RADAR BOGOR - Magelang memang tak pernah kehabisan cara untuk membuat wisatawan jatuh hati dengan tempat wisata. Selama ini banyak orang mengenalnya sebagai rumah bagi Borobudur, salah satu mahakarya peradaban dunia.
Namun jika perjalanan wisata dilanjutkan ke arah pegunungan, Magelang menyimpan wajah lain yang tak kalah memikat.
Hamparan perkebunan di lereng gunung Magelang, desa wisata yang mendunia, lautan awan yang seolah menyentuh langit, hingga hutan pinus yang menenangkan menjadi bukti bahwa daerah ini memiliki kekayaan alam yang luar biasa.
Bagi para pencinta alam, pemburu sunrise, fotografer, maupun wisatawan yang hanya ingin menikmati udara sejuk pegunungan, berikut enam destinasi wisata Magelang yang layak masuk daftar perjalanan yang dilansir dari video Vlog YouTube Elocer Channel:
1. Negeri Sayur Sukomakmur
Di lereng Gunung Sumbing, terdapat sebuah kawasan wisata yang menawarkan panorama hijau sejauh mata memandang.
Negeri Sayur Sukomakmur menghadirkan pemandangan terasering perkebunan sayur yang tersusun mengikuti kontur perbukitan. Dari gardu pandang, hamparan kebun tersebut tampak seperti permadani raksasa yang membentang di antara kabut dan pegunungan.
Baca Juga: Fakta Menarik, 2 Kecamatan Terkecil dan Terbesar di Kota Bogor
Keindahan tempat ini paling terasa saat pagi hari. Kabut tipis yang menggantung di atas lahan pertanian perlahan tersingkap oleh cahaya matahari yang muncul dari balik gunung. Momen inilah yang menjadi alasan banyak wisatawan rela datang sejak sebelum subuh.
Untuk menikmati suasana tersebut, pengunjung hanya perlu membayar tiket masuk sekitar Rp8.000 pada hari biasa dan Rp10.000 saat akhir pekan.
Selain gardu pandang, kawasan ini juga dilengkapi area camping, glamping, homestay, gazebo, mushola, toilet, hingga fasilitas jeep wisata.
2. Nepal Van Java
Baca Juga: Wali Kota Bogor Dedie Rachim Kunjungi PMPP TNI, Peringati Hari Penjaga Perdamaian PBB
Popularitas Nepal Van Java membuat nama Desa Butuh kini dikenal hingga ke berbagai daerah di Indonesia. Julukan tersebut muncul karena bentuk permukiman warga yang bertingkat mengikuti lereng Gunung Sumbing, sehingga menyerupai desa-desa pegunungan di Nepal.
Rumah-rumah berwarna-warni yang saling bertumpuk menciptakan panorama unik yang langsung menarik perhatian siapa pun yang melihatnya. Namun daya tarik Nepal Van Java tidak hanya terletak pada tampilannya.
Berjalan kaki menyusuri gang-gang sempit desa memberikan kesempatan bagi wisatawan untuk melihat langsung kehidupan masyarakat pegunungan yang masih sangat kental dengan budaya gotong royong dan aktivitas pertanian.
Baca Juga: Pengemudi Minta Ambulans Diprioritaskan saat Terjebak One Way di Jalur Puncak Bogor
Dengan tiket masuk sekitar Rp10.000 hingga Rp15.000 per orang, pengunjung dapat menikmati berbagai fasilitas pendukung seperti area parkir, gardu pandang, spot foto, mushola, toilet, warung makan, hingga homestay yang dikelola warga setempat.
3. Negeri Kahyangan atau Tol Kahyangan
Jika ada tempat di Magelang yang mampu membuat seseorang merasa sedang berdiri di atas awan, maka jawabannya adalah Negeri Kahyangan. Lokasi yang lebih dikenal dengan nama Tol Kahyangan ini menjadi salah satu spot sunrise paling populer di Jawa Tengah.
Daya tarik utamanya adalah jalan setapak yang membentang di puncak bukit. Saat lautan awan memenuhi lembah di bawahnya, jalur tersebut terlihat seolah menghubungkan bumi dan langit. Pemandangan semakin sempurna ketika Gunung Sumbing muncul gagah di kejauhan sebagai latar belakang.
Untuk menikmati panorama yang luar biasa tersebut, pengunjung cukup membayar tiket masuk sekitar Rp10.000 per orang. Di kawasan ini tersedia gardu pandang, area foto, warung kopi sederhana, toilet, area parkir, serta beberapa lokasi camping yang mulai berkembang.
4. Ketep Pass
Berbeda dari destinasi sebelumnya yang lebih menonjolkan nuansa petualangan alam, Ketep Pass menawarkan kombinasi wisata panorama dan edukasi.
Terletak di antara Gunung Merapi dan Gunung Merbabu, Ketep Pass menghadirkan salah satu titik pandang terbaik untuk menikmati keindahan kedua gunung tersebut secara bersamaan. Dari gardu pandangnya, hamparan perbukitan dan lembah hijau terlihat begitu luas, menciptakan pemandangan yang memanjakan mata.
Pengunjung dikenakan tiket masuk sekitar Rp12.500 hingga Rp15.000 per orang. Selain panorama alam, tersedia pula Museum Vulkanologi, bioskop mini, teropong pengamatan, area kuliner, mushola, toilet, dan area parkir yang luas. Fasilitas inilah yang menjadikan Ketep Pass sebagai destinasi favorit keluarga.
5. Senja Pagi Cafe & Glamping
Tidak semua wisata pegunungan harus ditempuh dengan mendaki atau berjalan jauh. Senja Pagi Cafe & Glamping menawarkan cara yang lebih santai untuk menikmati alam.
Berada di kawasan Ngablak yang terkenal dengan panorama pegunungannya, tempat ini menghadirkan pemandangan alam sebagai daya tarik utama. Dari area duduk kafe, pengunjung dapat menikmati siluet gunung yang berdiri megah di kejauhan sambil menyeruput kopi hangat atau menikmati makanan khas.
Tidak ada tiket masuk khusus untuk menikmati suasana di sini. Pengunjung cukup membeli makanan atau minuman dengan kisaran harga sekitar Rp25.000 hingga Rp50.000. Selain area kafe, tersedia pula fasilitas glamping, spot foto, toilet, area parkir, dan ruang untuk kegiatan komunitas maupun gathering.
Baca Juga: Korsleting Listrik Picu Kebakaran Rumah di Sempur Kaler Bogor, 2 KK Mengungsi
6. Top Selfie Pinusan Kragilan
Jika lima destinasi sebelumnya menawarkan panorama pegunungan terbuka, maka Top Selfie Pinusan Kragilan menghadirkan suasana yang berbeda melalui keteduhan hutan pinus.
Ribuan pohon pinus yang menjulang tinggi menciptakan atmosfer yang tenang dan sejuk. Cahaya matahari yang menembus sela-sela batang pohon menghadirkan pemandangan yang sangat fotogenik dan menjadi favorit para pemburu foto.
Dengan tiket masuk sekitar Rp10.000 per orang, wisatawan dapat menikmati berbagai fasilitas seperti rumah pohon, hammock, ayunan, spot foto tematik, warung makan, toilet, serta area parkir yang memadai. Tempat ini menjadi pilihan ideal bagi mereka yang ingin bersantai sambil menikmati suasana alam yang lebih teduh dan menenangkan.
Magelang mungkin dikenal dunia karena Borobudur, tetapi enam destinasi tersebut membuktikan bahwa pesona daerah ini tidak berhenti pada satu ikon saja.
Dari hamparan perkebunan di Sukomakmur, desa pegunungan ala Nepal, lautan awan di Tol Kahyangan, panorama Merapi dan Merbabu di Ketep Pass, suasana santai Senja Pagi Cafe, hingga keteduhan Pinusan Kragilan, semuanya menawarkan pengalaman yang berbeda namun sama-sama berkesan.
Menariknya, sebagian besar destinasi tersebut dapat dinikmati dengan biaya yang relatif terjangkau. Dengan tiket masuk yang umumnya berada di bawah Rp15.000 per orang, wisatawan sudah dapat menikmati lanskap pegunungan yang menjadi salah satu kekayaan alam terbaik yang dimiliki Magelang. Bagi siapa pun yang merindukan udara segar, pemandangan indah, dan suasana yang jauh dari hiruk-pikuk perkotaan, Magelang selalu memiliki alasan untuk dikunjungi kembali.
Editor : Rani Puspitasari Sinaga