RADAR BOGOR - Kabar mengenai Tunjangan Profesi Guru (TPG) selalu menjadi topik yang paling dinanti oleh jutaan tenaga pendidik di seluruh Indonesia.
Kehadiran tunjangan ini sangat berarti bagi para guru, baik ASN maupun Non-ASN, guna menunjang kesejahteraan serta profesionalisme mereka dalam mengajar.
Memasuki akhir bulan Agustus ini, banyak guru mulai bertanya-tanya mengenai kepastian TPG Juli 2026 kapan cair.
Baca Juga: Bagaimana Cara Mendapatkan Bansos Rp3,5 Juta dari Pemerintah? Begini Caranya
Pertanyaan tersebut wajar mencuat di kalangan pendidik karena pencairan untuk alokasi bulan pertama di semester baru ini dinilai sangat krusial.
Menanggapi banyaknya keresahan dan pertanyaan dari para guru terkait keterlambatan pencairan tersebut, Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikdasmen, Prof. Nunuk Suryani, akhirnya memberikan klarifikasi resmi mengenai mekanisme dan kendala teknis yang sedang terjadi di lapangan.
Baca Juga: Hati-hati Penipuan, Begini Prosedur Cairkan TPG Agustus 2026
Melalui akun media sosial pribadinya, beliau menjelaskan bahwa keterlambatan ini berkaitan erat dengan penyesuaian agenda tahun ajaran baru serta proses rekonsiliasi data jam mengajar di masing-masing satuan pendidikan.
"Terus Juli ini kan tahun ajaran baru ya. Semua juga belum cair karena tahun ajaran baru ada penjadwalan mengajar baru di semua sekolah. Tentu jadwal mengajar tidak sama dengan semester genap tahun ajaran lalu bukan? Nah, butuh rekon data dari setiap sekolah. Jadi jangan sampe telat ngirim datanya ya. (TPG) akan segera cair dalam waktu dekat," tulis Nunuk Suryani di Threads Instagram pribadinya.
Baca Juga: TPG Agustus 2026 Molor ke September? Guru Wajib Cek Info GTK Sekarang
Oleh karena itu, pihak Kemendikdasmen mengimbau agar pihak sekolah dan operator Dapodik segera menyelesaikan pembaruan serta pengiriman data jadwal mengajar terbaru.
Langkah ini sangat penting agar proses validasi di sistem Info GTK dapat berjalan lancar sehingga pencairan dana TPG bagi para guru dapat direalisasikan tanpa hambatan.***
Editor : Robecca SesariaSumber : Instagram @nunuksuryani