RADAR BOGOR - IPB University dan Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfotiksan) Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung melakukan kolaborasi.
Dalam hal ini dosen IPB University dari Sekolah Vokasi memberikan pelatihan komunikasi digital kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Pesawaran sebagai bagian daei Program Dosen Pulang Kampung.
Pelatihan yang digelar pada Kamis, 26 Juni 2025 di Perpustakaan Daerah Kabupaten Pesawaran tersebut menjadi bagian dari upaya transformasi digital pemerintah daerah agar lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi dan komunikasi.
Adapun tujuan kegiatan ini selain sebagai upaya diseminasi informasi dalam program tahunan Dosen Pulang Kampung IPB University, juga sebagai cermin komitmen nyata kampus menjadi pusat inovasi dan solusi berkelanjutan.
Kegiatan tersebut sieirng seiring dengan semangat Kampus Berdampak yang tak hanya membawa ilmu ke masyarakat, melainkan juga mendorong penguatan kapasitas lokal melalui pendekatan aplikatif.
Dalam kegiatan pelatihan terseut hadir tiga narasumber ahli dari Program Studi Komunikasi Digital dan Media, Sekolah Vokasi IPB University dengan materi pelatihan terdiri dari etika jurnalistik dalam komunikasi pemerintahan, praktik penulisan press release berbasis artificial intelligence (AI), serta strategi distribusi informasi digital yang efektif.
Selain teori, peserta juga diajak melakukan praktik langsung dengan menyusun press release dengan memanfaatkan teknologi AI.
Ketua kegiatan sekaligus narasumber utama, Dr. Abung Supama Wijaya, menjelaskan inovasi pada pelatihan ini merupakan hasil dari pengembangan orisinal yang telah dilakukannya selama beberapa tahun terakhir.
Pendekatan yang ditawarkan menurut Abung terbukti efisien dan efektif dalam menyederhanakan proses produksi informasi publik, terlebih bagi instansi pemerintahan yang menghadapi berbagai keterbatasan.
Pada kesempatan itu, Dr. Wahyu Budi Priatna menjelaskan teknologi AI kini menjadi salah satu terobosan penting dalam mempercepat proses penyebaran informasi.
“AI mampu membantu ASN menjangkau audiens lebih luas tanpa menambah beban kerja secara signifikan,” ujar Wahyu.
Kemudian Dr. Hudi Santoso menegaskan terkait dengan pentingnya dalam menjaga etika jurnalistik di tengah maraknya penggunaan teknologi digital. Etika menurutnya merupakan fondasi utama dalam membangun informasi publik yang kredibel dan dapat dipercaya.
Sementara itu Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian Kabupaten Pesawaran, Jayadi Yasa mewakili Bupati Pesawaran memberi apresiasi atas kontribusi IPB University.
“Kami berharap inisiatif ini menjadi salah satu solusi strategis dalam meningkatkan kualitas penyebaran informasi publik di Kabupaten Pesawaran, sekaligus mendorong terciptanya ekosistem komunikasi yang lebih transparan dan adaptif terhadap teknologi,” ujar Jayadi.
Pelatihan tersebut menandai tahun keempat pelaksanaan Program Dosen Pulang Kampung IPB University yang konsisten menyasar pembangunan kapasitas digital di daerah sebagai bagian dari kontribusi nyata perguruan tinggi terhadap pembangunan nasional.
Para peserta pun tampak sangat antusias dan menyatakan bahwa pelatihan ini memberikan wawasan baru serta solusi konkret dalam menghadapi tantangan komunikasi publik yang kerap terkendala oleh keterbatasan waktu, sumber daya manusia, dan kemampuan teknis.
Editor : Eka Rahmawati