Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

Menelusuri Rumah Masa Kecil Presiden Kedua Indonesia Soeharto, Sejarah yang Menyimpan Banyak Kisah

Lucky Lukman Nul Hakim • Senin, 1 Juni 2026 | 07:12 WIB
Museum Memorial Jenderal Besar H.M. Soeharto di Dusun Kemusuk, Desa Argomulyo, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Museum Memorial Jenderal Besar H.M. Soeharto di Dusun Kemusuk, Desa Argomulyo, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

RADAR BOGOR - Di sebuah sudut tenang Dusun Kemusuk, Desa Argomulyo, Kecamatan Sedayu, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, berdiri sebuah tempat bersejarah yang menyimpan jejak perjalanan hidup Presiden Kedua Republik Indonesia, Jenderal Besar H.M. Soeharto.

Museum Memorial Jenderal Besar H.M. Soeharto menjadi destinasi yang banyak dikunjungi wisatawan untuk mengenal lebih dekat sosok pemimpin yang memegang tampuk pemerintahan Indonesia selama lebih dari tiga dekade.

Lokasinya berada tepat di tepi jalan utama, sehingga mudah ditemukan pengunjung. 

Baca Juga: Kiblatnya Pecinta Kepiting, Ini 5 Kuliner Paling Hits di Balikpapan yang Wajib Masuk Daftar Kunjungan

Gerbang megah yang berdiri di pintu masuk langsung menyambut setiap orang yang datang untuk menelusuri kisah masa kecil Soeharto di kampung halamannya.

Dari Kemusuk Menuju Istana Negara

Berdasarkan informasi yang tertera di kawasan memorial, rumah tersebut merupakan tempat Soeharto menghabiskan masa kecilnya sebelum meniti perjalanan panjang hingga menjadi presiden.

Di area depan museum, pengunjung dapat melihat patung Jenderal Besar H.M. Soeharto yang berdiri sebagai simbol penghormatan atas jasa-jasanya bagi bangsa Indonesia.

Tak jauh dari lokasi tersebut, terdapat sebuah patung yang menggambarkan dua anak kecil sedang menunggang kerbau. 

Patung itu memiliki makna khusus karena merepresentasikan kehidupan Soeharto semasa kecil bersama sahabatnya ketika masih tinggal di Kemusuk.

Menurut informasi yang diperoleh di lokasi, sosok anak yang berada di bagian atas patung merupakan gambaran Soeharto kecil, sementara anak yang berada di bagian bawah adalah teman sepermainannya. 

Disebutkan pula bahwa sahabat masa kecil tersebut masih hidup hingga sekarang.

Wisata Sejarah yang Ramah bagi Pengunjung

Selain menyuguhkan berbagai koleksi sejarah, kawasan Memorial Jenderal Besar H.M. Soeharto juga dilengkapi fasilitas penunjang bagi wisatawan.

Salah satunya adalah musala yang berada di dalam area kompleks memorial. 

"Saya sengaja datang ke sini bersama keluarga, untuk mengetahui sejarah," ucap Rizki Fauzi (42) salah satu wisatawan asal Sukabumi. 

Kehadiran fasilitas ibadah tersebut memudahkan pengunjung yang ingin melaksanakan salat tanpa harus meninggalkan lokasi wisata.

Baca Juga: Punya Cita Rasa Unik, Ini 5 Kuliner Legendaris Semarang yang Takkan Ditemukan di Kota Lain

Keberadaan fasilitas tersebut menunjukkan bahwa pengelola museum tidak hanya menghadirkan nilai edukasi sejarah, tetapi juga memperhatikan kenyamanan para wisatawan yang datang dari berbagai daerah.

Filosofi Jawa yang Menggambarkan Karakter Soeharto

Di kawasan memorial, pengunjung juga dapat menemukan sejumlah pesan moral yang sarat makna. 

Salah satunya berupa tulisan berbahasa Jawa yang mencerminkan nilai-nilai kehidupan yang selama ini melekat pada sosok Soeharto.

Pesan tersebut mengandung makna tentang pentingnya memiliki hati yang tenang, bersikap sabar, bertindak bijaksana, serta menjalani kehidupan yang saleh dan taat beragama.

Nilai-nilai tersebut juga tergambar melalui relief yang menampilkan sosok Soeharto mengenakan busana muslim lengkap dengan peci. 

Visualisasi itu menjadi simbol kedekatan mantan presiden tersebut dengan nilai-nilai religius yang diyakininya sepanjang hidup.

Menyusuri Jejak Sejarah Presiden Terlama Indonesia

Museum Memorial Jenderal Besar H.M. Soeharto tidak hanya menjadi tempat penyimpanan benda-benda bersejarah, tetapi juga menjadi ruang refleksi untuk memahami perjalanan hidup seorang anak desa yang kelak memimpin Indonesia selama 32 tahun.

Dari lingkungan sederhana di Kemusuk, Bantul, Soeharto memulai langkahnya hingga akhirnya tercatat dalam sejarah sebagai presiden dengan masa jabatan terlama di Indonesia.

Baca Juga: Healing di Jogja, Kembang Menoreh Villa Kulon Progo, Surga Tersembunyi dengan Pemandangan Sawah yang Bikin Hati Adem

Bagi wisatawan yang berkunjung ke Yogyakarta, memorial ini menawarkan pengalaman berbeda yakni menyaksikan secara langsung tempat yang menjadi bagian penting dari perjalanan hidup salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah bangsa. (*)

Editor : Lucky Lukman Nul Hakim
#yogyakarta #bantul #soeharto #rumah #presiden