RADAR BOGOR – Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah, yang terletak persis di bawah kaki Gunung Lawu, terus menjadi primadona bagi para pencari ketenangan dan udara sejuk pegunungan.
Dikenal dengan julukan Bumi Intanpari, Karanganyar menawarkan paket wisata alam dan edukasi yang sangat komplit.
Mulai dari situs sejarah pabrik gula era kolonial, rimbunnya hutan konservasi dataran tinggi, hingga eksotisme air terjun tersembunyi yang dijuluki surga yang hilang.
Bagi para pelancong yang ingin melepaskan penatnya suasana perkotaan dan menikmati segarnya embusan angin pegunungan, berikut 3 rekomendasi tempat wisata di Karanganyar yang wajib masuk dalam daftar perjalanan Anda.
1. Agrowisata Sondokoro
Bagi Anda yang merencanakan liburan keluarga yang sarat akan nilai edukasi dan sejarah, Agrowisata Sondokoro adalah tempat yang sangat tepat.
Berada di kawasan Pabrik Gula (PG) Tasikmadu, destinasi ini menawarkan perpaduan unik antara taman rekreasi modern dengan sejarah industri gula era kolonial Belanda yang masih terawat dengan sangat baik.
Daya tarik utama yang paling digemari wisatawan di tempat ini adalah kesempatan menaiki lokomotif uap kuno (Spoor Teboe) peninggalan masa lalu untuk berkeliling area pabrik.
Baca Juga: Pancong Balap Boga Rasa: Warkop 24 Jam Favorit Warga Depok Kini Hadir di Bogor
Selain itu, kawasan Sondokoro juga dinaungi oleh pohon-pohon rindang raksasa yang membuat suasananya sangat teduh, serta dilengkapi wahana outbound dan kolam renang anak.
Kawasan wisata keluarga bersejarah ini siap menyambut pengunjung setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.
2. Taman Hutan Raya (Tahura)
Bergeser ke arah dataran tinggi Ngargoyoso, Taman Hutan Raya (Tahura) K.G.P.A.A. Mangkunegoro I menawarkan pelarian sempurna bagi para pencinta alam sejati.
Kawasan hutan konservasi ini menyajikan hamparan hutan pinus dan cemara yang sangat lebat dengan udara yang sangat dingin dan bersih khas pegunungan Lawu.
Di Tahura, wisatawan dapat melakukan aktivitas berjalan santai menyusuri jalan setapak yang rapi, berkemah di area camping ground yang tenang, hingga berburu foto estetis di antara barisan pohon pinus yang menjulang tinggi.
Keberadaan beberapa satwa liar yang dilindungi juga menambah kesan alami tempat ini. Kawasan hutan lindung yang asri ini beroperasi setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 18.00 WIB.
3. Air Terjun Jumog
Sering kali dijuluki sebagai "The Lost Paradise" atau Surga yang Hilang, Air Terjun Jumog menyajikan keindahan alam yang luar biasa menakjubkan.
Baca Juga: NCTzen Siap-Siap! Film Jeno dan Jaemin NCT DREAM Siap Tayang di Bioskop, Tiket Mulai Dijual
Terletak di sebuah lembah hijau yang subur, air terjun setinggi kurang lebih 30 meter ini menawarkan aliran air yang sangat jernih dan dingin, dikelilingi oleh dinding tebing batu yang ditumbuhi tanaman paku alami yang hijau royo-royo.
Jalur menuju titik air terjun juga sangat ramah wisatawan karena telah dilengkapi dengan tangga batu yang tertata rapi.
Salah satu aktivitas ikonik yang sangat digemari di Jumog adalah menikmati hidangan kuliner tradisional di warung-warung makan yang mejanya ditata langsung di sepanjang aliran sungai berbatu di bawah air terjun.
Destinasi wisata alam eksotis ini siap menerima kunjungan pelancong setiap hari mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB pada hari kerja, dan pukul 07.00 hingga 17.00 WIB pada akhir pekan. (Dimas/Unpak)
Editor : Yosep Awaludin