RADAR BOGOR - Ketika warga Bogor merencanakan liburan ke arah timur Jawa Barat, pilihannya kebanyakan hanya dua, Pantai Pangandaran atau petualangan Green Canyon. Padahal, di Kota Banjar, kota kecil di ujung tenggara Jawa Barat menyimpan pesona wisata yang sangat berbeda dan tidak kalah menarik.
Ya, Banjar. Kota yang sering disebut sebagai Gerbangnya Jawa Barat karena letaknya yang berbatasan langsung dengan Jawa Tengah ini memiliki karakteristik wisata yang unik dan berbeda dari daerah tetangganya.
Destinasi di Kota Banjar menonjolkan wisata air buatan yang ramah keluarga, dari danau tenang dikelilingi hutan pinus, hingga situs budaya asri yang sarat akan cerita rakyat dan sejarah Kerajaan Galuh.
Kota ini memiliki setidaknya enam destinasi unggulan yang wajib masuk daftar liburan alternatif Anda dikutip dari Google maps. Buat warga Bogor yang mungkin merasa liburan ke pantai sudah terlalu biasa atau ingin mencari pengalaman baru yang lebih tenang dan santai, Banjar bisa jadi pilihan.
1. Situ Mustika
Jika Anda membayangkan sebuah danau yang airnya tenang berwarna kebiruan, dikelilingi oleh pepohonan pinus yang menjulang tinggi dan rindang, maka Situ Mustika adalah gambaran sempurna dari imajinasi tersebut.
Destinasi wisata alam buatan yang paling ikonik di Kota Banjar ini menyuguhkan suasana yang sangat menenangkan.
Di tengah danau, terdapat sebuah pulau kecil yang dihubungkan oleh jembatan gantung kayu yang panjang dan melengkung, inilah ikon utama Situ Mustika yang paling banyak diburu wisatawan untuk berfoto.
Jembatan ini tidak hanya estetik, tetapi juga memberikan sensasi seru saat Anda melintasinya karena sedikit bergoyang. Di sekeliling danau, hamparan rumput hijau dan deretan pohon pinus menciptakan suasana seperti di kawasan pegunungan Eropa.
Bagi yang ingin lebih aktif, tersedia wahana air seperti sepeda air yang memungkinkan Anda mengelilingi danau sambil bercanda bersama keluarga.
Untuk pengunjung yang ingin menginap, tersedia area camping ground yang cukup luas dengan latar pemandangan danau yang tenang di malam hari.
Jangan lewatkan juga wahana flying fox yang membentang di atas danau, bagi Anda yang suka tantangan, terbang melintasi permukaan air sambil menikmati pemandangan dari ketinggian.
2. Waterpark Banjar (Banjar Water Park)
Jika Anda bepergian dengan keluarga dan membawa anak-anak, Waterpark Banjar atau Banjar Water Park adalah destinasi yang tidak boleh dilewatkan.
Ini adalah pusat rekreasi air keluarga terbesar di Kota Banjar yang menyediakan berbagai macam kolam renang dengan kedalaman yang berbeda-beda, mulai dari kolam anak yang dangkal dan aman, kolam arus yang menantang, hingga kolam prestasi untuk berenang serius.
Yang paling menarik perhatian tentu saja menara seluncuran air atau water slide yang menjulang tinggi dengan lintasan berliku, baik anak-anak maupun orang dewasa akan bergantian mengantri untuk merasakan sensasi meluncur cepat dan jatuh ke kolam dengan percikan air yang menyegarkan.
Selain itu, terdapat juga ember tumpah raksasa yang secara periodik akan menumpahkan air dalam jumlah besar ke kolam di bawahnya.
Suasana di Waterpark Banjar sangat ramai dan meriah, terutama pada akhir pekan atau hari libur nasional. Pengunjung datang dari berbagai kota di sekitar Banjar dan bahkan dari luar daerah.
3. Taman Kota Lapang Bhakti (Tamkot Banjar)
Baca Juga: Gak Terlalu Jauh dari Bogor, Ini 5 Rekomendasi Destinasi Wisata Terpopuler di Bekasi
Taman Kota Lapang Bhakti, atau yang akrab disebut Tamkot Banjar oleh warga setempat, adalah pusat aktivitas warga dan ruang terbuka hijau utama di jantung Kota Banjar.
Di siang hari, area ini dipenuhi oleh warga yang berolahraga: ada yang jogging mengelilingi taman, ada yang bermain basket di lapangan yang tersedia, dan tidak sedikit juga anak-anak muda yang sedang asyik bermain skateboard di area yang sudah disediakan.
Pohon-pohon besar yang rindang menaungi hampir seluruh area taman, membuat udara terasa sejuk meskipun matahari sedang terik.
Fasilitas yang tersedia cukup lengkap, mulai dari panggung hiburan yang sesekali menggelar pertunjukan seni lokal, area bermain anak dengan ayunan dan perosotan, hingga bangku-bangku taman yang nyaman untuk sekadar duduk santai.
Baca Juga: Mudah Diakses, 4 Rekomendasi Wisata Serang Banten Ini Bisa di Coba Warga Bogor
Namun daya tarik terbesar Tamkot Banjar baru terlihat saat matahari mulai terbenam. Ketika sore berganti malam, tempat ini bertransformasi menjadi pusat wisata kuliner lokal yang sangat hidup.
Puluhan gerobak dan tenda bermunculan di sepanjang tepian taman, menjajakan aneka jajanan kaki lima khas Priangan yang menggugah selera. Mulai dari cilok, batagor, cireng, nasi goreng, sate, hingga makanan manis seperti es campur dan pisang goreng.
4. Rest Area Banjar Atas (BA)
Rest Area Banjar Atas, atau yang lebih dikenal dengan singkatan BA oleh para pengendara yang sering melintasi jalur selatan Jawa, adalah destinasi yang unik karena berfungsi ganda, tempat istirahat para pengendara sekaligus destinasi wisata kuliner legendaris.
Kawasan ini sebenarnya adalah hutan kota yang terletak di pinggir jalan raya jalur selatan. Begitu Anda memasuki area BA, Anda akan langsung disambut oleh suasana teduh karena dinaungi oleh pohon-pohon besar yang telah berusia puluhan tahun.
Udara disini terasa sejuk dan segar, lawan yang sempurna dari kelelahan setelah berkendara berjam-jam.
Tidak heran jika BA menjadi tempat singgah wajib bagi para pengendara bus, truk, atau kendaraan pribadi yang melintasi jalur Banjar menuju Pangandaran atau sebaliknya.
Daya tarik utama Rest Area Banjar Atas adalah kulinernya yang legendaris. Yang paling terkenal adalah Cobek Belut, yaitu olahan belut yang dimasak dengan bumbu rempah khas Sunda dan disajikan dalam cobek tanah liat. Rasanya gurih, pedas, dan sangat menggugah selera.
Selain itu, tersedia juga Nasi Timbel (nasi yang dibungkus daun pisang dengan lauk ayam bakar, tempe, tahu, dan sambal), serta minuman segar seperti Kelapa Muda dan es jeruk peras.
Anda bisa menikmati makanan tersebut di bangku-bangku kayu yang tersebar di bawah rindangnya pohon besar, ditemani suara angin dan kicauan burung.
5. Lembah Pajamben
Bagi Anda yang suka berburu foto estetik dengan latar pemandangan alam, Lembah Pajamben adalah destinasi yang wajib Anda kunjungi.
Terletak di kawasan perbukitan Desa Binangun, Kecamatan Pataruman, tempat ini menawarkan pemandangan Kota Banjar dari ketinggian yang sangat memukau.
Pengelola telah menata kawasan ini dengan konsep taman kekinian yang dipadukan dengan panorama alam pedesaan yang masih asri.
Terdapat beberapa gardu pandang yang sengaja dibangun di titik-titik terbaik untuk menikmati pemandangan.
Dari gardu-gardu ini, Anda bisa melihat hamparan persawahan yang hijau, perbukitan yang bergelombang, dan di kejauhan, pusat Kota Banjar yang tampak mungil dari atas.
Selain menikmati pemandangan, Lembah Pajamben juga menyediakan berbagai spot foto instagramable yang sayang untuk dilewatkan.
Mulai dari ayunan dengan latar pemandangan kota, rangkaian lampu hias yang menyala di malam hari, hingga gazebo-gazebo kayu yang nyaman untuk bersantai.
Waktu terbaik berkunjung ke Lembah Pajamben adalah saat matahari terbit atau terbenam. Pada golden hour tersebut, langit berubah warna menjadi jingga keemasan, dan cahaya matahari yang lembut menciptakan efek dramatis pada setiap foto yang Anda ambil.
Jika Anda datang pada malam hari, Anda akan disuguhi pemandangan gemerlap lampu Kota Banjar dari kejauhan, pemandangan yang romantis dan menenangkan.
6. Situs Cagar Budaya Pulomajeti
Bagi Anda yang tidak hanya sekedar berlibur tetapi juga ingin menyelami sejarah dan budaya lokal, Situs Cagar Budaya Pulomajeti adalah destinasi yang sangat menarik.
Kawasan ini merupakan rawa kuno yang memiliki nilai sejarah tinggi karena terkait erat dengan Kerajaan Galuh, salah satu kerajaan Sunda kuno yang pernah berjaya di tanah Pasundan.
Tempat ini dianggap sakral oleh masyarakat setempat dan menyimpan berbagai cerita rakyat serta legenda yang diwariskan turun-temurun.
Beberapa orang datang ke sini untuk berziarah, sementara yang lain datang untuk belajar sejarah atau sekadar menikmati ketenangan area cagar budaya yang dikelilingi oleh rawa alami dan pepohonan tua yang rindang.
Suasana di Pulomajeti sangat tenang, sunyi, dan sedikit mistis, sangat cocok bagi Anda yang ingin merasakan nuansa berbeda dari wisata pada umumnya.
Anda bisa berjalan-jalan menyusuri area cagar budaya yang masih terjaga kelestariannya, melihat langsung rawa kuno yang menjadi saksi bisu peradaban masa lalu, serta mendengarkan cerita-cerita dari juru kunci atau warga sekitar yang biasanya dengan senang hati berbagi pengetahuan tentang sejarah tempat ini.
Bagi pecinta fotografi, Pulomajeti menawarkan pemandangan yang eksotis, air rawa yang tenang memantulkan bayangan pepohonan tua, dedaunan hijau yang merambat di permukaan air, dan suasana yang terasa seperti berhenti dari waktu.***
Editor : Eli Kustiyawati