Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Profil dan Perjalanan Karier Fariz RM, Musisi Legendaris yang 4 Kali Ditangkap karena Kasus Narkoba

Eka Rahmawati • Rabu, 19 Februari 2025 | 19:28 WIB
Musisi Fariz RM kembali ditangkap karena kasus narkoba.
Musisi Fariz RM kembali ditangkap karena kasus narkoba.

RADAR BOGOR - Fariz RM kembali ditangkap karena diduga tersangkut kasus narkoba. Ini merupakan yang keempat kalinya sang musisi harus berurusan dengan hukum. Berikut profil dan perjalanan karier sang musisi legendaris Fariz RM.

Fariz masih menjalani pemeriksaan di Polres Metro Jakarta Selatan. Ia dikabarkan ditangkap petugas Satuan Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan di wilayah Bandung, Jawa Barat.

Penangkapan kali ini menambah panjang daftar sang musisi ditangkap dalam kasus narkoba. Fariz RM sebelumnya pernah tiga kali ditangkap karena penyalahgunaan narkoba yakni tahun 2007, 2015, dan 2018. Ini adalah keempat kalinya Fariz ditangkap polisi.

Profil dan Perjalanan Karier 

Pemilik nama lengkap Fariz Rustam Munaf dikenal Fariz RM di Jakarta, 5 Januari 1959 dan kini umurnya 66 tahun. Fariz RM dikenal sebagai penyanyi, pemusik, dan penulis lagu legendaris. 

Dirangkum dari berbagai sumber, musisi berdarah Belanda, Betawi, dan Minangkabau, Sumatera Barat itu lahir dari keluarga pemusik.

Sang ayah, Rustam Munaf berasal dari Minangkabau dan penyanyi di RRI pada masanya, sedangkan ibunya Anna Reijnenberg berdarah campuran Belanda-Betawi merupakan pelatih piano. Sejak kecil Fariz tak asing dengan dunia musik.

Ia memulai kariernya di dunia musik pada usia 12 tahun atau di era 1970-an. Ketika itu ia menjadi pemain gitar dan tergabung dalam "Young Gipsy" bersama Debby Nasution dan Odink Nasution.

 

Pada 1977 saat duduk di bangku SMA, Fariz bersama Adjie Soetama, Raidy Noor, Addie MS, serta Ikang Fawzi mengikuti Lomba Cipta Lagu Remaja dan mendapat juara 3. Setelah itu ia mulai mendapat tawaran dari berbagai grup band.

Baca Juga: Persijap Jepara vs PSPS Pekanbaru di Liga 2: Berburu Tiket Terakhir Promosi Liga 1 2025/2026

Saat duduk di bangku kuliah di tahun 1978 Fariz bergabung di dua grup musik beraliran rock yakni Giant Step dan The Rollies.

Ia menjadi musisi pengganti untuk posisi keyboard Giant Step untuk penampilan panggung, serta menggantikan posisi pada drum untuk karya-karya pentas The Rollies.

Tak hanya itu Fariz juga pernah menjadi pengiring kelompok musik dari Bandung pimpinan Harry Roesli, Harry Roesli Kharisma, pada 1979.

Pada 1980-an, Fariz semakin populer dan dikenal lewat karya ciptaannya di antaranya Barcelona dan Sakura.

Fariz tercatat pernah membentuk grup Transs bersama Erwin Gutawa serta menawarkan konsep musik fusion dan memadukan jazz dan rock.

Lalu pada 1983, Fariz bergabung dengan Iwan Madjid dan Darwin B Rachman membentuk kelompok musik Wow. Ia juga aktif di kelompok Symphony sampai Jakarta Rhythm Section, serta beberapa proyek album solonya.

Selama puluhan tahun perjalanan kariernya di dunia musik terus mengalami perkembangan pesat. Ia menghasilkan berbagai karya serta puluhan album solo mapun kolaborasi.

Tak hanya dikenal di Indonesia, karya Fariz juga dikenal ke mancanegara. Terdapat beberapa album internasional yang dirilisnya di Eropa dan Asia.

Dalam kehidupan pribadi Fariz RM menikah dengan Oneng Diana Riyadini seorang mantan peragawati asal Semarang, Jawa Tengah pada akhir 1989.

Fariz dan Oneng dikaruniai seorang putri tetapi meninggal dunia usai dilahirkan. Pada 1991, mereka dikaruniai putri kembar dan pada 1998 kembali memiliki seorang putra. Namun pernikahan Fariz dan Oneng berakhir pada 2018 silam. 

Editor : Eka Rahmawati
#narkoba #profil #Musisi Legendaris #perjalanan karier #fariz rm