RADAR BOGOR — SMK Amaliah 1 dan 2 Ciawi Bogor melaksanakan kegiatan Factual Learning bagi muridkelas X Rabu (28/1/2026) dengan mengunjungi Museum Kepresidenan Balai Kirti dan Museum Nasional Sejarah Alam Indonesia (Munasain).
Kunjungan SMK Amaliah 1 dan 2 Ciawi Bogor ke Museum Kepresidenan Balai Kirti dan Munasain ini merupakan bagian program pembelajaran kontekstual untuk memberikan pengalaman belajar langsung di luar kelas, sehingga murid dapat memahamimateri secara lebih nyata dan bermakna.
Selama kunjungan Museum Kepresidenan Balai Kirti dan Munasain, murid SMK Amaliah 1 dan 2 Ciawi Bogor mendapatkan wawasan mengenai sejarah pembentukan alam Nusantara serta perjalanan perjuangan dan prestasi para Presiden Republik Indonesia darimasa ke masa.
Melalui kegiatan ini, murid diajak untuk mengenal nilai-nilai kepemimpinan, nasionalisme, dan semangat perjuangan bangsa.
Hubin SMK Amaliah 2, Yulianti Ramadhan, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda rutin sekolah.
“Kegiatan Factual Learning merupakan kegiatan rutin tahunan yang bertujuan agar murid memiliki pengalaman praktis, wawasan, dan pengetahuan mengenai sejarah pembentukanalam Nusantara serta perjuangan dan prestasi para presiden Indonesia,” ujarnya.
Baca Juga: Efektivitas JKN, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Dorong Perbaikan Data PBI Secara Bertahap
Senada dengan hal tersebut, Hubin SMK Amaliah 1, Isma Tri Pamungkas, menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi sarana penting dalam membentuk karakter dan wawasankebangsaan murid.
“Melalui kegiatan Factual Learning, kami ingin memberikan pengalaman belajar yang lebihkontekstual. Murid tidak hanya memahami materi dari buku, tetapi juga melihat langsungbukti sejarah, sehingga tumbuh rasa nasionalisme, kepemimpinan, dan kebanggaan terhadapbangsa,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, SMK Amaliah 1 dan 2 Ciawi berharap murid semakin termotivasi untukbelajar, memiliki wawasan luas, serta mampu meneladani nilai-nilai kepemimpinan dan perjuangan dalam kehidupan sehari-hari.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga