RADAR BOGOR - Kota Cirebon tidak hanya dikenal dengan kekayaan kuliner dan budaya, tetapi juga memiliki destinasi bersejarah. Salah satunya Taman Wisata Goa Sunyaragi.
Goa Sunyaragi merupakan kompleks bangunan unik yang tersusun dari batu karang dan menyimpan jejak perjalanan Kesultanan Cirebon.
Berada di kawasan perkotaan, Goa Sunyaragi menawarkan pengalaman wisata berbeda bagi pengunjung.
Bangunan yang menyerupai kompleks gua tersebut tidak terbentuk secara alami, melainkan merupakan struktur buatan yang berdiri di atas permukaan tanah.
Keunikan bentuk bangunan, nilai sejarah, hingga perpaduan berbagai unsur budaya menjadikan Goa Sunyaragi sebagai salah satu tujuan wisata sejarah yang menarik di Kota Cirebon, Jawa Barat.
Goa Sunyaragi atau yang juga dikenal sebagai Taman Sari Goa Sunyaragi pada masa lalu dimanfaatkan sebagai tempat beristirahat dan pesanggrahan bagi Sultan Cirebon beserta keluarganya.
Baca Juga: Ganggu Kenyamanan, Warga Keluhkan Bau Pesing di Alun-Alun Kota Bogor
Kawasan tersebut juga digunakan sebagai lokasi untuk menyepi dan menjalankan kegiatan spiritual.
Nama Sunyaragi sendiri berasal dari bahasa Sanskerta. Kata *Sunya* memiliki arti sepi atau sunyi, sedangkan *Ragi* berarti raga.
Makna nama tersebut berkaitan erat dengan fungsi kawasan Goa Sunyaragi yang dahulu menjadi tempat untuk menenangkan diri dan melakukan aktivitas spiritual.
Kompleks Goa Buatan yang Tersusun dari Batu Karang
Berbeda dengan gua pada umumnya yang terbentuk secara alami di bawah permukaan tanah, Goa Sunyaragi merupakan kompleks bangunan buatan.
Struktur bangunan tersebut berada di atas permukaan tanah dan sebagian besar tersusun menggunakan batu karang.
Bentuknya yang unik membuat kawasan ini menyerupai perpaduan antara kompleks gua dan bangunan candi.
Di berbagai bagian kawasan terdapat lorong-lorong serta sejumlah ruangan dengan bentuk dan karakter yang berbeda.
Daya tarik lainnya terlihat dari unsur arsitektur Goa Sunyaragi yang mencerminkan pertemuan berbagai kebudayaan.
Pengaruh Hindu, Islam, Tiongkok, hingga Eropa dapat ditemukan pada bentuk bangunan maupun sejumlah ornamen yang terdapat di kawasan tersebut.
Perpaduan berbagai unsur tersebut menjadi gambaran akulturasi budaya yang berkembang dalam perjalanan sejarah Cirebon.
Baca Juga: Sudah Diuji Coba, Double Track Bogor - Cicurug Siap Beroperasi Tahun Ini
Menelusuri Ruangan dan Bagian Bersejarah Goa Sunyaragi
Kompleks Goa Sunyaragi memiliki sejumlah ruangan yang masing-masing memiliki fungsi dan cerita tersendiri.
Salah satunya adalah Goa Pengawal yang pada masa lalu digunakan sebagai tempat beristirahat para pengawal.
Selain itu terdapat Goa Simanyang yang berfungsi sebagai area atau pos penjagaan. Wisatawan juga dapat menemukan sejumlah bagian lain, seperti Goa Kelanggengan dan Goa Arga Jumut.
Setiap bagian menjadi bagian dari kompleks bersejarah yang membuat kunjungan ke Goa Sunyaragi tidak sekadar menikmati keunikan bentuk bangunannya.
Di kawasan tersebut juga terdapat Patung Perawan Sunti Patung ini dikenal memiliki kisah dan mitos yang berkembang di tengah masyarakat sekitar.
Keberadaan berbagai ruangan, bangunan, hingga cerita yang menyertainya membuat wisatawan dapat sekaligus mengenal sejarah dan kekayaan budaya Cirebon.
Wisata Sejarah dengan Sejumlah Fasilitas Pendukung
Untuk memberikan kenyamanan kepada pengunjung, kawasan Taman Wisata Goa Sunyaragi telah dilengkapi sejumlah fasilitas.
Fasilitas tersebut meliputi area parkir, toilet, mushola, kios makanan, hingga tempat yang menjual berbagai suvenir.
Tersedia pula panggung terbuka yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan. Panggung tersebut antara lain digunakan untuk penyelenggaraan pertunjukan seni dan budaya khas Cirebon.
Lokasi Goa Sunyaragi yang berada di kawasan perkotaan juga membuat destinasi wisata sejarah ini relatif mudah dijangkau.
Baca Juga: Peralihan Status PPPK Paruh Waktu Jadi PPPK Penuh Waktu, Kenali Sebab dan Jenisnya
Wisatawan dapat menuju lokasi menggunakan kendaraan pribadi maupun memanfaatkan transportasi umum.
Lokasi, Jam Buka dan Harga Tiket Goa Sunyaragi Cirebon
Taman Wisata Goa Sunyaragi berada di Jalan Sunyaragi Nomor 5, Kelurahan Sunyaragi, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon, Jawa Barat. Kawasan wisata ini dapat dikunjungi setiap hari.
Jam operasional Goa Sunyaragi dimulai pukul 08.00 WIB hingga 17.00 WIB. Untuk menikmati kawasan wisata sejarah tersebut, pengunjung dikenakan biaya masuk yang relatif terjangkau.
Harga tiket wisatawan umum berada di kisaran Rp15.000 per orang. Sementara pelajar dan mahasiswa dikenakan tarif sekitar Rp10.000 per orang.
Bagi wisatawan yang ingin mendapatkan penjelasan lebih lengkap mengenai sejarah dan berbagai bagian bangunan Goa Sunyaragi, tersedia pula jasa pemandu wisata lokal. Biaya menggunakan jasa pemandu tersebut diperkirakan sekitar Rp50.000.
Dengan struktur bangunan batu karang yang khas, sejarah yang berkaitan dengan Kesultanan Cirebon, serta perpaduan berbagai budaya yang tercermin dalam arsitekturnya, Goa Sunyaragi menjadi salah satu pilihan menarik untuk wisata sejarah di Jawa Barat.
Wisatawan tidak hanya dapat menikmati keunikan bangunan yang berbeda dari destinasi wisata lainnya, tetapi juga berkesempatan menelusuri jejak sejarah dan memahami kekayaan budaya yang tumbuh dalam perjalanan panjang Kota Cirebon. (Dimas/Unpak)
Editor : Yosep Awaludin