santri Nusantara (BSN) tahun 2025.

RADAR BOGOR—Pesantren Modern Ummul Quro Al-Islami (PMUQI) secara resmi mengumumkan peluncuran Program Beasiswa Santri Nusantara (BSN) tahun 2025.

Program Beasiswa Santri Nusantara (BSN) 2025 adalah program pendidikan yang bertujuan untuk memberi anak-anak berprestasi dari keluarga kurang mampu kesempatan untuk mendapatkan pendidikan berkualitas tinggi.

Menurut penanggung jawab beasiswa PMUQI, Ustadz Umar Fadhil, tujuan program ini adalah untuk menghasilkan lulusan unggul yang akan membantu pesantren dan masa depan agama, nusa, dan bangsa.

"PMUQI harus menyiapkan kader bibit unggul. Selain itu, kami juga ingin mengambil peran dalam menyiapkan generasi terbaik di masa depan," tuturnya.

BSN 2025 menargetkan 30 guru dari seluruh Indonesia. Mereka terdiri dari lima belas lulusan SD/MI untuk program enam tahun dan lima belas lulusan SMP/MT untuk program empat tahun. Para penerima beasiswa akan menerima manfaat berikut:

- Biaya pendidikan penuh selama masa studi
- Fasilitas asrama, makan, dan kebutuhan sehari-hari
- Bebas biaya laundry
- Uang saku bulanan
- Pembinaan khusus untuk meningkatkan bakat dan keterampilan

Program BSN berbeda dari beasiswa yang biasa diberikan di pesantren. BSN tidak ditujukan untuk anak-anak staf pesantren, seperti guru atau karyawan, karena mereka sudah mendapatkan beasiswa internal dari PMUQI. Sebaliknya, BSN ditujukan untuk menyiapkan santri baru yang mungkin bekerja di PMUQI.

Proses seleksi beasiswa mencakup sosialisasi, pendaftaran, ujian akademik, wawancara, dan verifikasi keadaan ekonomi.

Untuk tetap menerima beasiswa, peserta harus mendapatkan nilai akademik minimal 80,00 setiap semester. Jika nilai tidak mencapai angka tersebut dalam dua semester berturut-turut, beasiswa akan dicabut.

Selain itu, pelanggaran berat terhadap peraturan pesantren juga dapat menyebabkan penerima beasiswa kehilangan hak beasiswanya.

Pendaftaran untuk Beasiswa Santri Nusantara akan dimulai pada 1–14 Februari 2025, dan dapat dilakukan secara online maupun offline.

Semua calon peserta harus melampirkan dokumen pendukung seperti akta kelahiran, KTP orang tua, kartu keluarga, ijazah, nilai akademik dari dua tahun terakhir, sertifikat prestasi, dan surat keterangan bahwa mereka tidak dapat berpartisipasi.

Dengan adanya program ini, PMUQI diharapkan dapat memberikan kesempatan lebih luas bagi santri berprestasi yang memiliki keterbatasan keuangan untuk memperoleh pendidikan berkualitas tinggi.

Pesantren mengimbau seluruh masyarakat untuk berpartisipasi dan mendukung program ini untuk mengubah masa depan Indonesia.

Untuk mendapatkan informasi tambahan, kunjungi https://pmuqi.com/informasi-beasiswa-santri-nusantara/. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#Ummul Quro Al Islami #santri #beasiswa