Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Perkembangan Bansos Minggu ke-2 Januari 2026: Tiga Bantuan Cair dan Ini Deretan Program yang Tetap Berjalan

I
Penulis: Ira Yulia Erfina❯
Ilustrasi: Penyaluran bantuan sosial (bansos) kepada para penerima manfaat atau KPM.
Ilustrasi: Penyaluran bantuan sosial (bansos) kepada para penerima manfaat atau KPM.

RADAR BOGOR - Pada periode ini terdapat tiga jenis bantuan sosial (bansos) yang masih terpantau cair, meskipun sebagian besar bersifat pencairan susulan dari alokasi tahun sebelumnya. 


Advertisement

Di sisi lain, kepastian keberlanjutan sejumlah bantuan non-reguler hingga sepanjang 2026 juga menjadi kabar yang cukup melegakan, terutama bagi kelompok rentan yang bergantung pada bantuan pemenuhan kebutuhan dasar, berikut ulasannya dilansir dari Youtube Sukron Channel.

1. Pencairan PIP/KIP Minggu Kedua Januari 2026

Program Indonesia Pintar (PIP) atau Kartu Indonesia Pintar (KIP) masih terpantau cair di sejumlah wilayah. Salah satu wilayah yang melaporkan pencairan yakni Aceh melalui Bank Syariah Indonesia. 

Advertisement

Nominal bantuan yang diterima mencapai Rp450.000, sesuai dengan jenjang sekolah dasar. Pencairan ini merupakan penyaluran susulan dari alokasi tahun 2025 yang sebelumnya belum tersalurkan, bukan bagian dari anggaran baru tahun 2026.

2. PKH Susulan untuk Penerima yang Belum Cair

Program Keluarga Harapan (PKH) masih memberikan peluang pencairan bagi keluarga penerima manfaat (KPM) yang belum menerima dana tahap keempat tahun 2025. 

Advertisement

Selama data penerima masih tercatat aktif dan telah masuk proses administrasi seperti SI atau SPM, pencairan masih memungkinkan berlangsung di Januari 2026. Oleh karena itu, penerima yang merasa berhak disarankan terus memantau saldo secara berkala.

3. BPNT Susulan Tahap Akhir 2025

Bantuan Pangan Non Tunai juga masih dicairkan dalam bentuk susulan. Bantuan ini ditujukan bagi penerima yang datanya valid namun belum sempat menerima alokasi tahap akhir tahun 2025. Pencairan yang terjadi di Januari 2026 ini bukan tahap baru, melainkan penyelesaian penyaluran yang tertunda.

4. Bantuan Pangan Beras 10 Kg Diperpanjang 2026

Bantuan pangan berupa beras 10 kilogram dipastikan berlanjut sepanjang 2026 dengan total alokasi empat bulan. Artinya, setiap keluarga penerima manfaat berpotensi menerima total 40 kilogram beras. Jadwal penyaluran belum ditetapkan secara rinci, tetapi diperkirakan akan dilakukan lebih awal menjelang Ramadan atau sebelum Idul Fitri.

5. Program Permakanan Lansia dan Disabilitas Tunggal

Program permakanan bagi lansia dan penyandang disabilitas tunggal diprediksi tetap berlanjut. Bahkan, terdapat rencana integrasi dengan program makan bergizi gratis agar cakupan penerima semakin luas. Jika dukungan anggaran mencukupi, jumlah penerima manfaat dari kelompok ini berpeluang meningkat pada 2026.

6. Perluasan Program Makan Bergizi Gratis

Program makan bergizi gratis terus diperluas sasarannya. Fokus utamanya adalah peserta didik mulai dari sekolah dasar hingga sekolah menengah. Di beberapa wilayah, program ini juga telah menjangkau balita serta ibu hamil, dan ke depan diharapkan dapat mencakup lansia serta penyandang disabilitas.

7. Program Prioritas Sekolah Rakyat

Sekolah Rakyat menjadi program baru yang menyasar anak-anak dari keluarga sangat miskin, khususnya kelompok desil 1 dan 2. 

Konsepnya berupa sekolah berasrama dengan pembiayaan penuh, mencakup pendidikan, asrama, makan, hingga kebutuhan sehari-hari. Orang tua tidak dibebani biaya apa pun, sehingga akses pendidikan tetap terbuka bagi anak dari keluarga kurang mampu.

8. Bantuan Lain yang Berpotensi Berlanjut

Selain bantuan utama, terdapat beberapa bantuan lain yang diperkirakan masih tersedia sepanjang 2026. Di antaranya bantuan untuk anak yatim piatu, bantuan modal usaha bagi pelaku usaha kecil, serta bantuan langsung tunai dari dana desa, meskipun kuotanya kemungkinan lebih terbatas dibandingkan tahun sebelumnya.

9. Status PKH dan BPNT Tahap 1 Tahun 2026

Hingga pertengahan Januari 2026, status pencairan PKH dan BPNT tahap pertama tahun 2026 belum sepenuhnya muncul dalam sistem pendataan. Pengecekan saldo secara berkala melalui ponsel atau layanan perbankan digital disarankan agar lebih praktis.

Advertisement
Editor : Eka Rahmawati
Sumber : YouTube SUKRON CHANNEL
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
WhatsApp
Radar BogorIkuti

Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!


Artikel Terkait

Bansos BPNT Tahap 4 2026 Per Hari Ini Sudah SPM, Selangkah Lagi SI

Bansos BPNT Tahap 4 2026 Per Hari Ini Sudah SPM, Selangkah Lagi SI

Kabar terbaru terkait perkembangan pencairan bansos BPNT tahap empat tahun 2026 menunjukan progres yang positif per hari ini,

Peserta Bansos PBI JK Tidak Aktif? Ini Cara Mengaktifkan Kembali

Peserta Bansos PBI JK Tidak Aktif? Ini Cara Mengaktifkan Kembali

Berikut solusi bagi masyarakat yang status kepesertaan bansos PBI JK miliknya nonaktif di tahun 2026. Cek selengkapnya di sini.

Bansos Masuk Tahap 4 2026, Gus Ipul Dorong Pendataan dari Tingkat Desa

Bansos Masuk Tahap 4 2026, Gus Ipul Dorong Pendataan dari Tingkat Desa

Bansos sudah masuk ke tahap empat tahun 2026, Menter Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf mendorong pendataan mulai dari tingkat desa.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer