Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Pemkot Bogor Janji Revitalisasi Terus Sekolah Pinggiran Kota, SDN Cimahpar 5 Jadi Awal

Fikri Rahmat Utama • Senin, 9 Februari 2026 | 18:58 WIB
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin meninjau hasil revitalisasi SDN Cimahpar 5, Kecamatan Bogor Utara.
Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin meninjau hasil revitalisasi SDN Cimahpar 5, Kecamatan Bogor Utara.

RADAR BOGOR – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menegaskan komitmennya untuk terus mendorong revitalisasi sekolah-sekolah yang berada di wilayah pinggiran dan perbatasan kota.

Revitalisasi SD Negeri Cimahpar 5, Kelurahan Cimahpar, Kecamatan Bogor Utara, disebut menjadi langkah awal dari upaya pemerataan kualitas pendidikan di Kota Bogor.

Sekolah tersebut telah rampung diperbaiki melalui program revitalisasi swakelola dari pemerintah pusat dengan nilai anggaran mencapai Rp2,6 miliar.

Peresmian revitalisasi dilakukan langsung oleh Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, pada Senin 9 Februari 2026.

Jenal Mutaqin mengatakan, SD Negeri Cimahpar 5 sempat mendapat perhatian Presiden Prabowo Subianto saat melakukan kunjungan ke Kota Bogor pada tahun lalu.

Hal tersebut menjadi salah satu dorongan kuat bagi pemerintah pusat untuk memberikan bantuan revitalisasi.

“Kurang lebih ada lima ruang kelas baru dan lima ruang kelas yang direnovasi. Selain itu, toilet, ruang guru, dan perpustakaan juga diperbaiki. Tadi saya meninjau langsung, hasilnya cukup representatif,” ujar Jenal.

Ia mengungkapkan rasa syukur atas bantuan pemerintah pusat yang dinilai sangat membantu Pemkot Bogor dalam meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan, khususnya di wilayah pinggiran kota.

Dengan fasilitas yang lebih layak, Jenal berharap para siswa dapat lebih nyaman dalam menjalani kegiatan belajar mengajar (KBM).

Menurutnya, lingkungan sekolah yang baik akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas pendidikan.

“Mudah-mudahan tahun ini kita harapkan ada bantuan revitalisasi sekolah kembali, terutama bagi sekolah-sekolah yang berada di perbatasan atau pinggiran kota,” katanya.

Dari sisi anggaran, Jenal menegaskan bahwa Pemkot Bogor menaruh perhatian besar pada sektor pendidikan.

Saat ini, alokasi anggaran pendidikan di Kota Bogor mencapai 24 persen dari total APBD, lebih tinggi dari ketentuan minimal pemerintah pusat sebesar 20 persen.

“Ini bentuk komitmen kami untuk memastikan pendidikan menjadi prioritas utama pembangunan di Kota Bogor,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bogor, Herry Karnadi, menjelaskan bahwa SD Negeri Cimahpar 5 merupakan salah satu dari 15 sekolah di Kota Bogor yang menerima bantuan revitalisasi swakelola dari pemerintah pusat.

“Total ada 15 sekolah, terdiri dari tujuh SD, tujuh SMP, dan satu PAUD. Total anggarannya kurang lebih Rp15 miliar,” ujar Herry.

Ia menambahkan, skema swakelola dinilai efektif karena dana disalurkan langsung ke rekening sekolah dan dikelola secara mandiri oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP), sehingga proses pembangunan bisa lebih tepat sasaran dan transparan.

Pemkot Bogor berharap program revitalisasi tersebut dapat terus berlanjut guna mendukung pemerataan fasilitas pendidikan di seluruh wilayah kota, khususnya bagi sekolah-sekolah yang selama ini masih memiliki keterbatasan sarana dan prasarana. (uma)

Editor : Alpin.
#SDN Cimahpar 5 #sekolah pinggiran #pemkot bogor