Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Mendiktisaintek Kembali Pastikan KIP Kuliah dan Beasiswa Tak Kena Efisiensi Anggaran, Uang Kuliah Juga Tidak Naik

Yosep Awaludin • Rabu, 19 Februari 2025 | 08:33 WIB
Ilustrasi KIP Kuliah
Ilustrasi KIP Kuliah

RADAR BOGOR—Satryo Soemantri Brodjonegoro, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), menegaskan bahwa efisiensi anggaran tidak akan berdampak pada beasiswa dan KIP Kuliah.

Menurutnya, hak untuk mendapatkan pendidikan adalah hak setiap warga negara Indonesia, dan sebagai akibatnya, negara memberikan beasiswa, termasuk KIP Kuliah, untuk memastikan bahwa semua orang dapat mendapatkan akses ke pendidikan.

"Pendidikan adalah hak semua warga negara dan tidak ada pemotongan anggaran pendidikan tinggi untuk beasiswa dan KIP Kuliah," tegasnya.

Jadi, Mendiktisaintek memastikan bahwa beasiswa dan KIP Kuliah tidak terpengaruh efisiensi anggaran. Selain itu, ia berbicara tentang Uang Kuliah Tunggal (UKT), yang dikhawatirkan naik sebagai akibat dari efisiensi ini.

"Dalam melakukan efisiensi, tidak ada pemotongan anggaran pendidikan tinggi dan KIP Kuliah, sehingga UKT juga tidak naik," jelasnya.

Ini sejalan dengan pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani pada konferensi pers yang diadakan di Kompleks Parlemen, Jakarta, pada 14 Februari 2025. Menkeu pastikan anggaran beasiswa KIP 2025 tidak akan dikurangi.

"Mengenai berita munculnya terkait beasiswa Kartu Indonesia Pintar, kami tegaskan bahwa beasiswa Kartu Indonesia Pintar tidak dilakukan pemotongan atau pengurangan," katanya.

Untuk tahun anggaran 2025, sebanyak 1.040.192 mahasiswa akan menerima beasiswa KIP Kuliah, dengan anggaran totalnya Rp14.698.000.000.

Menkeu menegaskan bahwa pemerintah melakukan efisiensi anggaran tanpa memotong atau mengurangi anggaran tersebut. (***)

Editor : Yosep Awaludin
#KIP kuliah #Mendiktisaintek #beasiswa