Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

4 Destinasi Wisata Unggulan di Kabupaten Lebak Banten untuk Warga Bogor, Ada Pantai hingga Air Terjun

Kholikul Ihsan • Kamis, 11 Juni 2026 | 20:42 WIB
Pantai Sawarna Lebak, Banten. (Foto: Instagram @pantaisawarna.id)
Pantai Sawarna Lebak, Banten. (Foto: Instagram @pantaisawarna.id)

RADAR BOGOR - Selama ini, ketika warga Bogor mendengar kata liburan alam, pikiran langsung tertuju ke Puncak atau Bandung. Padahal, ada satu kawasan di ujung barat Pulau Jawa yang menyimpan kekayaan alam jauh lebih autentik, menantang, dan masih sangat perawan. Namanya Kabupaten Lebak, Banten.

Terletak di bagian selatan Provinsi Banten, Kabupaten Lebak menawarkan potensi wisata yang sangat berbeda dari destinasi mainstream. 

Di tempat wisata ini anda tidak akan menemukan kafe kekinian berjejer rapi atau taman bermain instagramable yang seragam. 

Baca Juga: Sambut Janji Perbaikan Jalan Nanggung - Rancabakti, Warga Kerja Bakti Pakai Uang Pemberian Bupati Bogor

Yang Anda temukan adalah jajaran pantai eksotis yang berhadapan langsung dengan Samudra Hindia, goa-goa purba dengan sungai bawah tanah, air terjun tersembunyi yang debit airnya deras seperti miniatur Niagara, serta hamparan pasir putih sepanjang 15 kilometer yang masih asri.

Dikutip dari Google maps, di kabupaten Lebak terdapat empat destinasi yang sayang untuk dilewatkan. Buat Anda warga Bogor yang merasa liburan ke Puncak sudah terlalu biasa dan ingin merasakan petualangan sejati, simak ulasan lengkapnya berikut ini. 

1. Eksplorasi Perut Bumi di Goa Lalay

Bagi Anda yang menyukai petualangan yang memacu adrenalin dan tidak takut basah serta kotor, Goa Lalay adalah destinasi wisata bawah tanah atau caving yang sangat eksotis. 

 Baca Juga: Unida Kukuhkan 405 Lulusan pada Wisuda ke-53, Cetak Generasi Unggul Berkarakter Tauhid

Terletak tidak jauh dari kawasan Pantai Sawarna di Kecamatan Bayah, goa alami dengan karakteristik batuan kapur atau karst ini menyuguhkan pemandangan yang luar biasa begitu Anda melangkah masuk ke dalam mulut goa. 

Di dalamnya, Anda akan disambut oleh jajaran stalaktit dan stalagmit yang masih aktif meneteskan air, menciptakan formasi batuan yang berkilau saat terkena cahaya senter. 

Nama Lalay sendiri berasal dari bahasa Sunda yang berarti kelelawar, dan goa ini memang merupakan rumah bagi ribuan kelelawar yang bergelantungan di langit-langit goa.

Aktivitas utama yang paling dicari di Goa Lalay adalah river caving, yaitu menyusuri sungai yang mengalir di dalam goa. Bagian dalam goa ini dialiri oleh sungai bawah tanah dengan dasar yang berlumpur dan kedalaman air berkisar antara sepinggang hingga sedada orang dewasa. 

 Baca Juga: Setelah Penantian Panjang, Penataan Alun-Alun Empang Kota Bogor Bakal Segera Dilaksanakan

Menjelajahi goa sepanjang ratusan meter dengan menerobos aliran sungai yang dingin dan kadang harus merayap di antara celah-celah batu memberikan sensasi petualangan yang sangat menantang namun tetap aman karena Anda akan didampingi oleh pemandu warga lokal yang sudah sangat hafal dengan setiap liku goa. 

Jika Anda berkunjung menjelang petang, jangan lewatkan fenomena magis saat ribuan kelelawar terbang keluar dari mulut goa secara bersamaan untuk mencari makan, sebuah pemandangan alam yang hanya bisa Anda saksikan di tempat-tempat tertentu di Indonesia.

2. Pantai Sawarna

Pantai Sawarna adalah pusat wisata pantai paling terkenal di Kabupaten Lebak, bahkan bisa dibilang menjadi ikon utama wisata Banten selatan. 

Berbeda dengan pantai utara Banten yang ombaknya cenderung tenang, Sawarna memiliki karakter ombak laut selatan yang besar dan ganas, dikelilingi oleh batuan karang yang megah serta hamparan pasir putih yang luas. 

 Baca Juga: Hanya 4 Jam dari Bogor, Destinasi Wisata Suku Baduy Menawarkan Pengalaman Hidup Tanpa Listrik dan Gawai

Kawasan ini memiliki tiga spot legendaris yang semuanya berada dalam satu kawasan, sehingga Anda tidak perlu berpindah jauh untuk menikmati tiga wajah pantai yang berbeda. 

Sawarna sudah lama dikenal di kalangan peselancar internasional, fotografer alam, hingga backpacker yang mencari keindahan pantai yang masih asri dan belum terlalu tersentuh komersialisasi berlebihan.

Spot pertama yang paling ikonik adalah Tanjung Layar, di mana dua bongkah batu karang raksasa berdiri kokoh di tepi pantai menyerupai layar kapal. 

Spot ini menjadi ikon fotografi utama Banten yang paling banyak diburu wisatawan untuk latar foto matahari terbit atau terbenam. 

Baca Juga: 125 KK di Citeureup Terdampak Kekeringan, BPBD Kabupaten Bogor Salurkan 5.000 Liter Air Bersih

Spot kedua adalah Pantai Ciantir, hamparan pasir putih yang luas dan menjadi surga favorit bagi para peselancar atau surfer internasional karena ombaknya yang konsisten dan menantang. 

Spot ketiga adalah Pantai Karang Taraje, sebuah tebing karang berundak di mana hempasan ombak besar yang menghantam karang akan mengalir turun melewati undakan-undakan tersebut, menciptakan fenomena alam yang sangat megah seperti air terjun laut, sebuah pemandangan yang hanya bisa ditemukan di beberapa pantai di dunia.

3. Curug Munding

Bagi Anda yang menyukai petualangan alam murni dan kesegaran air pegunungan, Curug Munding adalah destinasi air terjun tersembunyi yang menawarkan pemandangan sangat megah dan asri. 

Terletak di Kecamatan Gunung Kencana, Kabupaten Lebak, curug ini memiliki keunikan yang tidak dimiliki oleh air terjun lain di Banten yang biasanya cenderung menjulang tinggi namun sempit. 

Baca Juga: Hanya 4 Jam dari Bogor, Destinasi Wisata Suku Baduy Menawarkan Pengalaman Hidup Tanpa Listrik dan Gawai

Curug Munding justru memiliki bentangan dinding batu yang cukup lebar dengan debit air yang sangat besar dan deras, sehingga sekilas jika Anda memandangnya dari kejauhan, air terjun ini sangat mirip dengan miniatur Air Terjun Niagara di tengah hutan tropis. 

Suara gemuruh air yang jatuh dari ketinggian puluhan meter menciptakan suasana dramatis yang langsung membuat Anda merasa kecil dihadapan kekuatan alam.

Nama Munding sendiri berasal dari bahasa Sunda yang berarti kerbau. Menurut cerita masyarakat setempat, dinamakan demikian karena dahulu ada seekor kerbau milik warga yang melompat dari atas tebing air terjun tersebut saat melarikan diri dari kejaran sesuatu. 

Di bawah tumpahan air yang deras, terdapat kolam alami yang cukup luas dengan air yang sangat jernih dan dingin khas pegunungan. 

Baca Juga: Hanya 4 Jam dari Bogor, Destinasi Wisata Suku Baduy Menawarkan Pengalaman Hidup Tanpa Listrik dan Gawai

Wisatawan bisa berenang santai di area pinggiran kolam yang aman, atau sekadar duduk-duduk di atas batu-batu sungai besar sambil menikmati hempasan angin yang membawa uap air sejuk ke seluruh permukaan kulit. 

Dikelilingi oleh rimbunnya pepohonan tropis yang masih perawan, Curug Munding adalah tempat yang sempurna untuk melepas penat setelah menempuh perjalanan panjang yang melelahkan.

Akses menuju curug ini cukup menantang karena jalan menuju lokasi masih banyak yang berbatu dan belum beraspal mulus, sehingga kendaraan dengan ground clearance tinggi sangat direkomendasikan. 

4. Pantai Bagedur

Jika tiga destinasi sebelumnya lebih menonjolkan sisi petualangan dan tantangan, maka Pantai Bagedur adalah destinasi unggulan yang tepat untuk wisata rekreasi keluarga yang santai.

Baca Juga: Piala Dunia 2026 Segera Dimulai, Ini Timnas yang Dijagokan Wali Kota Bogor

Terletak di Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, pantai ini memiliki keunggulan yang berbeda dari pantai-pantai selatan lainnya. 

Garis pantainya sangat panjang, mencapai sekitar 15 kilometer, dengan karakteristik pasir yang putih, padat, rata, dan landai tanpa karang besar yang menghalangi. 

Karena tekstur pasirnya yang padat dan keras saat air surut, tepi pantai ini bahkan aman untuk dilalui oleh kendaraan bermotor, sebuah pemandangan yang sangat jarang ditemukan di pantai-pantai Indonesia. Anda bisa melihat mobil-mobil melintas di tepi air laut, menciptakan suasana yang unik dan berbeda.

Pantai Bagedur sangat ramah untuk wisata keluarga yang membawa anak-anak. Ombaknya tidak seganas Pantai Sawarna karena posisinya yang sedikit lebih terlindung, sehingga anak-anak bisa bermain pasir dengan aman di tepi pantai atau bermain air di area pinggiran yang dangkal. 

Baca Juga: Piala Dunia 2026 Segera Dimulai, Ini Timnas yang Dijagokan Wali Kota Bogor

Bagi orang dewasa, berjalan kaki menyusuri garis pantai sepanjang 15 kilometer sambil merasakan pasir putih di telapak kaki dan angin laut yang sepoi-sepoi adalah pengalaman yang sangat menenangkan. 

Tidak banyak warung atau fasilitas komersial di sepanjang pantai, sehingga suasana masih terasa sangat alami dan sunyi, hanya ada suara deburan ombak dan kicauan burung pantai. 

Bawalah bekal makanan dan minuman sendiri, gelar tikar di atas pasir, dan nikmati piknik keluarga dengan latar Samudra Hindia yang membentang luas tanpa batas.***

Editor : Asep Suhendar
#bogor #wisata #Banten