Pengurus Partai Masyumi Kota Bogor Dilantik, Bidik 5 Kursi di Parlemen

Muhamad Rifki Fauzan • Dipublikasikan Rabu, 29 Juli 2026 | 21:36 WIB
Pengurus DPD Partai Masyumi Kota Bogor resmi dilantik di Gedung Pusat Pembinaan Islam Bogor, Rabu, 29 Juli 2026. (Fauzan/Radar Bogor)
Pengurus DPD Partai Masyumi Kota Bogor resmi dilantik di Gedung Pusat Pembinaan Islam Bogor, Rabu, 29 Juli 2026. (Fauzan/Radar Bogor)

RADAR BOGOR - Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Masyumi Kota Bogor resmi dilantik pada, Rabu, 29 Juli 2026 di Gedung Pusat Pembinaan Islam Bogor.

Ketua Umum DPD Partai Masyumi Kota Bogor, Muhammad Luthfie menjelaskan plantikan ini menjadi langkah awal untuk partainya mulai bergerak.

“Pelantikan ini menjadi dasar bagi kami untuk beraktivitas secara politik di Kota Bogor, kami ingin berkolaborasi dengan Pemkot Bogor,” jelas Luthfie.

Luthfi menegaskan pihaknya akan ikut berpartisipasi dalam mengawal progran kerja pemerintah, termasuk di sektor pembangunan. 

“Kami ingin mengawal pembangunan Kota Bogor ini menjadi pembangunan maslahat, bertetika, maju dan tentu berkeadilan,” ujar Luthfie kepada Radar Bogor. 

Partai Masyumi tidak sungkan-sungkan untuk menberikan kritik terhadap kinerja Pemkot Bogor, jika dirasa tidak sesuai dengan nilai-nilai kemaslahatan. 

Baca Juga: SDN Cadasleueur Nanggung Bogor Proses Perbaikan, Kegiatan Belajar Mengajar Dipindahkan Sementara

“Kami akan berikan kritik yang membangun, tenty dengan cara yang tadi disampaikan Ketum, kami akan soan ke Wali Kota Bogor tidak langsung ke publik,” terang Luthfie.

Sejumlah progran kerja sudah dirancang. Pertama Partai Masyumi Kota Bogor akan memperkuat struktur organisasi hingga ke tingkat kecamatan.

“Kemudian kami akan melakukan pendidikan keparatain di internal Masyumi, kami juga nanti akan melaksakanan diskusi kebangsaan,” ucapnya. 

Secara politik, target Partai Masyumi cukup besar. Pada perhelatan politik nanti, mereka berkeingin untuk menyodorkan lima kader terbaiknya sebagai anggota DPRD.

“Kalau Pileg itu paling tidak kami ingin menghadirkan lima minimal anggota DPRD, apalagi saya sendiri sebagai ketua bani kareem, banyak anggota kami yang sudah jadi DPRD,” jelasnya

Wali Kota Bogor Dedie A Rachim turut hadir dalam proses pelantikan itu. Ia menyambut dengan baik kepengurusan Partai Masyumi yang baru tersebut.

Partai Masyumi dinilai memiliki peluang untuk meraih dukungan masyarakat jika mampu meningkatkan partisipasi pemilih yang selama ini belum menggunakan hak pilihnya.

Menurut Dedie, tingkat partisipasi pemilih di Kota Bogor pada Pemilu 2024 masih berkisar 62 persen. Artinya, masih banyak warga yang belum terlibat dalam proses demokrasi.

"Kalau kemudian Masyumi bisa meraih kelompok masyarakat yang belum ikut berpartisipasi dalam pemilu, tentu ini merupakan momentum yang cukup baik," ujarnya.

Dedie menjelaskan terdapat dua kelompok yang berpotensi menjadi basis dukungan, yakni pemilih pemula dan masyarakat yang tidak hadir ke tempat pemungutan suara (TPS).

Ia menilai menurunnya jumlah TPS pada Pemilu 2024 menjadi salah satu penyebab rendahnya tingkat partisipasi. Penggabungan TPS membuat sebagian warga harus menempuh jarak lebih jauh untuk menggunakan hak pilihnya.

"Dulu di lingkungan saya ada tiga TPS, kemarin hanya satu. Masyarakat harus memiliki waktu dan tenaga lebih untuk sampai ke TPS. Ini menjadi salah satu faktor partisipasi pemilu masih berada di kisaran 60 sampai 62 persen," pungkasnya. (bay)

Editor : Eka Rahmawati
Partai Masyumi bogor