Mitigasi Abu Vulkanik, Disdik Sukabumi Sampaikan 8 Imbauan, Cek di Sini

Asep Suhendar • Dipublikasikan Minggu, 6 September 2026 | 22:04 WIB
Ilustrasi imbauan Disdik Sukabumi mengenai migitasi abu vulkanik Gunung Anak Krakatau (Gemini AI)
Ilustrasi imbauan Disdik Sukabumi mengenai mitigasi abu vulkanik Gunung Anak Krakatau (Gemini AI)

RADAR BOGOR - Pemerintah telah menyampaikan imbauan kepada masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan di tengah kondisi adanya abu vulkanik yang ditimbulkan akibat erupsi Gunung Anak Krakatau awal September 2026. 

Salah satu sektor yang cukup diperhatikan oleh pemerintah adalah pendidikan, dalam hal ini ada beberapa daerah yang memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PPJ). 

Kebijakan ini diambil guna menjaga kesehatan siswa dan guru, mengingat abu vulkanik dari erupsi gunung berapi dinilaii cukup berbahaya untuk kesehatan. 

Baca Juga: Erupsi Gunung Anak Krakatau, IPB Alihkan Kuliah Jadi Daring

Lantas, bagaimana kebijakan dari pemerintah Sukabumi? Berikut penjelasannya. 

Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukabumi megimbau agar sekolah swasta mauapun negeri yang berada di wilayah Sukabumi untuk melakukan mitigasi abu vulkanik Gunung Anak Krakatau ini. 

Meski proses pembelajaran sejuah ini masih dilakukan secara offline di sekolah, tapi ada beberapa panduan yang harus dilaksanakan, yaitu sebagai berikut: 

  1. Seluruh murid dianjurkan untuk menggunakan masker saat melakukan perjalanan dari dan menuju sekolah, serta selama berada di luar ruang kelas. 

Baca Juga: Gunung Anak Krakatau Erupsi, Polsek Gunungsindur Bogor Bagikan 100 Masker

2. Penggunaan masker dapat dilepas saat berada di dalam ruang kelas, dengan tetap menjaga sirkulasi udara yang baik dan memelihara kebersihan lingkungan kelas. 

3. Murid wajib kembali menggunakan masker saat keluar dari ruang kelas, termasuk saat menuju lapangan, toilet, kantin, maupun area terbuka lainnya. 

4. Pihak sekolah diminta membatasi dan menunda seluruh kegiatan ekstrakurikuler berbasiskinestetikdiluarruangan, sepertisepakbola, bolabasket, bolavoli, futsal, Bela diri, dan kegiatan sejenisnya hingga kondisi kualitas udara membaik. 

Baca Juga: Antisipasi Bahaya Abu Vulkanik Erupsi Gunung Anak Krakatau, Polres Bogor Bagikan Masker ke Warga

5. Kepala sekolah mengimbau orangtua/walimurid untuk membawakan masker cadangan bagi putra/putrinya serta membiasakan mencuci tangan menggunakan sabun setelah beraktivitas. 

6. Guru dan tenaga kependidikan wajib memberikan teladan terbaik dalam pelaksanaan himbauan dan panduan mitigasi abu vulkanik. 

7. Pengawas Pembina Sekolah diminta melakukan pembinaan, monitoring, dan evaluasi secara berkala ke sekolah binaan masing-masing guna memastikan arahan ini dilaksanakan dengan tertib. 

Baca Juga: Gunung Anak Krakatau Erupsi Lagi, Warga Diminta Jaga Jarak

8. Apabila kondisi abu vulkanik semakin meningkat dan berdasarkan hasil pemantauan dinilai dapat membahayakan kesehatan dan keselamatan warga satuan pendidikan, maka kegiatan belajar mengajar(KBM) dapat dilaksanakan secara daring atau menyesuaikan melalui kegiatan belajar dari rumah (BDR), dengan tetap memperhatikan arahan Pemerintah Daerah dan/atau instansi berwenang serta kondisi masing-masing wilayah.

Demikian itu adalah isi imbauan dari surat yang dikeluarkan oleh Diskdik Kabupaten Sukabumi dalam mencegah adanya hal-hal yang tidak diinginkan berkaitan kesehatan guru, tenaga pendidik, dan siswa di tengah dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.***

Editor : Asep Suhendar
Sumber : Disdik Kabupaten Sukabumi
anak krakatau Disdik Sukabumi Abu Pulkanik pendidikan erupsi