Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Keterbatasan Bukan Penghalang, Karya Siswa Istimewa SLB Negeri Sejahtera Kota Bogor Pukau Yantie Rachim

Muhamad Rifki Fauzan • Kamis, 18 Desember 2025 | 19:28 WIB
Ketua TP PKK Kota Bogor, Yantie Rachim, saat melihat hasil karya siswa SLB Negeri Sejahtera.
Ketua TP PKK Kota Bogor, Yantie Rachim, saat melihat hasil karya siswa SLB Negeri Sejahtera.

RADAR BOGOR - Deretan meja di SLB Negeri Sejahtera, Kota Bogor, tampil berbeda pada Rabu, 17 Desember 2025 pagi.

Beragam karya hasil tangan kreatif siswa istimewa SLB Negeri Sejahtera dipamerkan.

Siswa SLB Negeri Sejahtera seakan membuktikan, keterbatasan bukan penghalang.

Halaman sekolah berubah menjadi pasar kreativitas. Kegiatan bertajuk Market Day diikuti penuh semangat.

Suasana semakin hidup saat kelompok siswa tunarungu tampil memukau membawakan tarian Jaipong. Lampu kamera nyaris tak pernah redup.

Setiap gerakan tak luput dari jepretan. Sorak-sorai dari penonton terdengar melengking. Alunan musik Jaipong sesekali membuat mereka ikut bergoyang.

Market Day di SLB Negeri Sejahtera rupanya sudah rutin dilaksanakan. Selain mengasah keterampilan, event ini juga jadi andalan sekolah untuk menggodog kemandirian siswa istimewa disana.

Di sela keriuhan, Diaz Siswa Tunarungu tampak asik sendiri. Kertas putih dikeluarkan dari dalam tasnya. Ia hendak memberikan sebuah lukisan untuk tamu kehormatan di acara sekolahnya itu.

Selama satu pekan, Diaz menggarap lukisannya. Karya indah itu memiliki makna kebabasan. Goretan tinta menjadi bukti ketekunan yang ia asah sejak duduk dibangku kelas 7.

“Saya mengerjakan lukisan itu selama tujuh hari. Saya belajar melukis dari kelas 7 SMP. Lukisan yang saya berikan artinya bebas,” kata Diaz.

Melihat energi luar biasa tersebut, Ketua TP PKK Kota Bogor, Yantie Rachim, mengaku tak bisa menyembunyikan rasa kagumnya.

Baginya, setiap anak yang bersekolah di sana adalah titipan istimewa yang memiliki potensi unik dan patut dikembangkan.

“Pas masuk saya melihat energinya luar biasa, tentu berkat dukungan guru yang sabar dan perhatian orang tua di rumah,” puji Yantie.

Yantie menegaskan bahwa setiap anak adalah unik dan memiliki potensi yang dapat dikembangkan. Guru dan orang tua harus terus semangat dalam mendampingi anak-anak berkebutuhan khusus tanpa menuntut batas kemampuan mereka.

“Hari ini kita bisa melihat hasil karya mereka selama mereka bersekolah, tanpa menuntut batas kemampuan mereka. Kita syukuri mereka bisa tumbuh menjadi anak yang sehat walaupun dengan keterbatasan yang mereka punya,” pungkasnya.(bay)

Editor : Alpin.
#Yantie Rachim #kota bogor #SLB Negeri Sejahtera