RADAR BOGOR – SMK Amaliah 1 dan 2 Ciawi Bogor menggelar Sosialisasi Program Sekolah Tahun Ajaran 2026/2027 pada 12–14 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut menjadi wadah untuk memperkuat komunikasi antara SMK Amaliah 1 dan 2 Ciawi Bogor, orang tua atau wali murid, serta peserta didik dalam mendukung proses pendidikan.
Sosialisasi SMK Amaliah Ciawi Bogor digelar secara bertahap berdasarkan jenjang kelas. Kelas XII mengikuti kegiatan pada 12 Agustus, disusul Kelas X pada 13 Agustus, dan Kelas XI pada 14 Agustus 2026.
Baca Juga: Mukab Kadin Bogor Digelar, Pemkab Tegaskan Dunia Usaha Punya Peran Penting Dorong Ekonomi Daerah
Dalam kegiatan tersebut, orang tua dan siswa mendapatkan penjelasan mengenai berbagai program sekolah, kurikulum, kesiswaan, hingga program Hubungan Industri dan Masyarakat (Hubinmas).
Materi disesuaikan dengan kebutuhan dan tahapan pendidikan masing-masing jenjang.
Kelas X Dapat Edukasi Parenting hingga Pencegahan Kenakalan Remaja
Khusus peserta didik Kelas X, sosialisasi turut diisi dengan edukasi parenting dan pembahasan mengenai pencegahan kenakalan remaja. Kegiatan semakin meriah dengan penampilan seni dan band sekolah.
Sementara itu, siswa Kelas XI memperoleh pembekalan mengenai persiapan Praktik Kerja Lapangan (PKL), sekaligus penguatan kompetensi sesuai bidang keahlian yang dipelajari.
Baca Juga: Kemarau Panjang Bikin Sungai di Puncak Menyusut hingga 80 Persen, Warga Bogor Mulai Khawatir
Adapun Kelas XII mendapatkan arahan untuk mempersiapkan rencana setelah menyelesaikan pendidikan. Siswa didorong mempertimbangkan berbagai pilihan, mulai dari memasuki dunia kerja, melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, hingga mengembangkan usaha atau kewirausahaan.
Rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kebersamaan. Acara diisi dengan mengaji dan doa bersama, menyanyikan lagu Indonesia Raya serta Mars SMK Amaliah, pemaparan program sekolah, penampilan seni, hingga silaturahmi antara orang tua, wali kelas, dan pihak sekolah.
Kepala SMK Amaliah 1 Ciawi, Tisna Sudrajat, M.Kom., Gr., menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya bergantung pada sekolah, tetapi juga membutuhkan dukungan keluarga.
“Mari kita bangun komunikasi dan sinergi yang baik antara sekolah dan orang tua. Setiap jenjang memiliki tantangan dan tujuan yang berbeda. Dengan pendampingan yang konsisten, disiplin, dan dukungan yang positif, InsyaAllah peserta didik mampu berkembang menjadi pribadi yang kompeten, berkarakter, dan siap meraih masa depan,” ujarnya.
Pendidikan Tak Hanya Soal Akademik
Baca Juga: Bocah 11 Tahun Meninggal Dunia di Sungai Cileungsi Bogor Saat Berenang bersama Teman
Senada, Kepala SMK Amaliah 2 Ciawi, Dr. Gugun Gunadi, S.Pd.I., M.Pd., mengajak orang tua dan peserta didik untuk bersama-sama mendampingi perjalanan pendidikan.
Menurutnya, pendidikan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter, akhlak, serta kesiapan siswa menghadapi kehidupan setelah lulus sekolah.
“Pendidikan bukan hanya tentang pencapaian akademik, tetapi juga tentang membangun karakter, akhlak, dan kesiapan menghadapi kehidupan. Mari kita kawal bersama setiap langkah peserta didik agar mereka mampu mengembangkan potensi, memiliki kompetensi, serta menjadi generasi yang berkarakter Islami dan bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.
Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, SMK Amaliah 1 dan 2 Ciawi menegaskan komitmennya untuk terus membangun komunikasi, kolaborasi, dan kepercayaan bersama orang tua atau wali murid.
Sinergi antara sekolah dan keluarga diharapkan menjadi fondasi dalam mendampingi siswa agar tumbuh sebagai generasi yang berkarakter, kompeten, berprestasi, serta siap menghadapi masa depan.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga