Bansos Bogor Ekonomi Hiburan Internasional Jawa Barat Nasional Olahraga Otomotif Pendidikan Politik

6 Spot Terbaik Menikmati Pemandangan Situ Gunung Sukabumi Selama Warga Bogor Liburan

Kholikul Ihsan • Senin, 29 Juni 2026 | 17:34 WIB
Ground camping di Situ Gunung. (Instagram @situgunungcamping)
Ground camping di Situ Gunung. (Instagram @situgunungcamping)

RADAR BOGOR - Momen liburan sekolah sudah ada di depan mata, menjadi waktu yang pas untuk habiskan waktu keluarga dengan wisata alam, salah satu rekomendasinya ke Situ Gunung di Sukabumi.

Situ Gunung di Kecamatan Kadudampit, Kabupaten Sukabumi, adalah destinasi wisata alam yang menawarkan berbagai sudut pemandangan indah di ketinggian 850 meter di atas permukaan laut.

Kawasan ini memiliki enam spot terbaik yang masing-masing menyajikan pengalaman berbeda dan sayang untuk dilewatkan.

Baca Juga: Cocok Buat Liburan Warga Bogor, 3 Rekomendasi Wisata Air Terjun di Sukabumi

1. Tengah Jembatan Gantung

Suspension Bridge Situ Gunung adalah salah satu jembatan gantung di tengah hutan terpanjang di Asia Tenggara, membentang sepanjang 243 meter di atas lembah sungai sedalam 121 meter.

Dari titik tengah jembatan, pengunjung dapat menikmati panorama lautan tajuk pohon hijau tanpa batas dengan latar belakang siluet Gunung Gede Pangrango yang megah.

Waktu terbaik berkunjung adalah pukul 07.00–08.00, saat kabut tipis masih menggantung di antara pepohonan dan sinar matahari pertama mulai menembus celah kanopi dari arah timur.

Baca Juga: Catat Rekor Kunjungan Terbanyak, 7 Fakta Menarik Taman Margasatwa Ragunan Jakarta

2. Teras Bintang

Teras Bintang adalah panggung kayu yang dibangun di ketinggian pohon dekat pintu masuk jembatan gantung.

Dari sini, pengunjung dapat melihat jembatan gantung secara utuh dari kejauhan dengan latar vegetasi hutan dan siluet pegunungan yang memukau, perspektif yang justru tidak bisa dirasakan saat berdiri di atas jembatan itu sendiri.

Spot ini paling cocok dinikmati di pagi hari sambil duduk tenang menyaksikan burung-burung hutan berpindah di antara pepohonan.

Baca Juga: Jalan-Jalan ke Bogor Tak harus Kulineran, di Sini Anda Bisa Membuat Keramik dan Membatik 

3. Tepi Danau Situ Gunung

Danau purba yang dikelilingi hutan pinus lebat ini menawarkan ketenangan yang berbeda dari keramaian area jembatan.

Pada pagi hari sebelum angin datang, permukaan danau setenang cermin, memantulkan langit, pinus, dan kabut dalam panorama yang memukau.

Pengunjung dapat menyewa rakit bambu tradisional untuk mengapung ke tengah danau dan menikmati panorama 360 derajat. Tersedia pula gazebo kayu di tepi danau bagi yang ingin bersantai tanpa harus naik rakit.

Baca Juga: Warga Bogor Perlu Tahu, Ini Keunikan Desa Wisata Hanjeli di Sukabumi

4. Jembatan Kayu Curug Sawer

Setelah melewati jembatan gantung utama dan menuruni trek berbatu, pengunjung akan tiba di Curug Sawer.

Spot terbaik untuk menikmati air terjun setinggi 35 meter ini adalah dari jembatan kayu melengkung yang dibangun tepat di depannya. Dari sini, seluruh tinggi air terjun terlihat jelas dengan latar dinding tebing batu gelap dan vegetasi hijau lebat di sekelilingnya.

Bonus tambahan: pada sore hari, percikan air Curug Sawer kadang membentuk pelangi kecil yang hanya terlihat dari posisi tertentu di jembatan kayu ini.

Baca Juga: Itinerary Bogor Barat Seharian: 6 Destinasi Alam, hingga Tempat Ngopi yang Wajib Dikunjungi

5. Jembatan Lembah Purba

Tersedia bagi pengunjung yang mengambil Paket Lembah Purba, jembatan ini menawarkan suasana yang lebih intim dibandingkan jembatan pertama.

Dikelilingi kanopi pohon setinggi jembatan dari kiri dan kanan, pengalaman berjalan di atasnya terasa seperti melewati terowongan hidup dari daun dan cabang pohon.

Sepanjang jalur menuju jembatan ini, pengunjung juga dapat menikmati hutan hujan yang masih alami dengan cahaya matahari yang menembus celah kanopi dalam berkas-berkas tipis yang terus bergerak mengikuti angin.

Baca Juga: Mengenal Desa Wisata Purwabakti di Kabupaten Bogor, Tembus 75 Besar ADWI

6. Dek De' Balcone

Bagi yang ingin menikmati pemandangan Situ Gunung tanpa banyak berjalan kaki, Restoran De' Balcone di area glamping menjadi pilihan terbaik.

Dek kayu terbuka bergaya balkon ini menghadap langsung ke tebing hijau dan jembatan gantung, lengkap dengan angin dingin dari arah lembah yang berhembus bebas.

Pemandangan dari dek ini berubah hampir setiap sepuluh menit pada pagi hari yang berkabut, menjadikannya tempat ideal untuk bersantai sambil menikmati kopi atau teh hangat. Cocok pula untuk anggota keluarga yang tidak bisa berjalan jauh, seperti orang tua atau anak kecil.

Baca Juga: Warga Bogor Harus Coba, Ini 4 Wisata Bernuansa Eropa di Jawa Barat

Tips Berkunjung

Pengelola Situ Gunung membagi akses kawasan ke dalam tiga jalur tiket: Merah, Hijau, dan Lembah Purba.

Untuk menikmati semua enam spot sekaligus, Paket Lembah Purba adalah pilihan terbaik karena mencakup akses ke seluruh kawasan beserta fasilitas shuttle internal antarspot.

Datanglah sebelum pukul 08.00 untuk mendapatkan pengalaman terbaik: kabut danau yang masih utuh, sinar pagi yang dramatis di atas jembatan, suasana hutan yang masih sunyi, dan udara yang paling segar sebelum keramaian siang tiba.***

Editor : Eli Kustiyawati
#wisata alam #sukabumi #Situ Gunung #liburan