Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

6 Destinasi Wisata Laut Terindah di Indonesia: Rekomendasi dari Karimunjawa hingga Ora, Mulai dari Tiket Rp5.000

Kholikul Ihsan • Kamis, 28 Mei 2026 | 11:43 WIB
Ilustrasi keindahan bawah laut Taman Nasional Bunaken (Foto: Pexels/Tom Fisk)
Ilustrasi keindahan bawah laut Taman Nasional Bunaken (Foto: Pexels/Tom Fisk)

RADAR BOGOR - Bagi sebagian orang, melepas penat dengan liburan tidak selalu harus pergi ke luar negeri. Indonesia, sebagai negara maritim terbesar di dunia, Indonesia menyimpan kekayaan bawah laut yang tak kalah memukau dibandingkan Maladewa atau Kepulauan Seychelles. 

Dari Sabang hingga Merauke, tersebar taman nasional laut, gugusan pulau tropis, hingga pantai tersembunyi dengan air sejernih kristal.

Menariknya, sejumlah destinasi wisata bahari di Tanah Air kini semakin mudah diakses dan ramah di kantong. Bahkan, beberapa di antaranya hanya memungut biaya tiket masuk kurang dari sepuluh ribu rupiah untuk wisatawan domestik. 

Berdasarkan penilaian tertinggi dan ulasan di Google Maps, inilah enam destinasi wisata laut tercantik di Indonesia. 

Baca Juga: 5 Danau Eksotis di Indonesia yang Wajib Dikunjungi Sekali Seumur Hidup, Nomor 4 Beningnya seperti Kaca

1. Taman Nasional Karimunjawa, Jawa Tengah: Surga Tropis dengan 27 Gugusan Pulau

Taman Nasional Karimunjawa menawarkan pesona gugusan 27 pulau tropis di tengah Laut Jawa. Air lautnya yang jernih bergradasi biru kehijauan, terumbu karang yang masih alami, serta pantai berpasir putih yang tenang menjadikannya destinasi ideal untuk melepas penat.

Wisatawan dapat melakukan island hopping ke pulau tak berpenghuni, snorkeling bersama ikan badut, mengunjungi penangkaran hiu, atau menikmati matahari terbenam yang eksotis di Pantai Tanjung Gelam.

Karimunjawa terletak di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah. Tiket masuk kawasan bagi wisatawan domestik dibanderol Rp5.000 hingga Rp7.500, sementara wisatawan mancanegara dikenakan tarif Rp150.000 hingga Rp225.000. 

Baca Juga: Curug Pelangi dan Curug Pilung Giriaya Cidahu Sukabumi: Dua Air Terjun Jernih di Kaki Gunung Salak, Cocok untuk Isi Long Weekend

Dari Pelabuhan Jepara, tersedia kapal cepat Express Bahari dengan tarif Rp165.000 hingga Rp200.000 per orang untuk sekali perjalanan. Untuk menjelajahi perairan, wisatawan dapat mengikuti paket sharing trip perahu lokal seharga Rp175.000 hingga Rp250.000 per orang yang telah mencakup makan siang ikan bakar, perlengkapan snorkeling, dan dokumentasi bawah air.

2. Taman Nasional Bunaken, Sulawesi Utara: Dinding Karang Bawah Laut Berkelas UNESCO

Taman Nasional Bunaken merupakan salah satu kawasan konservasi laut pertama di Indonesia yang diakui oleh UNESCO. 

Daya tarik utamanya adalah keberadaan underwater great wall, yakni dinding karang vertikal raksasa dengan jarak pandang bawah laut mencapai 20 hingga 30 meter. 

Baca Juga: Curug Kembar, Hordeng, dan Ciburial Cibadak Sukamakmur, Tiga Air Terjun dalam Satu Jalur Tracking, Cocok Healing dari Kebisingan Kota

Para pengunjung dapat berenang berdampingan dengan penyu sisik purba yang masih lestari serta menyaksikan kawanan lumba-lumba di perairan lepas.

Taman Nasional Bunaken berada di Kota Manado, Sulawesi Utara. Tiket masuk kawasan dibanderol sangat terjangkau, yakni Rp5.000 per hari bagi wisatawan domestik dan Rp150.000 per hari bagi wisatawan mancanegara. 

Untuk transportasi laut, wisatawan dapat menyewa perahu katamaran berlantai kaca dari Manado dengan tarif Rp800.000 hingga Rp1.500.000 pulang pergi. Adapun perlengkapan snorkeling lengkap dapat disewa dengan biaya Rp150.000 hingga Rp200.000.

3. Gili Trawangan, Nusa Tenggara Barat: Pulau Bebas Kendaraan Bermotor dengan Pesona Bawah Laut

Baca Juga: 3 Destinasi Wisata Alam Tercantik di Indonesia dengan Kepopuleran Tertinggi Versi Wisatawan Global, Ada di Papua Salah Satunya

Gili Trawangan merupakan pulau terbesar dari gugusan tiga Gili di barat laut Lombok. Keistimewaan utama destinasi ini adalah larangan operasional kendaraan bermotor, sehingga suasana pantainya benar-benar bersih, tenang, dan bebas polusi. 

Aktivitas yang dapat dilakukan antara lain snorkeling bersama penyu laut liar, berfoto di ayunan ikonik yang terletak di tengah laut, serta mengunjungi patung bawah air Nest di perairan dekat Gili Meno.

Lokasi Gili Trawangan terletak di Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat. Kawasan ini tidak memungut biaya tiket masuk. Dari Pelabuhan Bangsal, Lombok, wisatawan dapat menyeberang menggunakan kapal publik reguler dengan tarif Rp20.000 hingga Rp25.000. 

Alternatif lain, dari Bali (Pelabuhan Padang Bai) tersedia layanan fast boat mulai Rp400.000 hingga Rp485.000 sekali jalan. Untuk menikmati keindahan bawah laut, tersedia paket snorkeling ke tiga Gili seharga Rp100.000 hingga Rp200.000 per orang, sementara sewa sepeda untuk berkeliling pulau dikenakan biaya Rp50.000 per hari.

Baca Juga: 4 Destinasi Wisata Kebun Binatang Modern di Pulau Jawa yang Bikin Anak Senang, Cek Daftar Lengkapnya di Sini

4. Kepulauan Derawan, Kalimantan Timur: Berenang di Danau Ubur-Ubur Tanpa Sengat

Kepulauan Derawan merupakan gugusan empat pulau eksotis di Kabupaten Berau, yakni Derawan, Maratua, Sangalaki, dan Kakaban. Destinasi ini pernah masuk dalam daftar 100 pantai terbaik dunia versi lembaga internasional. 

Daya tarik paling ikonik adalah Danau Kakaban, sebuah danau laut di tengah pulau yang dihuni ribuan ubur-ubur tanpa sengat, sehingga pengunjung dapat berenang bersama mereka dengan aman. Selain itu, di Pulau Sangalaki, wisatawan dapat menyaksikan penyu hijau bertelur dan menyelam bersama ikan pari manta raksasa.

Kepulauan Derawan ini terletak di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Tiket masuk ke pulau-pulau utama tidak dipungut biaya, namun untuk memasuki Danau Ubur-Ubur Kakaban dikenakan retribusi sebesar Rp20.000 hingga Rp30.000. 

Baca Juga: 5 Destinasi Wisata Pegunungan Paling Menenangkan di Pulau Jawa untuk Pulihkan dari Penat Kota, Cek di Sini

Untuk eksplorasi optimal, wisatawan disarankan menyewa speedboat dengan paket 4 Islands Tour seharga Rp1.500.000 hingga Rp2.500.000 per kapal yang dapat diisi oleh 5 hingga 7 orang.

5. Taman Nasional Wakatobi, Sulawesi Tenggara: Rumah bagi 750 Spesies Terumbu Karang Dunia

Wakatobi dikenal dalam komunitas kelautan internasional sebagai Surga Nyata Bawah Laut. Kawasan ini memiliki sekitar 750 spesies terumbu karang dari total 850 spesies yang ada di seluruh dunia.

Selain itu, Wakatobi juga memiliki terumbu karang penghalang (barrier reef) terbesar kedua di dunia setelah Great Barrier Reef Australia. Wisatawan tidak hanya dapat menyelam, tetapi juga berinteraksi langsung dengan masyarakat Suku Bajo yang memiliki tradisi bahari unik.

Baca Juga: Cari Pantai Pasir Putih di Jawa Barat? Ini 5 Rekomendasi Terbaru 2026 yang Wajib Masuk Wishlist Liburanmu

Taman Nasional Wakatobi berada di Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Tiket masuk kawasan wisata sangat terjangkau, yakni Rp5.000 pada hari biasa dan Rp7.500 pada akhir pekan. Bagi wisatawan yang ingin menyelam, tersedia layanan penyewaan perlengkapan lengkap dengan pemandu lokal seharga Rp500.000 hingga Rp800.000 per satu kali penyelaman.

6. Pantai Ora, Maluku Tengah: Maladewa-nya Indonesia dengan Penginapan Terapung

Pantai Ora di Pulau Seram sering dijuluki sebagai Maladewa versi Indonesia berkat kejernihan airnya yang bagaikan kaca serta keberadaan pondok-pondok kayu terapung di atas laut. 

Tebing batu gamping (limestone) yang menjulang dengan tutupan hutan tropis di belakangnya menciptakan lanskap yang dramatis dan fotogenik. Keunikan lainnya, terumbu karang berwarna-warni sudah dapat terlihat jelas dari dermaga tanpa perlu menyelam, menjadikan destinasi ini cocok untuk wisatawan yang mengutamakan kenyamanan dan kemewahan.

Baca Juga: Libur Akhir Mei Makin Hemat, The Jungle Bogor Berikan Flash Sale hingga Promo Idul Adha

Pantai Ora terletak di Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku. Tiket masuk kawasan pantai tidak dipungut biaya. Untuk mencapai lokasi, wisatawan perlu menempuh perjalanan laut menggunakan speedboat reguler dari Pelabuhan Tulehu menuju Amahai dengan tarif Rp150.000 hingga Rp250.000. 

Akomodasi di Ora Beach Resort dibanderol mulai Rp1.500.000 hingga Rp3.500.000 per malam, tergantung pada tipe pondok atas air serta paket konsumsi yang dipilih.

Catatan sebelum berkunjung, segala bentuk harga tiket masuk, tarif transportasi laut, dan biaya sewa peralatan bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu, terutama pada musim liburan puncak (high season) seperti bulan Juni–Agustus serta masa libur Natal dan Tahun Baru.***

Editor : Eli Kustiyawati
#wisata #liburan #laut