RADAR BOGOR - Konsisten memperhatikan dan terus meningkatkan kualitas pendidikan, Redea Institute kembali menyelenggarakan konferensi internasional, yang membahas soal gagasan pendidikan era digital.
Dalam konferensi internasional yang diisi dengan seminar hingga lokakarya tersebut, Redea Intitute mengajak para pendidik, seperti guru, kepala sekolah, prakitis ikut andil dalam membahas pendidikan era digital sebagai tema besar kegiatan tersebut.
Mereka, diajak Redea Institute bertukar ide, hingga ikut dalam pembelajaran berkelanjutan untuk pendidikan era digital, setelah mengikuti konferensi internasional tersebut.
Konferensi internasional ini juga dihadirkan semua civitas pendidik, mulai dari tingkat anak usia dini, sampai ke jenjang menengah atas.
Antarina S.F Amir, pendiri dan CEO Redea Institute menjelaskan, bahwa pembahasan dalam pendidikan era digital, tentu tidak luput dari peran Artificial Intelligence (Kecerdasan Buatan).
"Entah itu untuk di ruang kelas, kesejayeraan dalam konteks digital, pembelajaran berbasis data, kepemimpinan yang etis, dan lainnya," beber dia.
Tapi, lanjut dia, semuanya bisa terwujud dengan baik, jika ada kolaborasi. kolaborasi disiplin, generasi dan juga batas geografis.
Untuk menguatkan pembahasan, konferensi ini pun menghadirkan narasumber utama, yaitu Dr. John T. Almarode, penulis buku Teacher Clarity: 4 Necessary Components for High-Impact Student Learning, Clarity for Learning, dan How Learning Works: A Playbook.
Dalam paparannya, dia menyampaikan ke para peserta, khususnya guru, tenaga pendidik, bahwa masa ini, para pengajar menghadapi situasi yang berbeda dengan para siswa. Tapi, sebagus dan secanggih teknologi sekarang, jadikanlah ini alat bantu saja, karena peran guru tidak akan tergantikan," tandansya.
Selain itu, ada juga para ahli pendidikan, seperti pakar teknologi pendidikan dan Apple Distinguished Educator, Kenneth Shelton, ada pula Bryan Goodwin sebagai penulis buku pendidikan sekaligus CEO McREL International.
"Dengan beberapa narasumber, pembicara yang hadir, kami sangat berharap ini bisa memberikan pemikiran ke para pendidik soal bagaimana mengajar di era digital," tegas dia.
"Kami juga sangat ingin memberikan yang terbaik untuk anak-anak, pelajar di Indonesia, sehingga ini juga bentuk komitmen kamu, berkolaborasi bersama-sama memajukan pendidikan," tambahnya.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga