Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

MPLS SDN Cijayanti 4 Bogor, Siswa Pakai Topi dari Bola hingga Belajar Sambil Bermain

Muhammad Ali • Kamis, 16 Juli 2026 | 16:31 WIB
Suasana MPLS SD Cijayanti 4, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.(Dok. Diskominfo Kabupaten Bogor)
Suasana MPLS SD Cijayanti 4, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.(Dok. Diskominfo Kabupaten Bogor)

RADAR BOGOR – Suasana ceria mewarnai Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SD Negeri Cijayanti 4, Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

Berbeda dari biasanya, para siswa baru SDN Cijayanti 4 mengenakan topi hasil kreasi dari bola dan bahan bekas sambil mengikuti berbagai permainan edukatif yang membuat proses adaptasi di sekolah berlangsung menyenangkan.

Pelaksanaan MPLS Ramah yang dimulai sejak Rabu, 15 Juli 2026 itu menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan ramah anak.

Sejak pagi, para siswa datang didampingi orang tua untuk mengikuti rangkaian kegiatan pengenalan sekolah. Selain berkenalan dengan guru dan teman baru, mereka juga diajak mengikuti berbagai aktivitas kreatif yang dikemas melalui konsep belajar sambil bermain.

Baca Juga: Tumpukan Sampah di Gunung Putri Bogor Terbakar Dini Hari, Damkar Berjibaku Hampir 4 Jam

Salah satu orang tua siswa, Sri Malini, mengaku anaknya sudah sangat bersemangat mengikuti sejak hari pertama. 

Menurutnya, kegiatan MPLS tahun ini memberikan pengalaman baru yang mampu mengembangkan kreativitas anak.

"Menurut saya kegiatan MPLS ini bagus, anak-anak jadi lebih kreatif, misalnya membuat topi dari bola. Ini pengalaman yang baru, jadi anak-anak semakin semangat dan kreatif," ujarnya kepada Radar Bogor, Kamis, 16 Juli 2026.

Ia berharap pengalaman tersebut menjadi langkah awal bagi putranya untuk tumbuh menjadi anak yang lebih mandiri, berani, dan semakin rajin belajar selama menempuh pendidikan di sekolah dasar.

Hal senada disampaikan orang tua siswa lainnya, wina mengungkapkan, MPLS bukan sekadar kegiatan penyambutan, tetapi juga menjadi bekal penting bagi anak untuk mengenal lingkungan sekolah sekaligus membangun rasa percaya diri saat berinteraksi dengan guru dan teman-teman baru.

"Sebagai orang tua tentu saya ingin yang terbaik untuk anak. Semoga anak bisa belajar dengan baik, meraih nilai yang bagus, menggapai cita-citanya, serta kelak bisa membanggakan orang tua dan memberikan yang terbaik bagi bangsa dan negara," tuturnya.

Salah satu guru SD Negeri Cijayanti 4, Syifa, menjelaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan mengusung konsep MPLS Ramah yang berorientasi pada pemenuhan hak anak untuk belajar di lingkungan yang aman, nyaman, serta bebas dari perundungan maupun diskriminasi.

"Kami ingin menciptakan suasana yang menyenangkan sehingga anak-anak merasa senang, nyaman, dan aman berada di sekolah. Tidak ada perundungan, pengucilan, ataupun perlakuan yang membuat anak merasa tidak diterima. Guru juga berupaya memberikan pelayanan terbaik agar mereka merasa dihargai dan disayangi," jelasnya.

Ia mengungkapkan, salah satu daya tarik dalam MPLS tahun ini adalah pembuatan topi dari bahan sederhana dan barang bekas, seperti bola dan kardus, yang dihias menjadi karya kreatif. Selain melatih imajinasi anak, kegiatan tersebut juga menanamkan nilai kepedulian terhadap lingkungan melalui pemanfaatan kembali barang yang sudah tidak terpakai.

Dengan pendekatan belajar sambil bermain, para siswa diajak menikmati proses pengenalan sekolah dalam suasana hangat dan menyenangkan. Mereka juga didorong untuk saling mengenal, bekerja sama, serta membangun rasa percaya diri sejak hari pertama menginjakkan kaki di sekolah.

"Harapan kami, anak-anak merasa bahagia, nyaman, dan betah berada di sekolah seperti berada di rumah sendiri. Mereka merasa dilindungi, diperhatikan, mendapatkan kasih sayang dari guru maupun teman-temannya. Dengan suasana seperti itu, anak-anak dapat belajar sambil bermain dan tumbuh menjadi pribadi yang percaya diri," pungkasnya.

Ia menambahkan, pelaksanaan MPLS Ramah di SD Negeri Cijayanti 4 menjadi salah satu upaya mewujudkan sekolah yang benar-benar ramah anak, sehingga peserta didik baru dapat memulai perjalanan pendidikannya dengan rasa aman, nyaman, dan penuh semangat. (Cr1)

Editor : Eka Rahmawati
SDN Cijayanti bogor mpls