RADAR BOGOR - Bagi warga Cibitung, Cikarang, dan sekitarnya yang mencari pengalaman wisata edukasi sekaligus healing berbeda, wisata petik melon hidroponik di kawasan Perumahan Gramapuri Persada Cibitung bisa menjadi pilihan menarik.
Tempat ini menawarkan sensasi memetik melon premium langsung dari kebun, dengan konsep budidaya hidroponik yang jarang ditemukan di tempat wisata sejenis.
Simak informasi lengkap mulai dari lokasi hingga tips memilih melon di wisata petik melon hidroponik.
Baca Juga: 7 Destinasi Wisata Terbaik di Taman Nasional Ujung Kulon, Ada Sungai Mirip Amazon
Lokasi dan Akses
Wisata petik melon ini berlokasi di dalam kawasan Perumahan Gramapuri Persada Cibitung, tepatnya di Blok T paling ujung, dekat dengan area danau perumahan.
Untuk menuju lokasi, pengunjung cukup masuk melalui gerbang utama perumahan, lurus terus hingga melewati tiga bundaran, kemudian mengambil arah lurus hingga mentok, lalu belok kiri hingga menemukan danau sebagai penanda lokasi.
Baca Juga: Pantai Ora Maluku, Surga Tersembunyi yang Dijuluki Maldives Lokal, Airnya Bening Bak Kristal
Konsep Budidaya Hidroponik
Kebun melon ini dikelola oleh kelompok tani setempat bernama Kelompok Tani Beken, yang membudidayakan melon secara 100% hidroponik menggunakan media tanam cocopeat, tanpa menggunakan tanah sama sekali.
Proses budidaya dari masa tanam hingga panen memakan waktu sekitar 65 hari.
Baca Juga: Bak Akuarium Raksasa Alami, Telaga Biru Cicerem Jadi Surga Tersembunyi di Kaki Gunung Ciremai
Tiga Jenis Melon Premium
Terdapat tiga varian melon premium yang ditanam di kebun ini, yaitu:
- Sweet Hami, dengan tekstur dan tampilan khas
- Golden Hami, varian yang cukup diminati pengunjung
- Sweetnet, menjadi varian primadona dengan warna kulit putih dan rasa yang paling manis di antara ketiganya
Baca Juga: Liburan dari Bogor ke Air Terjun Tumpak Sewu, Simak Rute, Biaya Masuk, dan Spot Terbaik
Tips Memilih Melon yang Matang dan Manis
Bagi yang ingin memetik melon dengan kualitas terbaik, terdapat beberapa tips yang dapat diperhatikan:
Perhatikan tangkai buah, jika sudah terlihat keriput dan layu menandakan buah sudah matang
Perhatikan jaring-jaring (netting) pada kulit melon. Jika jaring sudah penuh dan rapi, itu menandakan buah sudah tua dan pasti manis
Baca Juga: Museum Konferensi Asia Afrika, Wisata Sejarah yang Wajib Dikunjungi, Apa Saja Daya Tariknya?
Perhatikan warna kulit yang mulai kekuningan sebagai tanda kematangan optimal
Harga dan Berat Rata-Rata
Melon di kebun ini dijual dengan harga seragam untuk ketiga jenisnya, yaitu Rp45.000 per kilogram. Rata-rata berat satu buah melon berkisar 1,3 kg, meski beberapa buah dapat mencapai 2 kg.
Jadwal Panen Raya
Baca Juga: Museum Konferensi Asia Afrika, Wisata Sejarah yang Wajib Dikunjungi, Apa Saja Daya Tariknya?
Panen raya wisata petik melon ini dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 25 Juli 2026. Pengunjung yang datang pada tanggal tersebut dapat memilih dan memetik sendiri melon sesuai selera, baik ukuran besar maupun kecil.
Bagi yang tidak sempat berkunjung pada jadwal panen raya tersebut, tidak perlu khawatir karena penanaman berikutnya akan dilakukan kembali dengan estimasi panen dalam waktu sekitar 2 bulan ke depan.
Wisata petik melon hidroponik di Gramapuri Persada Cibitung menghadirkan pengalaman unik memetik buah premium langsung dari kebun dengan konsep tanam modern tanpa tanah.
Dengan harga terjangkau dan momen panen raya yang dapat dinikmati langsung, destinasi ini layak dicoba bagi warga sekitar maupun pengunjung dari luar daerah yang ingin merasakan sensasi berkebun sekaligus menikmati buah segar berkualitas premium.***
Editor : Eli KustiyawatiSumber : YouTube/Plesiran asik